Kadin dan Kementerian LH Perkuat Kolaborasi Green Jobs
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kementerian Lingkungan Hidup (LH) memperkuat peluang kerja sama dalam menciptakan lapangan kerja hijau (green jobs).
Kamar Dagang dan Industri Indonesia bersama Kementerian Lingkungan Hidup memperkuat kerja sama untuk memperluas peluang lapangan kerja hijau dan mendorong transisi energi yang berkeadilan. Pembahasan itu dilakukan di Jakarta pada Rabu, dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan penguatan industri hijau.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie bertemu Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat untuk membahas kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya hilirisasi hijau serta just energy transition sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Anindya menyatakan bahwa industrialisasi bernilai tambah yang mengusung prinsip hijau dapat membuka lebih banyak peluang green jobs sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Ia menilai, di tengah ketidakpastian global, lingkungan hidup menjadi salah satu kunci untuk mengembangkan bisnis yang berdaya saing dan mendukung program resiliensi energi pemerintah.
Ia juga menyebut Kadin dan Kementerian Lingkungan Hidup memiliki visi yang sejalan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan kepentingan generasi mendatang. Salah satu opsi yang dibicarakan adalah pembentukan task force green jobs di lingkungan Kadin Indonesia, selain kerja sama terkait transisi energi berkeadilan.
Jumhur Hidayat menyambut baik komitmen Kadin dalam memperkuat pemahaman terhadap isu lingkungan hidup. Menurut dia, terbuka banyak peluang kerja sama ke depan, terutama dalam pengembangan green jobs dan just energy transition. Ia juga mengapresiasi perhatian Kadin terhadap industri bernilai tambah yang tetap memenuhi standar lingkungan, karena menurutnya pembangunan ekonomi perlu diiringi dengan upaya memelihara lingkungan.
Sudut pandang lain
Dari sudut pandang kebijakan, pertemuan ini menunjukkan upaya menyelaraskan agenda pertumbuhan industri dengan tuntutan dekarbonisasi dan keberlanjutan. Bila kolaborasi ini berlanjut ke bentuk kerja nyata, seperti task force atau program pelatihan, dampaknya bisa terasa pada kesiapan tenaga kerja menghadapi ekonomi hijau.
Di sisi lain, pembahasan transisi energi berkeadilan menegaskan bahwa perubahan menuju sistem energi yang lebih bersih tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal perlindungan pekerja dan kesinambungan industri. Karena itu, sinergi dunia usaha dan pemerintah menjadi penting agar target ekonomi dan lingkungan dapat berjalan seimbang.
Lihat versi asli dari sumber
Jakarta, VIVA – Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia bersama Kementerian Lingkungan Hidup (LH) memperkuat peluang kerja sama dalam menciptakan lapangan kerja hijau ( green jobs ) hingga transisi energi berkeadilan. Hal itu dilakukan sebagai upaya mendorong pembangunan berkelanjutan dan industri hijau.
Pembahasan terkait upaya tersebut dilakukan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat di Jakarta, Rabu. Kedua pihak membahas penguatan kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, termasuk hilirisasi hijau dan just energy transition atau transisi energi yang berkeadilan.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Anindya Bakrie mengatakan, industrialisasi bernilai tambah yang berbasis prinsip hijau dapat membuka peluang tenaga kerja hijau sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
“Kita bicara bahwa lingkungan hidup pada sekarang ini adalah kata kunci untuk bisa mengembangkan bisnis di tengah ketidakpastian dunia, kenapa? Kalau kita bisa membuat industrialisasi dengan nilai tambah dan hijau, itu dapat meningkatkan green jobs serta mendukung program resiliensi energi pemerintah,” ujar Anindya di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Dia mengatakan bahwa Kadin Indonesia dan Kementerian LH memiliki visi yang sejalan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Menurut Anindya, pertemuan tersebut juga membahas peluang pembentukan task force green jobs di lingkungan Kadin Indonesia serta kerja sama terkait transisi energi berkeadilan.
“Kami sangat semangat karena Pak Menteri ini komplit. Dari sisi lingkungan hidup jelas, pengalaman industrialisasinya kuat, teknologinya juga besar, dan memahami sisi tenaga kerja. Tadi pembicaraannya sangat kondusif,” katanya.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Jumhur Hidayat menyambut baik komitmen Kadin Indonesia dalam memperkuat pemahaman dan kepedulian terhadap isu lingkungan hidup. “Saya senang Kadin maju dalam urusan pemahaman soal lingkungan dan itu terasa seiring dengan kami. Banyak kemungkinan kerja sama ke depan, apalagi soal green jobs dan just energy transition,” ujar Jumhur.
Dia juga mengapresiasi perhatian Kadin terhadap pengembangan industri bernilai tambah yang tetap mematuhi standar lingkungan. “Dalam pengembangan nilai tambah itu dipersiapkan juga comply terhadap lingkungan. Saya rasa itu bagus. Artinya ke depan peradaban kita bisa meningkat karena sebelum bekerja dan mencari untung, kita juga mempersiapkan diri dalam memelihara lingkungan,” tuturnya.
Berita terkait

NTB Andalkan Konservasi untuk Dorong Tambora Masuk UNESCO
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menempatkan konservasi lingkungan sebagai fondasi utama dalam pengajuan kawasan Gunung Tambora masuk ...
Profesi green jobs diprediksi paling dicari pada 2026
Profesi green jobs diprediksi makin dibutuhkan pada 2026, mulai dari ESG specialist hingga teknisi kendaraan listrik dengan peluang karier menjanjikan.
Film Dokumenter Soroti Transisi Energi di Wilayah 3T Kalimantan
Film dokumenter Pelita Asa mengangkat perjalanan transisi energi di wilayah 3T Kalimantan lewat PLTS komunal untuk mendorong akses listrik dan ekonomi warga.
/data/photo/2026/05/13/6a04164203cbc.jpeg)
Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi di Kazan
Menko Airlangga memimpin Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 untuk mempercepat implementasi kerja sama perdagangan hingga energi bersih dengan Rusia.

Pengamat dorong riset energi ASEAN untuk hadapi risiko pasokan
Pengamat Hubungan Internasional Teuku Rezasyah menilai penelitian mendalam mengenai kedudukan energi di masing-masing negara ASEAN penting ...

Pemerintah Siapkan Insentif Mobil Listrik pada 2026
Diketahui, pemerintah menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik, baik mobil maupun sepeda motor.