Live|
CNN IndonesiaVersi JafmoNewsPositif16 Mei 2026 pukul 17.05

Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih dan Serukan Mental Bangsa Kuat

Prabowo menegaskan Indonesia bukan bangsa yang lemah. Ia meresmikan 1.601 Koperasi Merah Putih dan menargetkan 30 ribu koperasi tahun ini.

Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih dan Serukan Mental Bangsa Kuat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia bukan bangsa yang lemah dan tidak boleh memiliki mentalitas kalah. Pesan itu disampaikan saat ia meresmikan operasionalisasi 1.601 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei, dalam acara yang juga menjadi ajang penekanan pada semangat kerja bersama pemerintah dan lembaga negara.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya menerima laporan mengenai rencana peresmian 30 ribu Koperasi Merah Putih pada Agustus mendatang. Namun, menurutnya, sekalipun target tersebut belum tercapai sepenuhnya, upaya membangun koperasi dalam jumlah besar tetap patut disebut sebagai prestasi. Ia menilai jarang ada negara yang mampu membangun dan meresmikan puluhan ribu koperasi hanya dalam kurun waktu satu tahun.

Prabowo mengatakan, jika jumlah koperasi yang terwujud hanya mencapai 20 ribu, capaian itu tetap layak dihargai karena menunjukkan kemampuan negara bekerja secara luar biasa. Ia bahkan menantang pihak yang ingin meneliti negara mana yang bisa meresmikan 20 ribu koperasi dalam satu tahun, sembari menegaskan bahwa hal semacam itu sangat jarang ditemukan di negara lain. Bagi Prabowo, capaian tersebut memperlihatkan bahwa pemerintah dapat menghasilkan hal besar jika memiliki tekad dan mampu bekerja sama.

Saat menyampaikan penegasannya, Prabowo beberapa kali menggebrak podium. Ia menolak pandangan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kalah, dan meminta agar sikap mental seperti itu dihapus dari cara berpikir masyarakat. Menurutnya, Indonesia harus menjadi bangsa yang menang, kuat, dan bangkit melalui kerja nyata serta keyakinan pada kemampuan sendiri.

Pernyataan ini menempatkan program koperasi bukan hanya sebagai agenda ekonomi kerakyatan, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan nasional. Dengan menonjolkan jumlah koperasi yang diresmikan, pemerintah ingin menunjukkan bahwa pembangunan kelembagaan di tingkat akar rumput bisa menjadi instrumen penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan rasa percaya diri bangsa.

Sudut pandang lain

Dari sisi kebijakan, peresmian ribuan koperasi menunjukkan dorongan pemerintah untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas. Jika konsisten dijalankan, koperasi dapat menjadi sarana distribusi layanan, akses usaha, dan penggerak ekonomi lokal di daerah.

Namun, besarnya jumlah koperasi juga menuntut perhatian pada kualitas tata kelola, pembinaan, dan keberlanjutan operasional. Tanpa pengawasan yang memadai, pencapaian kuantitatif berisiko tidak sejalan dengan manfaat ekonomi yang diharapkan bagi masyarakat.

Lihat versi asli dari sumber

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia bukan negara yang lemah dan kalah. Ia meminta semua pihak menghilangkan mentalitas bangsa kalah.

Hal itu disampaikan Prabowo meresmikan operasionalisasi 1.601 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Prabowo awalnya mengaku mendapat laporan pada Agustus nanti, akan ada 30 ribu Koperasi Merah Putih yang diresmikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi," kata Prabowo dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu.

Menurutnya, meski nanti target itu tidak tercapai, kerja pemerintah dalam membangun Koperasi Merah Putih merupakan prestasi.

Ia mengatakan jarang ada negara yang bisa membangun puluhan ribu koperasi dalam waktu satu tahun.

"Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampa 20 ribu. Saya katakan 20 ribu ini adalah prestasi yang saya kira jarang bisa diketemukan di negara lain. Silakan diadakan suatu research negara mana yang membangun, meresmikan 20 ribu koperasi dalam waktu 1 tahun, saya kira jarang," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan capaian tersebut juga menunjukkan pemerintah dan lembaga negara bisa berbuat yang luar biasa jika punya tekad dan bekerja sama.

Sambil menggebrak podium beberapa kali, Prabowo menegaskan Indonesia bukan bangsa yang lemah dan kalah

"Kita harus hilangkan sikap mental bahwa kita bangsa yang lemah, bahwa kita bangsa yang kalah, no. Kita tidak boleh jadi bangsa yang kalah, kita harus jadi bangsa yang menang dan kita akan menang, kita akan kuat, kita akan bangkit," ujarnya.

Dirangkum dari CNN Indonesia · oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia

Berita terkait