Live|
Detik.comVersi JafmoNewsNegatif14 Mei 2026 pukul 08.16

MPR Ulang Final LCC Empat Pilar di Kalbar

MPR memutuskan untuk mengulang final Lomba Cerdas Cermat di Kalbar setelah kritik terhadap penilaian juri. Juri independen akan dilibatkan dalam lomba ulang.

MPR Ulang Final LCC Empat Pilar di Kalbar

MPR memutuskan mengulang final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat setelah muncul kritik publik atas penilaian juri yang dinilai tidak adil terhadap tim SMAN 1 Pontianak. Keputusan itu disampaikan Ketua MPR Ahmad Muzani setelah menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait jalannya lomba yang sempat menuai sorotan luas.

Dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5), Muzani mengakui terdapat kekurangan, keterbatasan, dan kekhilafan dalam penyelenggaraan final tersebut. Ia menyebut MPR mengambil sejumlah langkah korektif setelah mendengar seluruh pandangan yang masuk, termasuk keputusan untuk menggelar ulang babak final di Kalbar.

Muzani menjelaskan, lomba yang diulang akan dilaksanakan pada waktu yang segera ditetapkan. Untuk menjaga objektivitas, MPR juga akan melibatkan juri independen dalam pelaksanaan ulang itu. Selain itu, pimpinan MPR akan mengawasi langsung jalannya perlombaan sebagai bentuk evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan lembaga tersebut.

Ia menambahkan, MPR mengapresiasi para peserta yang menyampaikan protes dan keberatan secara terbuka. Menurutnya, sikap itu dapat menjadi contoh praktik demokrasi yang baik karena disampaikan melalui kebebasan berpendapat. MPR, kata dia, akan terus menjadikan pandangan masyarakat sebagai bahan utama untuk memperbaiki kegiatan-kegiatan yang digelar ke depan.

Terkait insiden yang viral itu, Muzani juga mengaku sudah memanggil dua juri lomba di Kalbar dan memberikan teguran. MPR sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf secara kelembagaan, yang menurut Muzani juga mewakili dua juri, Dyastasita dan Indri Wahyuni, yang merupakan pejabat di Setjen MPR. Ia menegaskan insiden tersebut berkaitan dengan kegiatan lembaga, bukan persoalan pribadi.

Di sisi lain, siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau Ocha, menyampaikan terima kasih atas dukungan publik yang mengalir kepada dirinya dan tim. Saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/5), Ocha mengatakan perhatian masyarakat menjadi penyemangat agar mereka terus berkembang. Ia mengaku tak menyangka video lomba itu akan viral dan mendapat sorotan sebesar ini. Ocha berada di Jakarta setelah memenuhi undangan Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy.

Sudut pandang lain

Kasus ini menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan lomba yang melibatkan institusi negara. Ketika penilaian dipersoalkan publik, respons cepat berupa pengulangan final dan penggunaan juri independen dapat dipandang sebagai upaya memulihkan kepercayaan.

Dari sisi peserta, sorotan besar terhadap SMAN 1 Pontianak memperlihatkan bagaimana ruang protes dan dukungan masyarakat kini mudah meluas melalui media sosial. Bagi lembaga penyelenggara, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kualitas teknis acara dan persepsi keadilan sama pentingnya dengan substansi kegiatan yang dipromosikan.

Lihat versi asli dari sumber

Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Kalimantan Barat (Kalbar) berbuntut panjang usai insiden juri dinilai kurang adil dalam memberikan penilaian kepada tim dari SMAN 1 Pontianak. MPR memutuskan final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR di Kalbar diulang.

Ketua MPR Ahmad Muzani mengakui ada kekurangan dalam final cerdas cermat di Kalbar hingga berujung kritik publik. Muzani mengatakan keputusan final ulang usai mendengar semua masukan dari masyarakat.

"Dalam kasus Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu. Karena itu, tadi pimpinan setelah mendengarkan itu, mengambil keputusan beberapa hal," kata Muzani dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5).

Juri Lomba yang Diulang Akan Independen

Muzani mengatakan MPR akan mengumumkan waktu pelaksanaan lomba cerdas cermat itu secepatnya. Selain itu, MPR akan menggandeng juri independen dalam lomba tersebut.

"Satu, Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final, akan kita lakukan ulang. Pada waktu yang akan segera diputuskan secepat-cepatnya," kata Muzani.

"Yang kedua, juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen," tambahnya.

