Prabowo Apresiasi Inovasi Pertanian untuk Dukung Swasembada Pangan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas serangkaian implementasi inovasi yang sudah dilakukan di sektor pertanian dalam mendukung program ...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah diterapkan di sektor pertanian untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Dalam acara panen raya jagung serentak dan peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu, ia menilai inovasi tersebut menunjukkan kemampuan anak bangsa menghadapi tantangan krisis dengan tetap mencari solusi baru.
Acara itu dipantau secara daring dari Jakarta. Prabowo secara khusus menyoroti pemanfaatan briket yang dibuat dari limbah tongkol jagung serta penggunaan pupuk berbahan baku batu bara sebagai bagian dari upaya Polri mendukung ketahanan pangan. Ia mendorong agar temuan-temuan seperti itu tidak berhenti pada tahap uji coba, melainkan terus dikembangkan dan diterapkan lebih luas agar Indonesia dapat memperkuat kemandirian pupuk nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyaksikan sejumlah teknologi dan metode yang digunakan Polri dalam pengelolaan lahan perkebunan jagung. Di antaranya adalah penggunaan pupuk berbahan batu bara, benih jagung hibrida, serta pengolahan bonggol jagung menjadi briket. Menurutnya, langkah-langkah tersebut memperlihatkan bahwa inovasi di bidang pertanian dapat muncul dari pemanfaatan sumber daya yang ada secara lebih efisien.
Prabowo sempat berkelakar soal hadirnya tamu dari luar negeri dalam kegiatan itu. Ia menyebut para undangan asing bisa saja mengetahui rahasia inovasi pertanian Indonesia, lalu dengan nada bercanda mempersilakan mereka meniru temuan yang ada. Canda itu disampaikan sambil menegaskan bahwa inovasi yang bermanfaat pada dasarnya dapat dibagikan demi kemanusiaan.
Pada panen raya jagung kuartal II/2026 itu, sebanyak 36 kepolisian daerah terlibat dengan total lahan binaan mencapai 189.760,36 hektare. Adapun lahan yang dipanen serentak pada hari itu mencapai 1.608,76 hektare, menandai upaya bersama dalam memperkuat produksi jagung nasional.
Sudut pandang lain
Pernyataan Presiden menunjukkan bahwa pemerintah melihat inovasi pertanian bukan hanya sebagai urusan produksi, tetapi juga bagian dari strategi kedaulatan pangan dan efisiensi sumber daya. Pemanfaatan limbah pertanian menjadi briket serta eksperimen bahan pupuk alternatif mencerminkan dorongan untuk mengurangi ketergantungan pada input impor.
Di sisi lain, keberhasilan program semacam ini bergantung pada kemampuan memperluas penerapan teknologi, menjaga konsistensi hasil, dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan petani. Jika inovasi yang dipuji Presiden dapat diadopsi secara lebih luas, dampaknya berpotensi menyentuh produktivitas pangan, biaya produksi, dan ketahanan rantai pasok nasional.
Lihat versi asli dari sumber
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas serangkaian implementasi inovasi yang sudah dilakukan di sektor pertanian dalam mendukung program swasembada pangan, bahkan berkelakar negara lain dapat mencontek inovasi yang sudah dilakukan Indonesia.
"Di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu," kata Presiden Prabowo pada kegiatan panen raya jagung serentak dan peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dipantau secara daring dari Jakarta, Sabtu.
Secara khusus, Prabowo menyoroti penggunaan briket berbahan dasar limbah tongkol jagung, selain juga pupuk berbahan baku batu bara, sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional yang dilakukan Polri.
Presiden mendorong agar implementasi temuan, termasuk inovasi pupuk, itu terus diimplementasikan secara lebih luas untuk memastikan kemandirian pupuk nasional.
Pada kesempatan itu, Presiden bahkan sempat berkelakar bahwa tamu warga negara asing yang diundang menghadiri panen raya tersebut akan mengetahui rahasia pertanian di Indonesia.
"Aku keliru juga undang-undang mereka, dia tahu nanti temuan-temuan kita. Ya wis tidak apa-apa, demi kemanusiaan kau boleh nyontek dari Indonesia," ujar Prabowo berkelakar.
Pada awal acara, Presiden Prabowo sempat menyaksikan berbagai inovasi yang digunakan Polri dalam mengelola lahan perkebunan jagung, di antaranya penggunaan pupuk yang bahannya menggunakan batu bara, kemudian penggunaan benih jagung hibrida, dan pengolahan bonggol jagung untuk menjadi briket.
Dalam acara panen raya jagung pada periode kuartal II/2026 di lahan pertanian binaan Polri, terdapat 36 kepolisian daerah yang terlibat dengan total luas lahan 189.760,36 hektare. Dari jumlah itu, 1.608,76 hektare lahan pertanian jagung panen raya serentak hari ini.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta Editor: Didik Kusbiantoro Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Berita terkait
/data/photo/2026/05/16/6a08325170e70.jpeg)
Prabowo Puji Kinerja Polri dan Singgung Bintang Mahaputera untuk Kapolri
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belum pernah menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera.
Prabowo Akan Beri Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI
Prabowo mengatakan Polri menunjukkan berbagai prestasi, termasuk dalam mendukung pelaksanaan program MBG serta keterlibatan dalam panen raya jagung yang dihadirinya.

Kapolri Paparkan Inovasi Polri untuk Dukung Pertanian
Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara,

Prabowo Apresiasi Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan
Prabowo Subianto memuji kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada saat memimpin panen jagung raya di Nganjuk, Jatim.

Polda Sumsel Salurkan Benih Jagung dan Alsintan untuk Petani
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) turun langsung ke ladang untuk memberdayakan para petani demi mewujudkan swasembada pangan nasional 2026.

Polda Sumsel Lampaui Target Panen Jagung untuk Ketahanan Pangan
Polda Sumsel sukses panen jagung serentak, capai 66.938 ton. Kapolda Sandi Nugroho tekankan komitmen dukung swasembada pangan nasional 2026.