Prabowo Janjikan Pembangunan untuk Pulau Miangas
Prabowo Subianto menyampaikan sederet janji kala mengunjungi Pulau Miangas, pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.
/data/photo/2026/05/11/6a01008dc6cad.jpg)
Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5/2026), dan membawa sejumlah janji pembangunan bagi warga di pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Filipina itu. Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan rencana pembangunan desa nelayan, renovasi sekolah dan puskesmas, perbaikan fasilitas umum, serta bantuan kapal ikan dan perangkat komunikasi untuk masyarakat setempat.
Di hadapan warga di SMK 2 Talaud Miangas, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan desa nelayan akan dimulai tahun ini. Ia menyebut rencana itu akan dijalankan segera, bahkan meminta agar pelaksanaannya diawasi kembali setelah dimulai. Selain itu, Presiden menegaskan komitmennya untuk merenovasi seluruh sekolah di Indonesia secara bertahap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, dimulai pada tahun ini, termasuk fasilitas pendidikan di Miangas.
Prabowo juga menyoroti kondisi layanan kesehatan di wilayah tersebut. Ia mengaku menerima laporan bahwa sejumlah puskesmas di Miangas belum pernah diperbaiki sejak era Presiden Soeharto. Karena itu, ia menyatakan pemerintah akan segera memperbaiki fasilitas kesehatan, tidak hanya di Miangas tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia. Presiden pun berjanji merawat bandar udara di Miangas yang sebelumnya diresmikan pada masa Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Kunjungan itu juga diwarnai momen spontan saat iring-iringan kendaraan Presiden berhenti di depan Pos Angkatan Darat Miangas. Prabowo turun dari kendaraan taktis Maung MV3 Komando dan menyapa dua prajurit yang sedang berjaga, yakni Sersan Dua Alan Mandibo dari Yonsipur 19 dan Praka Armoko dari Komando Resor Militer 131/Santiago. Dalam percakapan singkat, Presiden menanyakan kebutuhan dasar para prajurit, termasuk ketersediaan air bersih, masa penugasan, dan kondisi keluarga mereka.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan Presiden juga membawa bantuan untuk warga Miangas, antara lain satu kapal ikan nelayan 15 GT, 250 unit telepon seluler, 250 penguat sinyal Starlink, 300 paket perlengkapan sekolah dan mainan anak-anak, serta 1.000 paket kebutuhan pokok. Pemerintah juga berencana membangun Desa/Kampung Nelayan Merah Putih dan menambah kapal ikan sebagai bagian dari dorongan ekonomi biru. Suasana kunjungan berlangsung hangat ketika Prabowo berdialog dengan warga dan mengajak mereka bernyanyi lagu-lagu daerah sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat perbatasan.
Sudut pandang lain
Kunjungan ke Miangas memperlihatkan perhatian pemerintah pusat terhadap wilayah perbatasan yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar. Janji perbaikan sekolah, puskesmas, transportasi, dan jaringan komunikasi menunjukkan bahwa pembangunan di pulau terluar masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan pengawasan agar tidak berhenti pada seremoni kunjungan.
Dari sisi ekonomi, bantuan kapal ikan, perangkat komunikasi, dan rencana desa nelayan berpotensi memperkuat mata pencaharian warga pesisir. Namun, dampaknya akan sangat bergantung pada kecepatan realisasi, kesinambungan anggaran, dan koordinasi lintas kementerian agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat setempat.
Lihat versi asli dari sumber
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto membawa sederet janji pembangunan saat mengunjungi Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026).
Di pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina itu, Prabowo menjanjikan pembangunan desa nelayan, renovasi sekolah dan puskesmas, perbaikan fasilitas umum, hingga bantuan kapal ikan dan perangkat komunikasi bagi warga.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga menyempatkan diri singgah secara spontan ke Pos Angkatan Darat Miangas untuk menyapa prajurit yang bertugas menjaga wilayah paling utara Indonesia.
Di hadapan warga di SMK 2 Talaud Miangas, Prabowo memastikan pembangunan desa nelayan akan segera dimulai tahun ini.
“Rencana beliau (Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono), akan kita bangun desa nelayan khusus kapan mulai? Tahun ini? Dari bulan depan sudah mulai ya pembangunan, awas saya akan check lagi nanti,” kata Prabowo.
Selain itu, Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk memperbaiki fasilitas pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di Miangas yang berada di ujung utara Nusantara.
“Semua sekolah akan kita renovasi juga tahun ini dan dua tiga tahun ke depan semua sekolah di Indonesia akan kita renovasi,” ujar dia.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo turut menyoroti kondisi fasilitas kesehatan di Miangas.
Kepala Negara mengaku mendapat laporan bahwa sejumlah puskesmas di daerah itu belum pernah direnovasi sejak era Presiden Soeharto.
