Live|
OkezoneVersi JafmoNewsNegatif10 Mei 2026 pukul 09.08

Bripka Arya Supena Gugur saat Gagalkan Pencurian Motor

Saat mencoba menegur dan menghentikan aksi tersebut, salah satu pelaku melepaskan tembakan jarak dekat yang mengenai kepala almarhum.

Bripka Arya Supena Gugur saat Gagalkan Pencurian Motor

Suasana haru menyelimuti pelepasan dan pemakaman jenazah anggota Dit Intelkam Polda Lampung, Bripka (Anumerta) Arya Supena, yang gugur saat bertugas. Prosesi penghormatan terakhir secara kedinasan digelar di Lampung dan dihadiri Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Wakapolda Lampung, serta sejumlah pejabat utama Polda Lampung.

Kapolda Lampung menyampaikan bahwa sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan keberanian almarhum, Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Bripka Anumerta. Penghormatan tersebut diberikan setelah Arya dinilai menunjukkan dedikasi tinggi ketika menjalankan tugas di lapangan. Upacara pemakaman kedinasan juga diikuti keluarga, kerabat, dan rekan sejawat dari jajaran Polda Lampung.

Peristiwa tragis itu terjadi di depan Toko Yuzi Akmal, Jalan ZA. Pagaralam, Labuhan Ratu. Saat tengah dinas dan melintas dengan sepeda motor, Arya melihat dua pria yang dicurigai berupaya merusak kunci stang sepeda motor milik warga berinisial NM. Ia kemudian menegur dan berusaha menghentikan aksi tersebut.

Namun, salah satu pelaku justru melepaskan tembakan jarak dekat yang mengenai kepala almarhum. Arya segera dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapat penanganan medis darurat, tetapi nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak kritis yang dideritanya. Jenazah kemudian dilepas dari rumah duka dan dimakamkan dengan prosesi kedinasan Polri sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Sudut pandang lain

Kasus ini menyoroti risiko tinggi yang dihadapi aparat kepolisian saat menjalankan tugas di lapangan, terutama ketika berhadapan langsung dengan tindak kriminal bersenjata. Selain menjadi duka bagi institusi, peristiwa ini juga memunculkan perhatian terhadap keamanan personel saat melakukan tindakan pencegahan di ruang publik.

Di sisi lain, kejadian tersebut menegaskan bahwa upaya pencurian kendaraan bermotor masih menjadi ancaman serius di daerah perkotaan. Respons cepat aparat menjadi penting, tetapi perlu diimbangi dengan pengamanan yang memadai agar petugas tidak menjadi korban saat berusaha melindungi warga.

Lihat versi asli dari sumber

LAMPUNG – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan dan pemakaman jenazah anggota Dit Intelkam Polda Lampung Bripka (Anumerta) Arya Supena yang gugur dalam tugas. Peristiwa tragis tersebut terjadi di depan Toko Yuzi Akmal, Jl. ZA. Pagaralam, Labuhan Ratu. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, bersama Wakapolda Lampung, dan beberapa Pejabat Utama Polda Lampung, hadir langsung dalam upacara penghormatan terakhir secara kedinasan. “Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan keberanian almarhum, institusi Polri memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Bripka Anumerta,” ujar Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, Minggu (10/5/2026). Bripka Arya yang saat itu tengah dinas dan melintasi toko roti yussy akmal dengan menggunakan sepeda motor, dan memergoki dua orang pria yang mencurigakan dan yang sedang berusaha merusak kunci stang sepeda motor milik warga atas nama NM. Saat mencoba menegur dan menghentikan aksi tersebut, salah satu pelaku melepaskan tembakan jarak dekat yang mengenai kepala almarhum. Almarhum sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan tindakan medis darurat, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak kritis yang dideritanya. Jenazah dilepas dari rumah duka dengan prosesi pemakaman kedinasan Polri yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta rekan sejawat dari jajaran Polda Lampung. Upacara pemakaman secara kedinasan dengan inspektur upacara Direktur Intelkam Polda Lampung. © 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved

Dirangkum dari Okezone · oleh https://www.facebook.com/OkezoneCom

Berita terkait