Banjir bandang rusak 26 rumah di Aceh Tenggara
Banjir bandang menerjang dua desa di Aceh Tenggara, merusak 26 rumah. 155 jiwa terdampak, namun tidak ada korban jiwa. Tim BPBD dikerahkan untuk pembersihan.

Banjir bandang menerjang dua desa di Aceh Tenggara pada Sabtu malam, 9 Mei, sekitar pukul 22.00 WIB, setelah wilayah itu diguyur hujan deras sejak sore. Air sungai yang meningkat membawa material batu dan kayu gelondongan hingga menyumbat jembatan, lalu meluap ke permukiman warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Bahron Bakti, mengatakan sumbatan pada aliran sungai membuat air, lumpur, dan kayu gelondongan menggenangi kawasan warga serta menutup jalan nasional. Akibatnya, akses Kutacane-Medan sempat lumpuh hingga pagi hari.
Dalam kejadian tersebut, total 26 rumah mengalami kerusakan. Rinciannya, empat rumah rusak berat, 15 rumah rusak sedang, dan tujuh rumah rusak ringan. Meski kerusakan cukup luas, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Setelah kejadian, tim BPBD dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Upaya itu dibantu satu alat berat, sementara air dilaporkan sudah mulai surut. Bahron menyebut jumlah warga terdampak mencapai 155 jiwa, sehingga penanganan difokuskan pada pemulihan akses dan pembersihan material banjir yang masih menumpuk di area terdampak.
Sudut pandang lain
Peristiwa ini menunjukkan bahwa hujan deras di wilayah pegunungan atau aliran sungai sempit dapat cepat memicu banjir bandang, terutama ketika material kayu dan batu menyumbat jembatan. Dalam situasi seperti ini, dampak terbesar bukan hanya pada rumah warga, tetapi juga pada terputusnya jalur transportasi utama yang menghubungkan antarwilayah.
Dari sisi penanganan bencana, pengerahan alat berat dan pembersihan material menjadi langkah awal untuk memulihkan mobilitas warga. Namun, kejadian serupa juga menegaskan pentingnya pemantauan aliran sungai, kesiapsiagaan desa rawan banjir, serta perbaikan infrastruktur yang rentan tersumbat saat hujan ekstrem.
Lihat versi asli dari sumber
Banjir menerjang dua desa itu pada Sabtu (9/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Debit air sungai bertambah setelah daerah tersebut diguyur hujan deras sejak sore hari.
"Debit air sungai meningkat hingga membawa material berupa bebatuan, dan kayu gelondongan yang menyumbat jembatan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti dilansir detiksumut , Minggu (10/5/2026).
Akibat sungai tersumbat, air serta kayu gelondongan dan lumpur meluap ke pemukiman warga hingga menutupi jalan nasional. Akses Kutacane-Medan sempat lumpuh hingga pagi tadi.
Menurut Bahron, banjir bandang menyebabkan 4 rumah warga rusak berat, 15 rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan. Pasca kejadian, tim BPBD dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan dengan menggunakan 1 alat berat.
"Air sudah mulai surut. Korban terdampak banjir 155 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," ujarnya.
Berita terkait

Banjir dan Longsor Terjang Kolaka serta Kolaka Timur
Banjir dan longsor mengepung dua kabupaten, yakni Kolaka dan Kolaka Timur di Sulawesi Tenggara.

Serang Salurkan Bantuan Rp1,19 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyalurkan bantuan Rp1,19 miliar untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Barat, sebagai bentuk solidaritas.
/data/photo/2026/05/13/6a045cc524332.jpg)
Warga Diminta Jangan Asal Tangkap King Kobra
Reptiler mengingatkan warga tak sembarangan menangkap king kobra karena agresif dan memiliki jangkauan serangan hingga tiga meter.

Banjir Terjang Empat Kecamatan di Tebing Tinggi, Ribuan Warga Terdampak
Banjir merendam empat kecamatan di Kota Tebing Tinggi, Sumut, akibat hujan deras. 966 rumah terendam, BPBD lakukan evakuasi dan penanganan darurat.

Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, menghormati perjuangan buruh. Museum ini akan dikelola keluarga Marsinah.

Kasus Dugaan Pelecehan Guru Ngaji di Puncak Naik Penyidikan
Polisi mengungkap kasus pelecehan seksual oleh guru ngaji di Bogor, kini naik ke tahap penyidikan. Lima korban laki-laki telah diperiksa.