Live|
Detik.comVersi JafmoNewsNegatif10 Mei 2026 pukul 09.23

Polri Ungkap Pergeseran Markas Judi Online ke Indonesia

Polri mengungkap ada pergeseran markas judi online dari Kamboja, Myanmar hingga Laos ke Indonesia.

Polri Ungkap Pergeseran Markas Judi Online ke Indonesia

Polri mengungkap adanya pergeseran pusat operasi judi online dan penipuan daring dari sejumlah negara Asia Tenggara ke Indonesia. Temuan itu muncul setelah aparat menggerebek sebuah gedung di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang diduga digunakan sebagai markas judi online.

Sekretaris National Central Bureau (NCB) Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan pola tindak pidana transnasional yang sebelumnya banyak beroperasi dari Myanmar, Kamboja, Laos, hingga Vietnam kini mulai bergeser ke Indonesia. Ia menyebut pergeseran tersebut berkaitan dengan penertiban yang semakin gencar dilakukan di negara-negara basis operasi tersebut.

Menurut Untung, wilayah Indo-China selama ini menjadi tempat perekrutan dan aktivitas berbagai kejahatan siber, mulai dari scamming, love scam, investasi online, hingga perjudian online. Karena itu, Polri menilai perubahan pola ini sudah dapat diprediksi dan telah diantisipasi melalui penindakan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Surabaya, Denpasar, Surakarta, Yogyakarta, Batam, Sukabumi, dan Bogor.

Dalam penggerebekan terbaru di Jakarta Barat, Polri menangkap 321 warga negara asing. Dari jumlah tersebut, 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Untung menekankan bahwa dari luar, gedung itu tampak biasa, tetapi di dalamnya berlangsung aktivitas tindak pidana berupa perjudian daring.

Ia juga menegaskan bahwa ancaman jaringan judi online internasional tidak hanya menyasar masyarakat Indonesia, melainkan juga korban di luar negeri. Untuk memperkuat pencegahan, Polri telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi agar pergerakan warga negara dari negara-negara yang diindikasikan terkait jaringan tersebut dapat diawasi lebih ketat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari antisipasi terhadap perkembangan kasus judi online yang semakin lintas negara.

Sudut pandang lain

Kasus ini menunjukkan bahwa penindakan terhadap pusat operasi judi online di satu negara kerap mendorong pelaku berpindah ke wilayah lain yang dianggap lebih aman. Dalam konteks ini, Indonesia menghadapi tantangan baru sebagai lokasi yang berpotensi menjadi titik operasi, bukan hanya pasar korban.

Koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan imigrasi, menjadi penting karena kejahatan siber semacam ini biasanya memanfaatkan mobilitas internasional, jaringan perekrutan, dan infrastruktur digital. Jika pengawasan tidak diperkuat, pergeseran lokasi operasi bisa membuat penindakan menjadi lebih kompleks dan berulang.

