Prabowo: Kopdes Merah Putih dan MBG Bisa Putar Rp 10,8 Miliar per Desa
Kopdes Merah Putih dan MBG berpotensi memutar uang Rp 900 juta per desa dalam sebulan.
/data/photo/2026/05/05/69f9ac514bd1f.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menyebut kombinasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menggerakkan ekonomi desa dalam skala besar. Menurut hitungannya, satu desa yang memiliki 3.000 penerima manfaat MBG dengan anggaran Rp15.000 per orang dapat menciptakan perputaran uang Rp45 juta per hari.
Prabowo menyampaikan perhitungan itu saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Tingul, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Ia menjelaskan bahwa dana MBG akan dibelanjakan ke pelaku usaha lokal, termasuk petani, peternak, dan penyedia bahan baku lain di desa, sehingga manfaat ekonominya tidak berhenti pada penerima program semata.
Jika pola tersebut berjalan 20 hari dalam sebulan, Prabowo menilai uang yang beredar bisa mencapai sekitar Rp900 juta per bulan. Dalam satu tahun, jumlahnya dapat mencapai Rp10,8 miliar per desa. Ia menegaskan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih bersama MBG akan mendorong aktivitas ekonomi dan memperkuat daya hidup masyarakat desa.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung ketahanan pangan nasional. Ia mengatakan Indonesia tidak perlu terlalu khawatir menghadapi krisis global karena ketersediaan pangan dalam negeri dinilai sudah kuat. Menurutnya, pengalaman membuktikan bahwa negara yang aman secara pangan akan lebih siap menghadapi gejolak dari luar.
Prabowo menegaskan bahwa kemandirian pangan lebih penting daripada sekadar pertimbangan murah atau mahalnya impor. Ia juga memberi apresiasi kepada Menteri Pertanian dan jajaran karena target swasembada pangan yang semula dipatok empat tahun dapat dicapai lebih cepat, yakni dalam satu tahun. Ia menyebut Indonesia kini telah swasembada beras, jagung, dan ayam.
Sudut pandang lain
Dari sisi ekonomi, pernyataan Prabowo menunjukkan strategi mendorong permintaan di desa melalui belanja pangan lokal. Jika pelaksanaannya konsisten, pola ini dapat memperkuat rantai pasok pertanian, peternakan, dan usaha kecil di tingkat akar rumput. Namun, besarnya efek ekonomi akan sangat bergantung pada kapasitas produksi desa, distribusi, dan tata kelola koperasi.
Dari sudut pandang kebijakan publik, penggabungan program bantuan pangan dengan koperasi desa mencerminkan upaya menjadikan belanja negara lebih produktif. Tantangannya adalah memastikan dana benar-benar berputar di ekonomi lokal, bukan terserap oleh perantara atau hambatan logistik. Di sisi lain, klaim swasembada pangan juga akan terus diuji oleh stabilitas produksi dan harga dalam jangka panjang.
Lihat versi asli dari sumber
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, koperasi desa (Kopdes) Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi memutar uang Rp 900 juta per bulan di desa-desa.
Perumpamaannya, MBG membeli pelaku usaha setempat seperti petani, peternak, hingga lainnya yang menyediakan bahan baku MBG. Bila satu desa terdapat 3.000 penerima manfaat MBG dengan nilai anggaran Rp 15.000 per orang, maka sehari perputaran uang mencapai Rp 45 juta.
"3.000 kali Rp 15.000, berarti Rp 45 juta tiap hari," kata Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Tingul, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), seperti dikutip dari Kontan .
Prabowo menghitung, bila program berjalan 20 hari dalam sebulan, maka rata-rata perputaran uang mencapai Rp 900 juta per bulan. Berarti, dalam setahun mencapai Rp 10,8 miliar.
"Satu desa Rp 10,8 miliar beredar di situ," katanya.
Prabowo yakin, kombinasi Kopdes Merah Putih dan MBG mengangkat perekonomian di desa-desa yang terdapat keduanya.
"MBG ditambah Kopdes Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita," kata Prabowo.
Ketahanan pangan nasional kuat
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menjelaskan bangsa Indonesia tak perlu khawatir berlebihan mengenai dampak krisis global.
Sebab, ketahanan pangan nasional kuat.
"Dan akhirnya sejarah, takdir, dan kenyataan membuktikan bahwa karena kita sudah lebih dulu aman soal pangan, krisis apa pun di luar negara kita, kita relatif lebih aman, lebih siap menghadapi cobaan," jelas Prabowo dikutip dari Kompas.com , Sabtu (16/5/2026).
Indonesia berhasil swasembada pangan, mengurangi volume impor bahan makanan meski harganya dinilai murah.
Prabowo tak ingin mengikuti paham seperti itu, kemandirian pangan merupakan kunci bertahannya suatu bangsa saat ini.
Bukan masalah mahal atau murah, tapi ada atau tidak pangan itu saat ini.
"Jadi saya tidak ikut-ikut paham-paham yang mengatakan bahwa beras, jagung lebih efisien kalau kita impor. Survival bangsa bukan sekadar lebih murah di mana lebih murah, tapi ada atau tidak," katanya.
Apresiasi disampaikan kepada Menteri Pertanian (Mentan) dan jajarannya karena berhasil swasembada pangan dalam satu tahun.
Awalnya, Prabowo menarget empat tahun Indonesia swasembada pangan.
"Saya beri tugas ke Menteri Pertanian dan semua timnya, saya minta swasembada pangan dalam 4 tahun. Mereka bisa hasilkan dalam 1 tahun, saudara-saudara sekalian," katanya.
Indonesia diketahui sudah swasembada beras, jagung, hingga ayam.
Artikel ini pernah tayang di Kontan dengan judul "Prabowo Klaim MBG dan Kopdes Merah Putih Bisa Putar Rp 10,8 Miliar per Desa" dan "Prabowo: Kalau Bangsa Ini Lapar, Saya yang Bertanggung Jawab"
Berita terkait
Prabowo Sebut MBG dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih meski mendapat banyak kritikan.

Prabowo Puji Kinerja Polri dalam Program Pangan
Prabowo memuji prestasi Polri di bidang pangan dan dalam pelaksanaan MBG.

Prabowo Akui Program MBG Masih Banyak Kendala
Prabowo berjanji akan menertibkan masalah tersebut.
Prabowo Akan Beri Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI
Prabowo mengatakan Polri menunjukkan berbagai prestasi, termasuk dalam mendukung pelaksanaan program MBG serta keterlibatan dalam panen raya jagung yang dihadirinya.
/data/photo/2026/05/16/6a08326271032.jpeg)
Prabowo Pastikan Program MBG Diteruskan Tanpa Penyelewengan
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap diteruskan dengan catatan tidak boleh ada penyelewengan.

Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP untuk Perkuat Ekonomi Desa
Presiden Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jatim dan Jateng, menandai langkah penting dalam pembangunan ekonomi berbasis desa.