Prabowo Puji Kinerja Polri dan Singgung Bintang Mahaputera untuk Kapolri
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belum pernah menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera.
/data/photo/2026/05/16/6a08325170e70.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto menyinggung kemungkinan pemberian tanda kehormatan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri panen raya jagung serentak dan peletakan batu pertama 10 gudang ketahanan pangan Polri, Sabtu (16/5/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut Kapolri belum pernah menerima penghargaan tersebut dan berkelakar bahwa dirinya yang akan menyerahkannya sebagai presiden.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo setelah memuji kinerja Polri yang dinilainya berperan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menyoroti kontribusi kepolisian dalam pengembangan jagung serta berbagai inovasi pertanian yang dinilai membantu memperkuat program pemerintah. Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat bergantung pada kualitas pemimpinnya, dan bila sebuah institusi berjalan baik maka pimpinan di dalamnya patut diapresiasi.
Dalam pidatonya, Prabowo membandingkan kepemimpinan organisasi dengan tim sepak bola. Menurut dia, saat sebuah tim menang, maka manajer, pelatih, dan kaptennya layak dianggap berhasil. Sebaliknya, jika target tidak tercapai, pemimpin harus dievaluasi. Ia bahkan menyampaikan secara tegas bahwa pemimpin yang tidak beres seharusnya dicopot.
Prabowo juga mengaitkan apresiasi terhadap pejabat negara dengan penghargaan yang pernah ia berikan kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Ia menyebut Amran berhasil mempercepat target swasembada pangan dari empat tahun menjadi satu tahun, sehingga ia memberikan Bintang Jasa Utama. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengatakan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga akan menerima penghargaan serupa dengan Kapolri, yakni Bintang Mahaputera.
Selain itu, Prabowo menyoroti inovasi Polri di bidang pertanian, termasuk pengolahan limbah menjadi sumber energi. Ia mengaku terkesan dengan pembuatan briket arang dari tongkol jagung yang dipamerkan Polri, karena bahan yang sebelumnya dianggap sisa kini dapat dimanfaatkan sebagai energi. Prabowo pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polri, sembari menyebut mereka kerap menerima kritik, namun tetap menunjukkan kontribusi nyata di tengah krisis global.
Sudut pandang lain
Pernyataan Prabowo menunjukkan bahwa isu ketahanan pangan kini tidak hanya diposisikan sebagai urusan kementerian teknis, tetapi juga melibatkan institusi keamanan seperti Polri dan TNI. Pendekatan ini mencerminkan upaya pemerintah membangun kerja lintas lembaga untuk mempercepat target swasembada pangan.
Di sisi lain, sorotan terhadap penghargaan negara bagi pejabat tinggi dapat dibaca sebagai sinyal politik sekaligus simbol apresiasi atas kinerja birokrasi dan institusi. Publik biasanya akan menilai penghargaan semacam ini bukan hanya dari prestasi yang diklaim, tetapi juga dari transparansi ukuran keberhasilannya dan dampaknya bagi masyarakat luas.
Lihat versi asli dari sumber
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belum pernah menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera.
Prabowo pun berseloroh dirinya yang akan memberikan penghargaan tersebut.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya jagung serentak dan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, Sabtu (16/5/2026).
"Ternyata saya lihat Polri berprestasi, berprestasi, Kapolri belum pernah menerima bintang Mahaputera belum ya? Nanti Presiden Prabowo yang kasih bintang," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Setpres, Sabtu.
Bukan tanpa sebab, Prabowo memuji kinerja Polri yang dinilainya berhasil mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan jagung dan berbagai inovasi pertanian.
Menurut dia, keberhasilan sebuah organisasi tidak terlepas dari kualitas pemimpinnya.
“Kalau bagus, ya kita harus akui bagus, kalau baik ya kita akui baik. Dan dalam organisasi kalau organisasi yang baik berarti pemimpinnya baik," ungkap dia.
Ia kemudian membandingkan kepemimpinan organisasi dengan tim sepak bola.
“Kalau tim kesebelasan sepak bola, kalau menang, ya manajernya baik, pelatihnya baik, kapten kesebelasannya baik,” ujarnya.
Prabowo mengatakan pemimpin yang gagal mencapai target seharusnya dievaluasi.
“Kalau enggak beres, copot. Sederhana. Ini namanya hidup,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung penghargaan yang pernah diberikannya kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman karena dinilai berhasil mempercepat target swasembada pangan.
“Ternyata saya kasih target empat tahun, satu tahun bisa. Waduh bingung saya akhirnya terpaksa saya kasih bintang jasa utama,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menyebut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto akan mendapat penghargaan serupa Kapolri, yakni Bintang Mahaputera.
Menurut Prabowo, capaian Polri dalam mendukung ketahanan pangan layak diapresiasi, mulai dari program panen raya jagung hingga inovasi pengolahan limbah pertanian menjadi sumber energi.
Ia mengaku terkesan dengan pengembangan briket arang berbahan tongkol jagung yang dipamerkan Polri.
“Sekarang saya dikasih tahu, Pak tenang kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung, waduh luar biasa. Tadinya tongkol itu dibuang, sekarang bisa jadi sumber energi,” kata Prabowo.
Prabowo juga memuji Polri karena tetap bekerja meski sering mendapat kritik dari masyarakat.
“Terima kasih Kapolri, terima kasih polisi RI. Kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu,” ujar Prabowo.
Namun menurut dia, Polri kini mampu menunjukkan inovasi dan kontribusi nyata di tengah krisis global.
Berita terkait

Prabowo Apresiasi Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan
Prabowo Subianto memuji kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada saat memimpin panen jagung raya di Nganjuk, Jatim.

Prabowo Resmikan Gudang Pangan dan SPPG Polri di Jatim
Presiden Prabowo meresmikan 10 gudang ketahanan pangan Polri dan 166 SPPG di Tuban. Ia apresiasi upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kapolri Laporkan Panen Jagung dan Pembangunan Ribuan SPPG
Kapolri Sigit Prabowo melaporkan keberhasilan Polri dalam panen jagung dan pembangunan SPPG untuk mendukung swasembada pangan dan kesehatan masyarakat.

Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Serentak di Tuban
Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya jagung serentak di Tuban, Jatim. Acara ini mendukung peningkatan produksi pangan nasional dan ekspor jagung.

Prabowo Minta Polri Jadi Polisi Rakyat dan Dukung Ketahanan Pangan
Presiden Prabowo Subianto mengingat peran petani dan nelayan dalam ketahanan pangan. Ia minta Polri jadi polisi rakyat yang dekat dengan masyarakat.

Prabowo Apresiasi Kapolri atas Pelaksanaan Panen Jagung Raya
Prabowo mengatakan Polri memiliki MBG paling bersih dan sudha 3 kali panen raya.