Live|
CNN IndonesiaVersi JafmoNewsNetral10 Mei 2026 pukul 20.25

Pangkalpinang Wajibkan Pelajar SMP Belajar Alquran di Masjid

Pemerintah Kota Pangkalpinang mewajibkan siswa SMP belajar Al Quran di masjid untuk mencegah kenakalan remaja.

Pangkalpinang Wajibkan Pelajar SMP Belajar Alquran di Masjid

Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, akan mewajibkan siswa SMP dan sederajat mengikuti pembelajaran membaca Alquran di masjid. Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah pencegahan untuk menekan kenakalan remaja di wilayah tersebut.

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan, para pelajar nantinya wajib berada di masjid untuk belajar bahasa Arab dan membaca Alquran. Program pembinaan keagamaan itu akan dipusatkan di masjid-masjid se-Kota Pangkalpinang agar siswa dibentuk menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak, dan beradab.

Menurut Saparudin, kegiatan belajar akan dilaksanakan selepas magrib hingga selesai isya. Dengan pola itu, pemerintah berharap para siswa dapat mengisi waktu sore dan malam dengan aktivitas yang positif serta terhindar dari hal-hal negatif yang berpotensi memicu perilaku menyimpang.

Ia menambahkan, program tersebut juga diharapkan membuat masjid lebih ramai oleh kegiatan anak-anak dan remaja. Pemerintah kota menargetkan kebijakan ini mulai efektif diterapkan pada awal 2027, sekaligus untuk mengurangi aktivitas anak di luar rumah yang dinilai tidak bermanfaat.

Saparudin juga meminta dukungan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Alquran (LPPTKA) DPD BKPRMI Kota Pangkalpinang agar program berjalan baik. Ia menyebut para santri yang diwisuda pada hari itu belum selesai belajar membaca Alquran dan akan melanjutkan pembelajaran bahasa Arab serta mengaji di masjid menjelang magrib hingga isya.

Sudut pandang lain

Kebijakan ini menunjukkan pendekatan pemerintah daerah yang menggabungkan pendidikan agama dengan upaya pencegahan kenakalan remaja. Jika dijalankan konsisten, program semacam ini berpotensi memperkuat peran masjid sebagai ruang pembinaan sosial bagi anak dan remaja.

Di sisi lain, efektivitasnya akan sangat bergantung pada kesiapan pengelola masjid, tenaga pembimbing, serta penerimaan orang tua dan sekolah. Tanpa dukungan ekosistem yang memadai, program berisiko hanya menjadi kewajiban formal dan tidak memberi dampak signifikan terhadap perilaku pelajar.

Lihat versi asli dari sumber

Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mewajibkan siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat untuk belajar membaca Alquran di masjid .

Kebijakan itu dirilis guna mencegah dan menekan kenakalan remaja di daerah Pangkalpinang.

"Siswa-siswi SMP dan sederajat ini wajib berada di masjid untuk belajar bahasa Arab dan membaca Al Quran," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin mengutip Antara , Minggu (10/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, program pembinaan keagamaan dan belajar membaca Alquran bagi siswa-siswi SMP dan sederajat difokuskan di masjid-masjid se-Kota Pangkalpinang, guna membentuk generasi berkarakter, berakhlak dan beradab untuk dapat mencegah kenakalan remaja di daerah ini.

"Para siswa ini belajar mengaji dan bahasa Arab dimulai selepas magrib sampai selesai isya di masjid, sehingga mereka bisa terhindar dari hal-hal yang negatif," ujarnya.

Menurut dia, dengan adanya program ini tidak hanya membentuk siswa berkarakter, tetapi juga sebagai upaya pemerintah kota dalam meramaikan masjid-masjid di Kota Pangkalpinang ini.

"Mudah-mudahan program ini dimulai diefektifkan pada awal 2027, sehingga dapat mengurangi aktivitas anak-anak di luar rumah yang tidak bermanfaat dan kenakalan remaja di daerah ini," katanya.

Ia berharap, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Alquran (LPPTKA) DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang mendukung program ini, agar anak-anak ini terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif.

"Para santri yang diwisuda hari ini belum selesai belajar membaca Alquran-nya dan mereka akan melanjutkan belajar bahasa Arab dan mengaji menjelang magrib hingga isya di masjid," katanya.

Dirangkum dari CNN Indonesia · oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia

Berita terkait