Lihat versi asli dari sumber

Polri mengungkap ada pergeseran markas judi online dari Kamboja, Myanmar hingga Laos ke Indonesia. Hal itu terungkap setelah Polri menggerebek gedung di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang digunakan sebagai markas judi online (Judol). Dirangkum detikcom , Minggu (10/5/2026), National Central Bureau (NCB) Hubinter Polri mengungkap basis-basis judi online dan penipuan atau scam dari Myanmar, Kamboja, hingga Laos mulai bergeser ke Indonesia. Sekretaris NCB Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko menegaskan pihaknya tak akan memberantas hal tersebut. "Perkembangan hari ini menunjukkan bahwa pola pergeseran tindak pidana transnasional sudah mulai beralih ke Indonesia sebagaimana yang saya sampaikan kemarin saat kami di Batam mengungkap hal yang sama bahwa pasca ditertibkannya pola-pola operasi daring baik itu scamming, yang terdiri atas love scam, investasi online termasuk perjudian online," kata Untung. Untung mengatakan daerah yang menjadi server judi online biasanya berada di Myanmar, Kamboja, Laos hingga Vietnam. Kini, negara-negara tersebut mulai gencar melakukan penindakan. "Sebagaimana diketahui pula bahwa daerah Indo-China khususnya Myanmar, Kamboja, Laos, Vietnam yang selama ini menjadi basis-basis dari perekrutan dan aktivitas tindak pidana daring yang sasaran korbannya transnasional, warga negara asing," ucap dia. Untung menyebut Polri telah mengantisipasi pergeseran server judol tersebut ke Indonesia. Polri telah melakukan penindakan di sejumlah wilayah. "Setelah ditertibkan mulai terjadi pergeseran ke Indonesia dan itu tentunya sudah kami antisipasi dan kami prediksi. Sebagai yang kita ketahui sudah dilakukan berbagai upaya penangkapan dan pengungkapan mulai dari Surabaya, Denpasar, Surakarta, Yogyakarta, Batam, Sukabumi dan Bogor," ucap dia. Terbaru, ada 321 orang warga negara asing (WNA) yang ditangkap dalam penggerebekan di Hayam Wuruk. Dari jumlah itu, 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. "Dan hari ini 321 ada di Jakarta, ada di Hayam Wuruk. Jika rekan-rekan melihat, situasi tempat ini, situasi gedung ini memang dari luar sangat tidak diduga bahwa di dalamnya terdapat aktivitas tindak pidana dalam hal ini adalah gambling online," imbuhnya. Untung mengatakan ancaman judol jaringan internasional ini tidak hanya menyasar masyarakat Indonesia. Dia mengatakan para pelaku juga mengincar warga di luar negeri. "Dan fenomena ini menunjukkan bahwa ancaman tindak pidana transnasional yang dalam ini diungkap oleh Tidpidum Bareskrim Polri gambling online yang sasarannya tentu tidak hanya masyarakat Indonesia tetapi juga masyarakat di luar," tutur dia. Polri telah berkoordinasi dengan Imigrasi untuk melakukan pencegahan masuknya warga negara yang sebelumnya menjadi server judi online di Asia Tenggara. Dia mengatakan hal itu merupakan antisipasi terhadap berkembangnya kasus judi online. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bapak Dirjen Imigrasi bagaimana untuk negara-negara yang kita indikasikan sebagai subject of interest atau SOI, dapat kita antisipasi. Terutama negara yang sudah disebutkan Pak Dirtipiddum tadi, di mana warga dari negara tersebut diindikasikan memiliki jejak digital untuk melakukan kejahatan transnational crime secara digital," katanya. "Rekan-rekan tahu Sihanoukville, Mae Sot, Poipet, rekan-rekan tahu Myawaddy, rekan-rekan tahu Bavet, rekan-rekan tahu poipet, di sanalah tempat server-server yang tadinya berada dan sekarang ditertibkan dan mulai digeser ke wilayah Indonesia," pungkasnya.

Dirangkum dari Detik.com · oleh https://www.facebook.com/detikcom

Berita terkait

Pramono Anung Dukung Penindakan Markas Judi Online di Hayam Wuruk
VIVAJafmoNews13 Mei 2026, 13.12

Pramono Anung Dukung Penindakan Markas Judi Online di Hayam Wuruk

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal penggerebekan markas judi online (judol) jaringan internasional di Gedung Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Bareskrim Bongkar Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Kompas.comJafmoNews10 Mei 2026, 22.04

Bareskrim Bongkar Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Polri menegaskan komitmen memberantas judi online usai membongkar markas judol internasional di Hayam Wuruk, Jakbar.

Polri Ungkap Peran 320 WNA di Sindikat Judi Online
OkezoneJafmoNews10 Mei 2026, 21.31

Polri Ungkap Peran 320 WNA di Sindikat Judi Online

Polri mengungkap beragam peran 320 warga negara asing WNA dalam sindikat judi online judol internasional yang digerebek di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Mulai dari telemarketing, customer service CS , admin hingga bagian penagihan dijalankan para pelaku dalam jaringan tersebut.

Bareskrim Tangkap 321 WNA dalam Kasus Judi Online
VIVAJafmoNews10 Mei 2026, 20.50

Bareskrim Tangkap 321 WNA dalam Kasus Judi Online

Ratusan warga negara asing (WNA) yang diamankan juga telah mengetahui terkait kedatangannya ke Indonesia memang untuk bekerja dalam jaringan judi online.

Ratusan WNA Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Diproses di Indonesia
CNN IndonesiaJafmoNews11 Mei 2026, 15.49

Ratusan WNA Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Diproses di Indonesia

Bareskrim Polri memastikan ratusan warga negara asing (WNA) dalam sindikat judi online (judol) internasional di Hayam Wuruk akan disidang di Indonesia.

Polri Telusuri Sponsor Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
VIVAJafmoNews10 Mei 2026, 23.10

Polri Telusuri Sponsor Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk

Polri mengumumkan sejumlah langkah lanjutan setelah mengungkapkan keterlibatan 320 WNA dan seorang WNI pada kasus judi online jaringan internasional di Hayam Wuruk