Puan Minta Pengetatan Antisipasi Judi Online di Indonesia
Ketua DPR Puan Maharani menanggapi penangkapan 320 WNA dalam penggerebekan judi online. Ia meminta pengetatan imigrasi untuk mencegah judi online di Indonesia.

Ketua DPR Puan Maharani meminta langkah antisipasi yang lebih ketat agar Indonesia tidak dijadikan tempat persinggahan maupun basis utama judi online. Permintaan itu disampaikan seusai rapat paripurna DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026), menyusul pengungkapan markas judi online di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Puan menegaskan pencegahan tidak boleh hanya dilakukan saat ini, melainkan harus berjalan secara berkala. Ia menyoroti perlunya perhatian dari berbagai pihak, termasuk imigrasi, agar tidak ada lagi warga negara asing yang masuk ke Indonesia untuk bekerja dalam jaringan judi online. Menurutnya, pengetatan diperlukan supaya praktik tersebut tidak berkembang lebih luas di dalam negeri.
Dalam keterangannya, Puan mengaitkan desakan itu dengan penggerebekan yang dilakukan Polri. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap 321 orang, dengan rincian 320 di antaranya merupakan warga negara asing dan satu orang lainnya warga negara Indonesia. Ia menilai temuan itu menjadi peringatan agar pemerintah dan aparat memperkuat pengawasan sejak awal.
Pada kesempatan yang sama, Puan juga menyampaikan sejumlah hal dalam pidato rapat paripurna. Ia menyinggung penempatan pasukan TNI di wilayah konflik serta dinamika geopolitik yang dihadapi Indonesia. Selain itu, ia menyampaikan duka atas berbagai kecelakaan yang terjadi belakangan ini, termasuk kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur dan kecelakaan bus di jalur lintas Sumatera.
Puan turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon saat menjalankan misi perdamaian PBB, serta wafatnya anggota BPK RI Haerul Saleh. Ia juga meminta evaluasi terhadap sistem pengamanan pasukan TNI di wilayah misi perdamaian, optimalisasi e-KTP agar terintegrasi dalam layanan publik, jaminan pemenuhan hak korban kekerasan seksual, evaluasi data tunggal sosial dan ekonomi nasional untuk penerima bantuan iuran, penguatan nilai tukar rupiah, serta kesiapan menghadapi risiko kenaikan harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik.
Sudut pandang lain
Kasus penggerebekan di Hayam Wuruk menunjukkan bahwa persoalan judi online tidak hanya terkait penegakan hukum, tetapi juga pengawasan keimigrasian dan tata kelola lintas lembaga. Jika tidak diantisipasi, jaringan semacam ini berpotensi memanfaatkan Indonesia sebagai basis operasional maupun titik transit tenaga kerja asing.
Di sisi lain, pernyataan Puan dalam rapat paripurna memperlihatkan bahwa isu keamanan digital, perlindungan warga, dan stabilitas ekonomi dibaca sebagai satu rangkaian tantangan kebijakan. Dorongan evaluasi pada berbagai sektor menandakan perlunya respons pemerintah yang tidak parsial, melainkan terpadu untuk mencegah risiko meluas di tingkat nasional.
Lihat versi asli dari sumber
"Ya kita harus melakukan antisipasi jangan sampai kemudian ada pihak-pihak yang berkeinginan menjadikan Indonesia sebagai tempat persinggahan atau sebagai tempat utama judi online , tentu saja itu jangan sampai terjadi," kata Puan saat konferensi pers seusai rapat paripurna di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Ia meminta ada antisipasi, termasuk bagian imigrasi. Maka, menurut Puan, tidak ada lagi WNA yang datang ke Indonesia untuk bekerja di judi online .
"Karena itu, pengetatan atau antisipasi terkait dengan hal itu ya harus dilakukan bukan hanya sekarang tapi secara berkala," ucapnya.
Ia juga berharap jangan sampai judol meluas di Indonesia karena keberadaan markas judol.
"Jadi hal ini penting karena ini juga untuk menjaga jangan sampai ini menjadi semakin luas dan melebar," ujar dia.
Sebagai informasi, Polri menangkap 321 orang dalam penggerebekan markas judi online di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Adapun 320 pelaku di antaranya merupakan WNA dan satu lainnya merupakan WNI.
Pidato Puan
Kemudian, dalam pidatonya saat rapat paripurna, Puan juga sempat menyinggung mengenai penempatan pasukan TNI di wilayah konflik hingga kondisi geopolitik yang mesti dihadapi Indonesia saat ini. Ia juga sempat menyampaikan dukacita atas sejumlah kecelakaan yang terjadi belakangan di Indonesia, seperti kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur hingga kecelakaan bus di jalan lintas sumatera.
"Semoga korban yang berpulang mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan korban yang luka-luka segera diberi kesembuhan serta keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Puan.
Puan juga menyampaikan dukacita atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon saat menjalankan misi perdamaian PBB. Ia juga berbelasungkawa atas meninggalnya anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Haerul Saleh.
"DPR RI menyampaikan penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengorbanan para putra terbaik bangsa dalam mengemban tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia," ucapnya.
Ia juga meminta ada evaluasi terhadap sistem pengamanan pasukan TNI di wilayah perdamaian. Ketua DPP PDIP ini meminta e-KTP terintegrasi secara optimal.
"Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan pasukan TNI di daerah misi keamanan dan wilayah konflik. Optimalisasi e-KTP agar terintegrasi secara digital dalam layanan publik," ujarnya.
Puan ingin ada jaminan atas pemenuhan hak korban tindak pidana kekerasan seksual. DPR juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan data tunggal sosial dan ekonomi nasional sebagai basis penetapan peserta penerima bantuan iuran.
"Upaya penguatan nilai tukar rupiah. Kesiapan pemerintah dalam menghadapi risiko ketidakpastian harga minyak mentah dunia akibat kondisi geopolitik," imbuhnya. (maa/gbr)
Berita terkait

320 WNA Diperiksa Imigrasi Terkait Dugaan Sindikat Judi Online
Ditjen Imigrasi menegaskan bahwa pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing akan terus diperkuat.
Pramono Anung Dukung Penindakan Markas Judi Online di Hayam Wuruk
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal penggerebekan markas judi online (judol) jaringan internasional di Gedung Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Ratusan WNA Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Diproses di Indonesia
Bareskrim Polri memastikan ratusan warga negara asing (WNA) dalam sindikat judi online (judol) internasional di Hayam Wuruk akan disidang di Indonesia.
Polri Ungkap WNI di Sindikat Judi Online Pernah Bekerja di Kamboja
Polisi masih mendalami peran WNI yang ikut ditangkap dalam penggerebekan jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi di Hayam Wuruk Plaza Tower.
Polri Titipkan 320 WNA Terkait Judi Online Internasional ke Imigrasi
Sebanyak 320 orang warga negara asing terlibat kasus perjudian online atau daring jaringan internasional di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta dititipkan ke Kemenimipas.

Polri Tahan 320 WNA dan 1 WNI Terkait Sindikat Judi Online
Polri tak memberi toleransi terhadap para admin judol ini. Para WNA ini akan diusut secara pidana dan imigrasi.