PKS Tegaskan Komitmen Dorong Pendidikan Bermutu
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk mendorong pendidikan bermutu bagi generasi emas melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional ...

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk mendorong pendidikan bermutu bagi generasi emas melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang digelar pada Sabtu, 9 Mei. Acara tersebut mengusung tema “Pendidikan Bermutu untuk Generasi Emas Berkarakter”.
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dalam acara itu menyerukan kepada seluruh kader agar menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan. Ia menekankan pentingnya menanamkan ruh pendidikan sebagaimana amanat UUD 1945, yakni pendidikan yang meningkatkan iman, takwa, akhlak mulia, sekaligus mencerdaskan kehidupan bangsa. Almuzzammil juga mengajak kader berperan dari lingkungan terdekat, mulai dari rumah tangga, masyarakat, hingga ruang digital yang menurutnya perlu diisi dengan hal-hal positif karena anak-anak kini lebih banyak menggunakan telepon genggam.
Dalam kesempatan yang sama, Almuzzammil mengapresiasi perjuangan Fraksi PKS DPR RI yang terus memperjuangkan kesejahteraan guru dan mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurutnya, kebijakan pendidikan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap tenaga pendidik agar kualitas pembelajaran bisa meningkat secara nyata.
Ketua Bidang Pendidikan dan Kesehatan DPP PKS Kurniasih Mufidayati menjelaskan bahwa partainya juga menyalurkan bantuan pendidikan secara simbolis kepada 24 pelajar dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. PKS turut memberikan apresiasi kepada 24 guru inspiratif dari sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia, termasuk penggerak sekolah adiwiyata di Kota Bogor, guru yang menempuh perjalanan 70 kilometer untuk mengajar, serta penyintas banjir bandang di Aceh. Menurut Kurniasih, angka 24 dipilih sebagai simbol Milad PKS ke-24.
Selain bantuan pendidikan, PKS juga menyerahkan biji sayur-sayuran kepada para guru yang hadir. Langkah itu disebut sebagai bentuk peran partai dalam mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga, sekaligus melengkapi pesan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemandirian keluarga.
Sudut pandang lain
Peringatan Hardiknas oleh partai politik kerap menjadi ruang untuk menunjukkan perhatian terhadap isu pendidikan sekaligus memperkuat citra politik di tengah publik. Dalam konteks ini, penekanan PKS pada kesejahteraan guru, pendidikan karakter, dan literasi digital menunjukkan upaya menghubungkan agenda pendidikan formal dengan tantangan sosial yang dihadapi keluarga sehari-hari.
Di sisi lain, dorongan agar pendidikan memperkuat iman, takwa, dan akhlak mulia mencerminkan pendekatan yang menempatkan karakter sebagai bagian penting dari kualitas pendidikan. Jika diterjemahkan ke kebijakan, tantangannya adalah memastikan gagasan tersebut tidak berhenti pada seremonial, melainkan diikuti dukungan konkret bagi guru, kurikulum, dan lingkungan belajar yang lebih baik.
Lihat versi asli dari sumber
Jakarta (ANTARA) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk mendorong pendidikan bermutu bagi generasi emas melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 bertemakan "Pendidikan Bermutu untuk Generasi Emas Berkarakter" yang digelar pada Sabtu (9/5). Adapun, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dalam acara tersebut menyerukan kepada seluruh kader untuk menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan dengan menanamkan ruh pendidikan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, yakni pendidikan yang meningkatkan iman, takwa, akhlak mulia, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. "Kita ingin seluruh kader PKS bekerja dari apa yang bisa kita lakukan. Rumah tangga kita benahi, lingkungan masyarakat kita warnai, dan kegiatan digital kita diisi hal-hal positif karena anak-anak kita lebih banyak menggunakan HP (handphone)," ujar Almuzzammil dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu. Sementara itu, dia mengapresiasi perjuangan Fraksi PKS DPR RI yang terus memperjuangkan kesejahteraan guru maupun mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Pendidikan dan Kesehatan DPP PKS Kurniasih Mufidayati menjelaskan partainya memberikan bantuan pendidikan secara simbolis kepada 24 pelajar dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Selain itu, dia mengatakan PKS memberikan apresiasi kepada 24 guru inspiratif dari beberapa kabupaten/kota di Indonesia. Mulai dari penggerak sekolah adiwiyata di Kota Bogor, Jawa Barat, guru yang menempuh perjalanan 70 kilometer untuk mengajar, hingga penyintas banjir bandang di Aceh. "Angka 24 merupakan angka simbolik Milad PKS ke-24," jelasnya. Dalam kegiatan itu, PKS juga memberikan biji sayur-sayuran untuk guru yang hadir secara langsung sebagai bentuk peran serta partai dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga. Pewarta: Rio Feisal Editor: Benardy Ferdiansyah Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Berita terkait
/data/photo/2026/05/15/6a0734e14509d.jpg)
Akademi Merah Putih Malut United Bidik Anak Kurang Mampu
Malut United dan Benfica membangun Akademi Merah Putih dengan fokus pembinaan usia 7-9 tahun bagi anak yatim dan kurang mampu.
Rio Ferdinand Ungkap Retaknya Harmoni Timnas Inggris Era 2000-an
Generasi emas Timnas Inggris era 2000-an kembali menjadi sorotan. Di balik deretan bintang besar seperti Wayne Rooney, Frank Lampard, hingga Michael Owen, ternyata ada hu

Medan Coding Competition 2026 Cetak Talenta Digital Muda
Medan Coding Competition 2026 menjadi wujud komitmen Pemkot Medan dalam membangun ekosistem talenta digital sejak usia dini hingga perguruan tinggi.

Bamsoet Ajak Ormas Perkuat Soliditas dan Ketahanan Nasional
Bamsoet menegaskan pentingnya ormas menjaga ketahanan nasional di tengah tekanan global. Soliditas masyarakat diperlukan untuk stabilitas politik & sosial.

Pangkalpinang Wajibkan Pelajar SMP Belajar Alquran di Masjid
Pemerintah Kota Pangkalpinang mewajibkan siswa SMP belajar Al Quran di masjid untuk mencegah kenakalan remaja.

Gus Ipul Minta Pesantren Madura Dukung Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak pengasuh pondok pesantren se-Madura Raya mendukung pemutakhiran data sosial dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.