Mobil van tabrak dua gerobak di Bekasi, tiga orang luka
Polisi mengatakan, saat ini kasus mobil van putih tabrak gerobak pedagang di Bekasi Timur masih dalam proses penyelidikan.
/data/photo/2026/05/12/6a02dacfbf53e.jpg)
Sebuah mobil van Daihatsu Grandmax menabrak dua gerobak pedagang di Jalan Pulau Kalimantan Raya, depan Alfamart, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (12/5/2026). Kecelakaan ini menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan polisi masih menyelidiki penyebab pastinya.
Kanit penanganan kecelakaan dari Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan insiden bermula saat kendaraan bernomor polisi B-9007-TXZ itu melaju dari Jalan Nusantara menuju arah Tambun. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi disebut terkejut karena ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil. Sopir kemudian membanting setir ke kiri, hingga kendaraan menabrak dua gerobak yang berada di tepi jalan.
Benturan tersebut melukai tiga orang, yakni Sanoeri (41), pedagang tahu; Neni Anggraeni (32), pedagang ayam goreng; serta penumpang mobil bernama Putut Putranto (52). Ketiganya dilaporkan mengalami luka akibat kejadian itu. Polisi menyebut penanganan perkara masih dilakukan oleh tim dari Unit Laka Restro Bekasi Kota.
Di lokasi, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kecelakaan. Sementara itu, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan berat di bagian depan, kaca depan pecah, dan sisi kiri mobil penyok akibat benturan keras.
Kerusakan juga terlihat pada lapak pedagang. Sejumlah etalase, gerobak, kursi, serta peralatan masak berserakan dan mengalami kerusakan berat. Bahkan, wajan penggorengan milik salah satu pedagang terpental beberapa meter dari titik tabrakan, menandakan kuatnya benturan dalam insiden tersebut.
Sudut pandang lain
Kasus ini menunjukkan risiko kecelakaan di ruas jalan yang padat aktivitas perdagangan dan lalu lintas kendaraan. Keberadaan gerobak di tepi jalan kerap mempersempit ruang aman bagi pengendara, terutama ketika terjadi manuver mendadak saat kondisi lalu lintas tidak stabil.
Dari sisi penegakan hukum, penyelidikan polisi penting untuk memastikan apakah insiden dipicu kelalaian pengemudi, faktor situasi jalan, atau kombinasi keduanya. Hasil pemeriksaan juga akan menentukan langkah lanjutan terkait tanggung jawab atas korban dan kerusakan yang dialami pedagang.
Lihat versi asli dari sumber
BEKASI, KOMPAS.com — Polisi mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi B-9007-TXZ hingga menabrak dua gerobak pedagang.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi di Jalan Pulau Kalimantan Raya, depan Alfamart, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (12/5/2026).
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan mobil van itu bermula saat kendaraan melaju dari Jalan Nusantara menuju arah Tambun.
“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil. Sopir tersebut kemudian membanting setir ke kiri,” ujar Ojo dalam keterangan resminya, Selasa.
Akibat kejadian itu, mobil menabrak dua gerobak pedagang yang berada di depan Alfamart.
Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka, yakni Sanoeri (41), pedagang tahu, Neni Anggraeni (32), pedagang ayam goreng, serta penumpang mobil bernama Putut Putranto (52).
Ojo mengatakan, saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
“Masih dalam proses penyelidikan. Saat ini masih ditangani tim 1 Unit Laka Restro Bekasi Kota,” ujar dia.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga telah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Pantauan Kompas.com di lokasi, mobil van tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depan.
Kaca depan kendaraan pecah, sementara sisi kiri mobil penyok akibat benturan keras.
Selain itu, sejumlah etalase dagangan, gerobak, kursi, hingga peralatan masak tampak berserakan dan rusak berat.
Wajan penggorengan milik salah satu pedagang bahkan terpental beberapa meter dari titik tabrakan.
Berita terkait
/data/photo/2026/05/13/6a0441feee119.jpg)
Pemkot Bekasi bantu pendidikan anak pedagang tahu yang tewas
Pemkot Bekasi akan menanggung biaya pendidikan anak pedagang tahu yang tewas tertabrak mobil berstiker SPPG.

WNA Dijambret di Bundaran HI, Polisi Kejar Pelaku
Video viral menunjukkan seorang WNA dijambret di Bundaran HI, Jakarta. Polisi sedang mengejar pelaku dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.
Pedagang Tempe di Pacitan Diserang Cairan Diduga Air Keras
Polres Pacitan menyelidiki kasus penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap seorang pedagang tempe bernama Eko Susanto di Pacitan pada Rabu 13 Mei 2026.
/data/photo/2026/05/13/6a044b4b741a3.jpg)
Pemotor Tewas di Johar Baru Diduga Menyalip Truk
Pengemudi motor EV tewas di lampu merah Galur, Jakarta Pusat, setelah menyalip truk dan memotong jalan. Sopir kini ditahan, polisi dalami bukti.

Komisi V DPR Tunda Rapat Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi
Agenda rapat kerja Komisi V DPR bersama Kementerian Perhubungan soal kecelakaan kereta ditunda.
Moge Tabrak BMW di Kanada, Tersangkut di Lampu Lalu Lintas
Sebuah kecelakaan tak biasa melibatkan motor gede atau moge dan sedan BMW menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial dan banyak dibagikan warganet.