Pimpinan MPR akan mengawasi langsung jalannya perlombaan yang diulang. MPR menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan sejumlah catatan usai insiden yang melibatkan juri dari internal MPR hingga MC di acara tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta lomba yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pandangan, kebebasan berbicara, dan menyampaikan protes atas ketidakpuasannya. Dan kami mendengar itu sebagai sebuah cara untuk melatih mereka, untuk melatih menjadi contoh demokrasi yang baik," ungkapnya.

Muzani menekankan terus mengevaluasi kegiatan yang diusung oleh pihaknya. Pandangan dari masyarakat akan menjadi prioritas utama yang didengarkan MPR.

"Dan yang kelima, kami akan terus melakukan evaluasi terhadap penyempurnaan kegiatan-kegiatan MPR yang hari ini terus kita dengarkan pandangan dari masyarakat dengan berbagai macam media yang kita dengar," imbuhnya.

Juri Lomba Cerdas Cermat Ditegur

Muzani telah memanggil dua juri lomba cerdas cermat di Kalbar yang viral. Muzani mengatakan dua juri itu telah diberi teguran.

"Sudah. Tadi kita panggil. Sudah kita tegur," kata Muzani.

MPR telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Muzani mengatakan permohonan maaf itu telah mewakili dua juri, Dyastasita dan Indri Wahyuni, yang merupakan pejabat di Setjen MPR.

"Ya, kelembagaan MPR kan sudah disampaikan oleh Pak Sekjen. Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf. Jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri, karena ini adalah kegiatan lembaga, bukan kegiatan orang per orang," katanya.

Sementara itu, siswi SMAN 1 Pontianak peserta cerdas cermat, Josepha Alexandra atau Ocha, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat. Ocha mengatakan dukungan itu memotivasinya untuk lebih semangat dan berkembang.

"Dari saya dan tim berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan aspirasi positifnya kepada kami. Semoga hal ini dapat menjadi semangat dan motivasi kami untuk berkembang dan maju lagi ke depannya," ujar Ocha ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/5). Ocha berada di Jakarta setelah memenuhi undangan dari Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy.

Ocha mengaku kaget video cerdas cermatnya viral. Ocha tidak menyangka atensi yang diberikan masyarakat kepadanya sangat besar.

"Saya dan tim sebenarnya tidak menyangka bahwa atensinya bisa sebesar ini dan video yang tersebar juga booming," katanya.

Dirangkum dari Detik.com · oleh https://www.facebook.com/detikcom

Berita terkait

MC lomba cerdas cermat MPR menyampaikan permintaan maaf
CNN IndonesiaJafmoNews12 Mei 2026, 16.49

MC lomba cerdas cermat MPR menyampaikan permintaan maaf

MC lomba cerdas cermat MPR, Shindy Lutfiana, minta maaf atas pernyataannya yang menimbulkan polemik.

MPR Pertimbangkan Batal Gelar Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar
Tempo.coJafmoNews16 Mei 2026, 14.26

MPR Pertimbangkan Batal Gelar Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar

Keputusan akhir soal rencana pertandingan ulang lomba cerdas cermat empat pilar di Kalbar baru akan diputuskan dalam rapat pimpinan MPR pekan depan.

MPR Telaah Sanksi Tambahan untuk Juri LCC Kalbar
VIVAJafmoNews14 Mei 2026, 08.00

MPR Telaah Sanksi Tambahan untuk Juri LCC Kalbar

Menyusul dengan polemik penjurian dalam ajang Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Sekertariat Jenderal MPR RI tengah menelaah sanksi tambahan terhadap dewan juri.

Siswi SMAN 1 Pontianak Viral Usai Protes Juri LCC
Detik.comJafmoNews14 Mei 2026, 07.23

Siswi SMAN 1 Pontianak Viral Usai Protes Juri LCC

Siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, viral setelah protes di LCC MPR. Ia dan timnya mendapat dukungan beasiswa dari Ketua Komisi II DPR.

Gibran Beri Motivasi dan Tips Public Speaking ke Peserta LCC MPR
CNN IndonesiaJafmoNews14 Mei 2026, 07.10

Gibran Beri Motivasi dan Tips Public Speaking ke Peserta LCC MPR

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan motivasi hingga tips public speaking kepada peserta Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR dari SMAN 1 Pontianak.

Indri Wahyuni Disorot Usai Polemik Penilaian LCC 4 Pilar
OkezoneJafmoNews13 Mei 2026, 22.04

Indri Wahyuni Disorot Usai Polemik Penilaian LCC 4 Pilar

Segini kisaran gaji dan kekayaan Indri Wahyuni, Juri yang permasalahkan artikulasi di LCC 4 Pilar MPR Kalbar. Indri Wahyuni menjadi salah satu juri ramai diperbincangkan usai memberikan tanggapan kepada peserta lomba cerdas cermat saat mengajukan protes.