Live|
Antara NewsVersi JafmoNewsNegatif16 Mei 2026 pukul 12.19

Komdis PSSI Jatuhkan Lima Sanksi ke Persipura Jayapura

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan lima sanksi sekaligus kepada Persipura Jayapura, terkait sejumlah insiden saat laga melawan Adhyaksa FC Banten, ...

Komdis PSSI Jatuhkan Lima Sanksi ke Persipura Jayapura

Komite Disiplin PSSI menjatuhkan lima sanksi sekaligus kepada Persipura Jayapura terkait insiden dalam laga melawan Adhyaksa FC Banten pada Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5). Hukuman itu diberikan menyusul rangkaian pelanggaran disiplin yang terjadi pada pertandingan tersebut, baik oleh suporter maupun panitia pelaksana.

Dalam keputusan yang dikutip di Jakarta pada Sabtu, Komdis PSSI menetapkan total denda Rp240 juta serta larangan bagi Persipura menggelar laga kandang dengan penonton selama satu musim penuh pada kompetisi 2026/2027. Sanksi ini menjadi yang paling berat karena berkaitan langsung dengan keamanan dan ketertiban pertandingan, sekaligus menjadi peringatan agar insiden serupa tidak terulang.

Sanksi pertama berupa denda Rp125 juta dijatuhkan karena adanya pelemparan empat smoke bomb dari berbagai sisi tribun, penyalaan empat flare, dan ledakan petasan di tribun utara, selatan, timur, serta barat setelah pertandingan usai. Komdis juga mengenakan denda Rp30 juta setelah suporter memasuki lapangan, merusak fasilitas stadion, mengejar perangkat pertandingan dan pemain Adhyaksa FC Banten, serta melakukan tindakan anarkis di luar stadion.

Selain itu, panitia pelaksana pertandingan Persipura dikenai denda Rp20 juta karena dinilai gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan. Sanksi berikutnya berupa denda Rp15 juta dijatuhkan akibat pelemparan air minum kemasan dalam jumlah besar ke arah lapangan dari seluruh tribun stadion. Adapun sanksi terakhir adalah denda Rp50 juta karena banyak suporter masuk ke area lapangan setelah laga berakhir.

Dengan seluruh putusan tersebut, Komdis menegaskan penindakan terhadap pelanggaran disiplin yang mengancam keselamatan pertandingan. Keputusan ini juga menunjukkan bahwa federasi tidak hanya menyoroti tindakan suporter, tetapi juga tanggung jawab klub dan panitia dalam memastikan laga berjalan aman dan tertib.

Sudut pandang lain

Kasus ini memperlihatkan bahwa aspek keamanan pertandingan masih menjadi titik rawan dalam sepak bola nasional, terutama ketika emosi suporter tak terkendali setelah laga usai. Hukuman larangan bermain dengan penonton selama satu musim dapat berdampak pada atmosfer kandang, pendapatan klub, dan hubungan dengan pendukung.

Di sisi lain, sanksi berlapis terhadap klub dan panitia pelaksana menegaskan bahwa federasi mendorong akuntabilitas kolektif. Pendekatan ini bisa menjadi pengingat bagi klub lain untuk memperketat pengamanan, koordinasi aparat, serta edukasi suporter agar insiden serupa tidak berulang.

Lihat versi asli dari sumber

Jakarta (ANTARA) - Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan lima sanksi sekaligus kepada Persipura Jayapura, terkait sejumlah insiden saat laga melawan Adhyaksa FC Banten, dalam Pegadaian Championship 2025/2026, di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5).

Dalam surat keputusannya, yang dikutip di Jakarta, Sabtu, Komdis tersebut menjatuhkan hukuman berat kepada Persipura setelah terjadi serangkaian pelanggaran disiplin yang dilakukan suporter dan panitia pelaksana.

Kelima sanksi terpisah itu mencakup denda total sebanyak Rp240 juta, larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton selama satu musim penuh pada kompetisi 2026/2027, serta peringatan bahwa pelanggaran serupa akan berujung pada hukuman yang lebih berat.

Sanksi pertama dijatuhkan terkait pelemparan empat smoke bomb dari seluruh sisi tribun, penyalaan empat flare , serta ledakan petasan di Tribun Utara, Selatan, Timur, dan Barat setelah pertandingan selesai. Atas pelanggaran tersebut, Persipura didenda Rp125 juta.

Kemudian, sanksi kedua merupakan hukuman paling berat. Persipura dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton ketika bertindak sebagai tuan rumah selama satu musim pada kompetisi 2026/2027.

Klub berjuluk Mutiara Hitam itu dikenai denda Rp30 juta karena suporter memasuki lapangan, merusak fasilitas stadion, mengejar perangkat pertandingan dan tim Adhyaksa FC Banten, serta melakukan aksi anarkis di luar stadion.

Lalu, sanksi ketiga dijatuhkan kepada panitia pelaksana pertandingan Persipura karena dinilai gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan. Panitia pelaksana dikenai denda Rp20 juta.

Tidak sampai disitu, sanksi keempat berupa denda Rp15 juta akibat pelemparan air minum kemasan dalam jumlah besar ke arah lapangan dari seluruh tribun stadion.

Terakhir, sanksi kelima berupa denda Rp50 juta karena suporter Persipura memasuki area lapangan pertandingan dalam jumlah banyak setelah laga berakhir.

Dengan demikian, total denda yang harus dibayarkan Persipura dan panitia pelaksana mencapai Rp240 juta.

Keputusan itu menjadi salah satu hukuman terberat yang dijatuhkan Komdis PSSI pada musim ini dan menunjukkan komitmen federasi dalam menindak tegas setiap bentuk pelanggaran disiplin, serta tindakan yang mengancam keselamatan pertandingan.

Pewarta: Donny Aditra Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Dirangkum dari Antara News · oleh https://www.facebook.com/antaranewsdotcom

Berita terkait