"Saya tadi lihat beberapa tempat puskesmas Pak Menkes tadi bisik-bisik ke saya pak sekian tahun sejak zaman pak Soeharto puskesmas belum pernah diperbaiki, kita perbaiki semua puskesmas di Indonesia, segera,” ucap dia.
Tak ketinggalan, Prabowo juga berjanji akan merawat bandar udara di Miangas yang diresmikan pada masa Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo.
Berbincang dengan prajurit
Kunjungan Prabowo di Miangas juga diwarnai momen spontan saat iring-iringan kendaraan Presiden melintas di depan Pos Angkatan Darat Miangas.
Kendaraan taktis Maung MV3 Komando yang ditumpangi Presiden tiba-tiba berhenti ketika ada dua prajurit yang sedang berjaga memberi salam hormat.
Prabowo kemudian turun dari kendaraan dan menghampiri kedua prajurit tersebut, yakni Sersan Dua Alan Mandibo dari Yonsipur 19 dan Praka Armoko dari Komando Resor Militer131/Santiago.
Alan mengaku bangga bisa berbincang langsung dengan Presiden di lokasi penugasannya.
“Rasanya berbincang langsung dengan Bapak, kami merasa suatu kebanggaan buat kami tersendiri sebagai prajurit. Karena ini pertama kali kami bertemu dengan Bapak secara langsung dengan menyapa dan terus bersalaman serta berbincang-bincang sedikit dan juga menunjukkan barak atau pos kami," ujar Alan.
Dalam percakapan tersebut, Prabowo juga menanyakan kebutuhan dasar para prajurit, termasuk soal ketersediaan air bersih.
“Yang ditanyakan oleh Bapak Presiden yaitu mengenai sumber air kami, yaitu untuk kebutuhan sehari-hari kami buat masak dan juga untuk mandi dan mencuci. Kami menjawab, kami punya sumur dan sumurnya bersih,” lanjut Alan.
Selain itu, Presiden juga menanyakan lama masa penugasan hingga kondisi keluarga para prajurit yang menjaga wilayah perbatasan Indonesia tersebut.
Bagi Alan dan Armoko, perhatian Prabowo memberikan kesan tersendiri karena menununjukkan kepedulian terhadap prajurit di lapangan.
“Kalau menurut saya, Bapak orangnya tegas, terus perhatian sama anggota. Dan juga menurut saya, Bapak, orangnya sangat peduli sehingga tadi pertama datang langsung singgah dan menuju pos kami,” ujar Armoko dan Alan bergantian.
Keduanya pun mengaku tidak menyangka bisa bertatap muka langsung dengan Presiden di Miangas.
“Kami tidak menyangka, sama sekali tidak menyangka dapat bertatap muka langsung dengan Bapak Presiden,” imbuh dia.
Beri bantuan
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, kunjungan Presiden ke Miangas juga membawa berbagai bantuan untuk masyarakat.
Mulai dari kapal ikan, telepon seluler, perlengkapan sekolah hingga paket kebutuhan pokok.
"Kehadiran Presiden juga membawa oleh-oleh kepada warga Miangas, berbagai dukungan nyata berupa satu kapal ikan nelayan 15 GT ( gross ton )," ujar Teddy.
Menurut Teddy, bantuan tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong ekonomi biru di wilayah Miangas.
Pemerintah juga akan membangun Desa/Kampung Nelayan Merah Putih dan menambah kapal ikan bagi masyarakat.
Selain itu, Prabowo juga memberikan 250 unit telepon seluler beserta 250 penguat sinyal Starlink untuk kepala keluarga di Miangas.
Pada sektor pendidikan, pemerintah memberikan 300 paket perlengkapan sekolah dan mainan anak-anak.
Tak hanya itu, pemerintah juga memastikan perbaikan fasilitas publik seperti puskesmas, sekolah, jaringan transportasi, komunikasi hingga fasilitas umum lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden turut membagikan 1.000 paket barang kebutuhan pokok kepada masyarakat Miangas.
"Dari Pulau Miangas , negara hadir hingga ke pelosok, tidak ada yang tertinggal," kata Teddy.
Suasana kunjungan Prabowo di Miangas juga berlangsung hangat.
Presiden tak hanya berdialog dengan warga, tetapi juga mengajak masyarakat bernyanyi bersama membawakan lagu-lagu daerah seperti “O Ina Ni Keke”, “Sio Mama”, “Si Patokaan”, hingga “Tabola Bale”.
Di pulau kecil yang berbatasan langsung dengan Filipina it, kunjungan Presiden menjadi simbol kehadiran negara bagi masyarakat di ujung utara Indonesia.
Berita terkait

Pemkot Semarang Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Banjir
Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penanganan kondisi di lapangan hingga perhatian terhadap kebutuhan sosial masyarakat.

Prabowo Janjikan Dana Sitaan untuk Publik dan Kenaikan Gaji Pegawai Pengadilan
Prabowo melontarkan sejumlah janji dan rencana saat berpidato dalam acara penyerahan hasil denda administrasi kawasan hutan senilai Rp 10,27 triliun.

Prabowo: Uang Sitaan Bisa Biayai Renovasi 5.000 Puskesmas
Prabowo mendapat laporan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa sekitar 10.000 puskesmas di Tanah Air belum pernah direnovasi.

Rp 10,27 Triliun Disebut Bisa Renovasi 5.000 Puskesmas
Prabowo mendapat laporan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa sekitar 10 ribu puskesmas di Tanah Air belum pernah direnovasi.

BNPP Pastikan Bantuan 15.000 RTLH Tepat Sasaran di Belu
Program Bantuan Peningkatan Kualitas 15.000 RTLH di wilayah 3T disalurkan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Prabowo Hadiri Penyerahan Rp10,27 Triliun Uang Sitaan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan uang sitaan ke kas negara senilai Rp 10,2 triliun. Ia mengaku senang dan antusias.