Live|
OkezoneVersi JafmoNewsNegatif14 Mei 2026 pukul 08.36

Senat Filipina Diperketat saat Dela Rosa Diburu ICC

Gedung Senat Filipina ditutup ketat setelah seorang senator yang menjadi buronan Mahkamah Pidana Internasional atau International Criminal Court ICC , Ronald Dela Rosa, mencari perlindungan di dalam gedung tersebut. Aparat militer terlihat memasuki area Senat untuk melakukan pengamanan.

Senat Filipina Diperketat saat Dela Rosa Diburu ICC

Gedung Senat Filipina dijaga ketat setelah senator Ronald Dela Rosa dilaporkan mencari perlindungan di dalam kompleks tersebut ketika dirinya diburu Mahkamah Pidana Internasional atau ICC. Aparat militer dan polisi dikerahkan ke area Senat di Manila pada Rabu, 13 Mei 2026 malam, sementara suara tembakan sempat terdengar di sekitar lokasi. Hingga kini, otoritas belum menjelaskan siapa yang melepaskan tembakan itu, tetapi memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut.

Di tengah situasi yang memanas, pejabat setempat menyebut Dela Rosa berada dalam kondisi aman dan berada bersama personel keamanan. Sebelumnya, Dela Rosa menyatakan keyakinannya bahwa ia akan segera ditangkap. Ia juga menyerukan kepada masyarakat Filipina agar mencegah penangkapannya, menandakan ketegangan politik dan hukum yang meningkat seiring pencarian terhadap dirinya.

Dela Rosa menjadi target ICC karena diduga terlibat dalam pembunuhan puluhan orang saat menjabat kepala kepolisian pada era perang terhadap narkoba yang digencarkan mantan Presiden Rodrigo Duterte. Dalam operasi itu, ribuan terduga pengedar narkoba dilaporkan tewas ditembak. Duterte sendiri telah ditahan di Den Haag sejak Maret 2025, sehingga kasus yang menjerat Dela Rosa dipandang sebagai lanjutan dari proses hukum internasional terhadap kebijakan keras perang narkoba Filipina.

Rekaman televisi memperlihatkan pasukan komando kepolisian berseragam tempur memasuki gedung Senat, disusul polisi antihuru-hara yang mengelilingi perimeter dengan tameng dan helm. Di luar gedung, para pengunjuk rasa menuntut agar Dela Rosa ditahan dan kemudian dikirim untuk diadili bersama Duterte di ICC. Peristiwa ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap tokoh-tokoh kunci perang narkoba Filipina masih terus berlanjut, baik di ranah domestik maupun internasional.

Sudut pandang lain

Kasus ini menyoroti bagaimana proses hukum internasional dapat memicu ketegangan di tingkat politik dalam negeri, terutama ketika tokoh yang diburu masih memiliki posisi dan dukungan publik. Kehadiran aparat di gedung parlemen juga menunjukkan bahwa isu ini bukan semata perkara hukum, melainkan menyentuh stabilitas keamanan dan simbol otoritas negara.

Dari sisi kebijakan, perkembangan terhadap Dela Rosa berpotensi menjadi ukuran sejauh mana Filipina bersedia bekerja sama dengan ICC dalam kasus-kasus yang terkait perang terhadap narkoba. Respons publik dan langkah aparat dalam beberapa hari ke depan dapat memengaruhi persepsi tentang akuntabilitas, penegakan hukum, dan warisan politik era Duterte.

Lihat versi asli dari sumber

MANILA - Gedung Senat Filipina ditutup ketat setelah seorang senator yang menjadi buronan Mahkamah Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC), Ronald Dela Rosa, mencari perlindungan di dalam gedung tersebut. Aparat militer terlihat memasuki area Senat untuk melakukan pengamanan.

Suara tembakan sempat terdengar di sekitar lokasi. Namun, hingga kini pihak berwenang belum mengungkap siapa yang melepaskan tembakan tersebut. Otoritas juga memastikan tidak ada korban dalam insiden itu.

Sebelumnya, Senator Ronald Dela Rosa mengaku meyakini dirinya akan segera ditangkap. Ia bahkan menyerukan kepada masyarakat Filipina untuk mencegah penangkapannya. Kendati pejabat setempat memastikan Dela Rosa dalam kondisi aman dan berada bersama personel keamanan.

Dela Rosa dituduh ICC terlibat dalam pembunuhan puluhan orang saat menjabat sebagai kepala kepolisian pada era perang terhadap narkoba yang digencarkan mantan Presiden Rodrigo Duterte. Dalam operasi tersebut, ribuan terduga pengedar narkoba dilaporkan ditembak mati. Duterte sendiri telah ditahan di Den Haag sejak Maret 2025.

Rekaman televisi memperlihatkan pasukan komando kepolisian berseragam tempur memasuki gedung Senat di Manila pada Rabu 13 Mei 2026 malam. Polisi antihuru-hara dengan tameng dan helm juga terlihat mengelilingi perimeter gedung.

Di luar gedung Senat, para pengunjuk rasa menuntut agar Dela Rosa ditahan dan dikirim untuk diadili bersama Duterte di ICC.

© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved

Dirangkum dari Okezone · oleh https://www.facebook.com/OkezoneCom

Berita terkait

Filipina Gagal Tangkap Ronald Dela Rosa di Gedung Senat
VIVAJafmoNews14 Mei 2026, 07.00

Filipina Gagal Tangkap Ronald Dela Rosa di Gedung Senat

Lebih dari belasan tembakan terdengar di Gedung Senat Filipina menyusul dengan tindakan polisi dan marinir Filipina untuk menangkap mantan kepala polisi Ronald dela Rosa

Polri Ungkap WNI di Sindikat Judi Online Pernah Bekerja di Kamboja
VIVAJafmoNews10 Mei 2026, 22.50

Polri Ungkap WNI di Sindikat Judi Online Pernah Bekerja di Kamboja

Polisi masih mendalami peran WNI yang ikut ditangkap dalam penggerebekan jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi di Hayam Wuruk Plaza Tower.

Polri Titipkan 320 WNA Terkait Judi Online Internasional ke Imigrasi
VIVAJafmoNews10 Mei 2026, 22.30

Polri Titipkan 320 WNA Terkait Judi Online Internasional ke Imigrasi

Sebanyak 320 orang warga negara asing terlibat kasus perjudian online atau daring jaringan internasional di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta dititipkan ke Kemenimipas.

Polri Sebut Satu WNI di Sindikat Judi Online Pernah Bekerja di Kamboja
OkezoneJafmoNews10 Mei 2026, 20.48

Polri Sebut Satu WNI di Sindikat Judi Online Pernah Bekerja di Kamboja

Polri menyatakan terdapat satu warga negara Indonesia WNI yang terlibat dalam sindikat judi online judol internasional yang ditangkap di Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat.

WNI yang Ditangkap dalam Kasus Judol di Jakarta Pernah Bekerja di Kamboja
CNN IndonesiaJafmoNews10 Mei 2026, 20.15

WNI yang Ditangkap dalam Kasus Judol di Jakarta Pernah Bekerja di Kamboja

Polri menangkap seorang WNI terkait judi daring internasional di Hayam Wuruk Jakarta.

Polri Titipkan 320 WNA Kasus Judi Online ke Imigrasi
Antara NewsJafmoNews10 Mei 2026, 19.07

Polri Titipkan 320 WNA Kasus Judi Online ke Imigrasi

Polri menitipkan 320 orang warga negara asing terlibat kasus perjudian online atau daring jaringan internasional di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta, ke ...