Live|
Kompas.comVersi JafmoNewsNegatif13 Mei 2026 pukul 22.59

Pemotor Tewas di Johar Baru Diduga Menyalip Truk

Pengemudi motor EV tewas di lampu merah Galur, Jakarta Pusat, setelah menyalip truk dan memotong jalan. Sopir kini ditahan, polisi dalami bukti.

Pemotor Tewas di Johar Baru Diduga Menyalip Truk

Seorang pengendara motor berinisial EV, 47 tahun, tewas dalam kecelakaan di dekat lampu merah Galur, Jalan Letjen Suprapto, Johar Baru, Jakarta Pusat. Polisi menduga korban sempat menyalip truk dari sisi kanan sebelum akhirnya terjadi benturan pada Rabu, 13 Mei 2026, sekitar pukul 13.30 WIB.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry Setyo Utomo menjelaskan, dugaan itu diperoleh dari pemeriksaan terhadap sopir truk berinisial EJ serta rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian. Menurut keterangan yang dihimpun, motor dan truk awalnya sama-sama melaju dari arah Cempaka Putih. Saat mendekati persimpangan, motor yang semula berada di sisi kiri diduga berpindah lajur ke kanan dan memotong jalur truk tepat ketika lampu lalu lintas baru berubah dari merah menjadi hijau.

Arry mengatakan motor diduga masuk ke depan truk sebelum tabrakan terjadi. Dari hasil pemeriksaan sementara, truk disebut melaju sekitar 20 kilometer per jam saat benturan berlangsung. Sopir truk mengaku tidak melihat ada sepeda motor yang menyalip di depannya, namun langsung mengerem setelah mendengar suara benturan. Hingga kini, EJ masih diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat dan belum ditetapkan sebagai tersangka karena polisi masih mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi.

Kecelakaan tersebut menyebabkan EV mengalami luka berat dan meninggal dunia. Korban diketahui bekerja sebagai karyawan swasta dan tinggal di Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jawa Barat. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSCM. Peristiwa ini sempat viral setelah video kejadian beredar di media sosial dan memperlihatkan truk berwarna hijau dikerumuni warga serta sebuah sepeda motor matik berada di bagian bawah depan kendaraan tersebut.

Sudut pandang lain

Kasus ini kembali menunjukkan risiko tinggi di persimpangan jalan ketika perubahan fase lampu lalu lintas bersamaan dengan perpindahan lajur kendaraan. Dalam kondisi lalu lintas padat, manuver menyalip di dekat simpang dapat meningkatkan potensi kecelakaan fatal, terutama jika pengendara kurang memperhatikan posisi kendaraan lain di sekitar.

Dari sisi penegakan hukum, polisi masih memerlukan alat bukti tambahan untuk memastikan kronologi dan menentukan ada tidaknya unsur kelalaian. Rekaman CCTV dan keterangan saksi menjadi penting agar penyebab kecelakaan dapat diurai secara objektif, sekaligus memberi kepastian bagi keluarga korban maupun sopir truk yang masih diperiksa.

Lihat versi asli dari sumber

JAKARTA, KOMPAS.com - EV (47), pengendara motor yang tewas dalam kecelakaan di dekat lampu merah Galur, Jalan Letjen Suprapto, Johar Baru, Jakarta Pusat, diduga sempat menyalip truk dan memotong jalur sebelum terjadi benturan.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry Setyo Utomo mengatakan, dugaan tersebut diperoleh berdasarkan pemeriksaan terhadap sopir truk berinisial EJ serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Menurut Arry, motor yang dikendarai EV dan truk yang dikemudikan EJ awalnya sama-sama melaju dari arah Cempaka Putih.

Saat mendekati lokasi kejadian, EV yang semula berada di sisi kiri jalan diduga berpindah lajur dan menyalip truk dari sisi kanan. Ketika itu, lampu lalu lintas baru saja berubah dari merah menjadi hijau.

"Motor berpindah jalur. Tadinya motor berada di sebelah kiri dari truk (lalu) menyalip ambil kanan atau pindah lajur ke kanan," ujar Arry saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu (13/5/2026).

"Motor motong di depan truk. Lalu terjadi benturan dengan truk," lanjut dia.

Arry mengungkapkan, berdasarkan keterangan EJ, truk saat itu baru melaju dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam ketika benturan terjadi.

EJ mengaku tidak melihat ada sepeda motor yang menyalip di depannya.

Namun, setelah mendengar suara benturan, ia langsung mengerem kendaraannya.

Saat ini, EJ masih diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat.

Polisi belum menetapkannya sebagai tersangka karena masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut tersebut terjadi di dekat lampu merah Galur, Jalan Letjen Suprapto, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.30 WIB.

"Pengendara motor meninggal dunia," kata Arry.

Peristiwa itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @info.kemayoran.

Dalam video yang beredar, terlihat truk berwarna hijau dikerumuni warga dan pengemudi ojek online.

Video tersebut juga memperlihatkan sepeda motor matik berada di bagian bawah depan truk.

Korban EV diketahui merupakan karyawan swasta yang tinggal di Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Korban mengalami luka berat. Kemudian meninggal. Saat ini jenazah dibawa ke RSCM," tutur Arry.

Ia menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, motor yang dikendarai EV melaju dari arah selatan menuju simpang empat traffic light Galur.

Sesampainya di jalur tiga Jalan Letjen Suprapto, motor tersebut terlibat kecelakaan dengan truk yang dikemudikan EJ.

"Truk sedang berjalan dari arah timur menuju ke barat di jalan tersebut," ujar Arry.

Dirangkum dari Kompas.com · oleh Kompas Cyber Media

Berita terkait