Live|
OkezoneVersi JafmoNewsPositif16 Mei 2026 pukul 17.17

Kapolri Paparkan Inovasi Polri untuk Dukung Pertanian

Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara,

Kapolri Paparkan Inovasi Polri untuk Dukung Pertanian

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan sejumlah inovasi yang telah dijalankan Polri untuk membantu pemanfaatan dan peningkatan produksi pertanian. Penjelasan itu disampaikan saat ia melaporkan perkembangan program di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II, peletakan batu pertama 10 gudang ketahanan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Salah satu inovasi yang disebutkan adalah kerja sama Polri dengan UMKM lokal untuk mengolah hasil samping pertanian, khususnya tongkol jagung, menjadi briket bernama Miracle Carbon. Produk ini dikembangkan sebagai energi alternatif yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, mendukung usaha mikro kecil dan menengah, menghangatkan kandang ayam, serta menggantikan kayu bakar.

Selain pemanfaatan limbah pertanian, Sigit juga menyinggung inovasi di bidang peningkatan produktivitas lahan. Polri disebut melahirkan pupuk Presisi berbasis batu bara yang diklaim mampu menaikkan tingkat keasaman tanah atau pH satu hingga dua tingkat. Dengan perubahan itu, pupuk tersebut diharapkan membantu merestorasi unsur hara, menyuburkan tanah, dan menyehatkan tanaman.

Paparan tersebut memperlihatkan upaya Polri tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga pada dukungan terhadap sektor pangan dan pertanian. Melalui pengolahan hasil samping, pengembangan energi alternatif, dan inovasi pupuk, Polri mencoba menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi bagi petani dan pelaku usaha kecil di sektor pendukung pertanian.

Sudut pandang lain

Dari sisi kebijakan, langkah Polri ini menunjukkan pendekatan yang lebih luas dalam mendukung ketahanan pangan, terutama ketika lembaga negara ikut terlibat dalam penguatan rantai produksi dan pemanfaatan limbah pertanian. Jika berjalan efektif, inovasi seperti briket tongkol jagung dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi petani dan UMKM lokal.

Di sisi lain, efektivitas inovasi pupuk dan produk turunan pertanian tetap bergantung pada uji manfaat di lapangan, distribusi, serta penerimaan petani. Karena itu, publik biasanya akan menilai program semacam ini bukan hanya dari peluncurannya, tetapi dari dampak nyata terhadap hasil panen, biaya produksi, dan keberlanjutan penggunaannya.

Lihat versi asli dari sumber

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan sejumlah inovasi yang telah dilaksanakan Polri untuk memanfaatkan dan meningkatkan produksi pertanian.

Sigit mengungkapkan, Polri bekerja sama dengan UMKM lokal untuk mendorong pemanfaatan hasil samping pertanian melalui pengembangan briket tongkol jagung dengan nama Miracle Carbon (mirekel karbon).

"Sebagai energi alternatif untuk keperluan rumah tangga, pendukung UMKM, penghangat kandang ayam, serta pengganti kayu bakar," kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dari segi mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara, yang bermanfaat untuk menaikkan PH sebanyak satu sampai dua tingkat.

"Sekaligus merestorasi unsur hara, sehingga dapat menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman," ujar Sigit.

© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved

Dirangkum dari Okezone · oleh https://www.facebook.com/OkezoneCom

Berita terkait