Brigadir Arya Tewas Ditembak Saat Gagalkan Curanmor di Lampung
Brigadir Arya Supena (34) tewas setelah ditembak pelaku curanmor di bagian kepala.

Seorang anggota kepolisian, Brigadir Arya Supena, tewas setelah ditembak saat memergoki dugaan pencurian sepeda motor di Bandar Lampung, Lampung, pada Sabtu, 9 Mei. Korban mengalami tembakan di bagian kepala dan nyawanya tidak tertolong meski sempat mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Lampung.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, peristiwa itu bermula ketika Arya sedang melintas dan melihat seorang pelaku diduga hendak beraksi di area parkir toko roti. Arya kemudian menegur pelaku tersebut, namun situasi berubah menjadi kekerasan ketika salah satu pelaku mengeluarkan senjata api.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari menjelaskan, pelaku diduga berjumlah dua orang. Setelah ditegur, salah satu dari mereka langsung melepaskan tembakan ke arah korban hingga Arya terjatuh. Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri dari lokasi.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku dan menelusuri rangkaian peristiwa penembakan tersebut. Dari pemeriksaan awal, luka fatal yang dialami korban berada di bagian kepala, yang menjadi penyebab utama meninggalnya Brigadir Arya Supena.
Sudut pandang lain
Kasus ini kembali menyoroti risiko tinggi yang dihadapi aparat di lapangan saat berhadapan langsung dengan pelaku kejahatan jalanan. Penggunaan senjata api oleh pelaku menunjukkan tingkat kekerasan yang meningkat dan dapat memperumit penanganan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.
Dari sisi penegakan hukum, kejadian ini juga menegaskan pentingnya pengungkapan cepat identitas pelaku agar ancaman serupa tidak berulang. Penyelidikan yang cermat dibutuhkan bukan hanya untuk menangkap pelaku, tetapi juga untuk memastikan apakah ada jaringan atau pola kejahatan yang lebih luas di balik aksi curanmor tersebut.
Lihat versi asli dari sumber
Peristiwa penembakan Brigadir Arya Supena (34) hingga tewas terjadi pada Sabtu (9/5) di Bandar Lampung, Lampung saat dia memergoki pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) sedang beraksi. Arya ditembak di bagian kepala sampai nyawanya tak terselamatkan.
Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari setelah mengolah TKP dan informasi saksi, Arya saat itu sedang melintas dan melihat pelaku ingin beraksi di parkiran toko roti. Arya menegur pelaku, lalu pelaku mengeluarkan senjata api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku dikatakan dua orang. Usai dipergoki saat mencuri salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan langsung melepaskan tembakan ke arah korban," kata Yuni, diberitakan detik , Sabtu (9/5).
Setelah Arya terjatuh, kedua pelaku melarikan diri.
"Mereka langsung pergi, tim saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku," tutur Yuni.
Dia juga mengatakan Arya meninggal setelah mengalami luka di kepala.
"Hasil pemeriksaan almarhum ditembak di mana mengenai bagian kepalanya," jelasnya.
Sebelumnya diketahui Arya sempat mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Lampung.
Berita terkait
/data/photo/2026/05/13/6a0441feee119.jpg)
Pemkot Bekasi bantu pendidikan anak pedagang tahu yang tewas
Pemkot Bekasi akan menanggung biaya pendidikan anak pedagang tahu yang tewas tertabrak mobil berstiker SPPG.

Kapolri Beri Kenaikan Pangkat untuk Brigadir Arya
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa KPLB , kepada Brigadir Arya Supena 34 yang gugur ditembak saat memergoki aksi pencurian kendaraan bermotor curanmor di Bandar Lampung.
/data/photo/2026/05/13/6a044b4b741a3.jpg)
Pemotor Tewas di Johar Baru Diduga Menyalip Truk
Pengemudi motor EV tewas di lampu merah Galur, Jakarta Pusat, setelah menyalip truk dan memotong jalan. Sopir kini ditahan, polisi dalami bukti.

Pria di Tangsel Diduga Gali Kuburan Ibu Usai Konflik Keluarga
Seorang pria bernama Agus menggali makam ibunya di Tangerang Selatan setelah pertengkaran keluarga. Kini, keberadaannya masih misterius.
/data/photo/2026/05/12/6a02dacfbf53e.jpg)
Mobil van tabrak dua gerobak di Bekasi, tiga orang luka
Polisi mengatakan, saat ini kasus mobil van putih tabrak gerobak pedagang di Bekasi Timur masih dalam proses penyelidikan.
Sopir truk penyebab tabrakan beruntun di Padang jadi tersangka
Polres Kota Padang Sumatera Barat menetapkan sopir truk yang menyebabkan kecelakaan beruntun di Jalan Raya Padang Indarung pada Minggu 10 Mei sebagai tersangka.