Live|
CNN IndonesiaVersi JafmoNewsPositif16 Mei 2026 pukul 19.39

695 Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi di Banten

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan 695 Koperasi Desa Merah Putih telah beroperasi. Target total 1.551 unit hingga Agustus 2026 untuk perekonomian desa.

695 Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi di Banten

Gubernur Banten Andra Soni menyebut 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah beroperasi di Provinsi Banten. Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring di Tangerang, Sabtu (16/5).

Andra mengatakan, capaian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program koperasi yang dicanangkan pemerintah pusat. Menurut dia, jumlah koperasi yang aktif di Banten masih akan terus bertambah hingga Agustus 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Dari total target 1.551 unit koperasi di Banten, pemerintah provinsi menargetkan ada penambahan bertahap dalam waktu dekat.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa perkembangan koperasi di daerahnya akan semakin cepat pada tahun ini. Pemprov Banten, kata Andra, berkomitmen menambah jumlah gerai koperasi hingga Agustus 2026 agar target yang ditetapkan pemerintah pusat dapat tercapai. Ia menilai penguatan ekonomi desa perlu didorong melalui BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih agar roda perekonomian masyarakat bergerak dari bawah dan memberi manfaat lebih luas.

Di Kabupaten Tangerang, Bupati Moch Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa dari 274 desa dan kelurahan, sebanyak 250 KDMP telah berjalan penuh meski masih menghadapi sejumlah keterbatasan. Sisa 24 koperasi masih dalam pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Pemerintah daerah menargetkan seluruh koperasi itu bisa segera mandiri dan beroperasi optimal dalam waktu dekat.

Sudut pandang lain

Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih di Banten menunjukkan upaya pemerintah memperkuat ekonomi berbasis komunitas dan memperluas akses layanan ekonomi di tingkat desa. Jika target operasional tercapai, koperasi dapat menjadi instrumen penting untuk distribusi barang, permodalan, dan penguatan usaha kecil di wilayah pedesaan.

Namun, keberhasilan program ini bergantung pada kapasitas pengelolaan, pembinaan, dan kesiapan infrastruktur di tiap daerah. Koperasi yang sudah berdiri belum tentu langsung mandiri, sehingga pendampingan berkelanjutan menjadi faktor penentu agar target jumlah gerai tidak berhenti sebagai angka administratif.

Lihat versi asli dari sumber

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan ada 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah beroperasi di Provinsi Banten.

"Alhamdulillah di Provinsi Banten juga menjadi bagian dari 1.061 KDMP yang diresmikan Presiden RI [Prabowo Subianto], dan di Banten sendiri ada 695 KDMP yang telah beroperasi," kata Andra usai menghadiri agenda peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia secara daring di Tangerang, Sabtu (16/5).

Andra menargetkan jumlah KDMP yang beroperasi akan terus bertambah hingga Agustus 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andra juga mengungkapkan, total target KDMP di Banten sebanyak 1.551 unit koperasi. Meski belum semuanya beroperasi, Andra optimis, jumlah koperasi yang beroperasi di Banten akan bertambah pada tahun ini.

"Insyaallah dengan target yang disampaikan oleh bapak Presiden, tentu Agustus tahun ini kita akan bertambah," jelasnya.

Anda mengatakan Pemerintah Provinsi Banten akan berkomitmen menambah jumlah gerai hingga Agustus 2026 mendatang. Sehingga, pihaknya optimistis target penambahan gerai dapat tercapai sesuai arahan pemerintah pusat.

"Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat daerah hingga nasional," ujar dia dikutip dari Antara.

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menambahkan bahwa dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 KDMP telah beroperasi secara penuh meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki.

"Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri," ujar dia.

Dirangkum dari CNN Indonesia · oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia

Berita terkait