Live|
CNN IndonesiaVersi JafmoNewsNegatif14 Mei 2026 pukul 09.55

Serang Salurkan Bantuan Rp1,19 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyalurkan bantuan Rp1,19 miliar untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Barat, sebagai bentuk solidaritas.

Serang Salurkan Bantuan Rp1,19 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra

Pemerintah Kabupaten Serang menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,19 miliar untuk warga terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan itu diserahkan secara simbolis di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (8/5), oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah kepada Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi bersama jajaran pemerintah daerah setempat.

Ratu Rachmatuzakiyah, yang akrab disapa Ratu Zakiyah, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Kabupaten Serang terhadap korban bencana di tiga provinsi itu. Ia menyampaikan duka cita atas banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025, serta menyinggung data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mencatat 2.726 kejadian bencana hidrometeorologi di Indonesia hingga November 2025. Dalam peristiwa di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, banjir bandang dilaporkan menelan lebih dari 400 korban jiwa.

Menurut Ratu Zakiyah, kehadiran Pemerintah Kabupaten Serang bukan sekadar menyerahkan bantuan, melainkan juga membawa pesan persaudaraan dari masyarakat di daerahnya. Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memberi semangat bahwa mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kunjungan langsung maupun transfer ke rekening resmi pemerintah daerah yang berwenang.

Bantuan yang terkumpul berasal dari sinergi pemerintah daerah, BUMD, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, kepemudaan, hingga unsur mahasiswa di Kabupaten Serang. Kontribusi terbesar datang dari ASN organisasi perangkat daerah yang menghimpun Rp926.791.000 dari 29 instansi, disusul 29 kecamatan sebesar Rp124.132.000. Bantuan lain datang dari Perumda Tirta Albantani, BPR Serang, dan Bank bjb KCK Banten senilai Rp70.800.000, serta sejumlah organisasi seperti FKDT, PCNU, Muslimat NU, Lazis NU, BKPRMI, Badko TPQ, TP-PKK, DWP, KNPI, Himawar, dan Ikatan Mahasiswa Kramatwatu dengan total Rp68.384.000.

Selain dana, sejumlah logistik juga ikut disalurkan, antara lain pakaian layak pakai, alat salat, bahan makanan, sembako, dan mi instan. Sasaran bantuan mencakup beberapa wilayah terdampak di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, termasuk Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Tanah Datar, dan Tapanuli Tengah. Ratu Zakiyah juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang atas sambutan dan koordinasi yang dinilainya baik selama proses penyaluran bantuan berlangsung.

Sudut pandang lain

Bantuan lintas daerah seperti ini menunjukkan bahwa penanganan bencana di Indonesia tidak hanya bertumpu pada pemerintah pusat, tetapi juga pada solidaritas antardaerah dan partisipasi publik. Penggalangan dari ASN, kecamatan, BUMD, dan organisasi masyarakat memperlihatkan mekanisme gotong royong masih menjadi sumber daya sosial yang penting saat bencana besar terjadi.

Di sisi lain, besarnya jumlah korban dan luasnya wilayah terdampak menegaskan kebutuhan respons yang cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Bantuan darurat memang penting untuk kebutuhan awal, tetapi pemulihan jangka panjang akan bergantung pada perbaikan infrastruktur, layanan dasar, dan dukungan ekonomi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun mata pencaharian.

Lihat versi asli dari sumber

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,19 miliar kepada masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Serang bersama berbagai elemen masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (8/5). Bantuan diserahkan langsung oleh Ratu Rachmatuzakiyah kepada Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi beserta jajaran pemerintah daerah setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Ratu Zakiyah sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah didampingi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Serang Maksum, Kepala Pelaksana BPBD Ajat Sudrajat, Kepala Dinas Sosial Yadi Priyadi Rochdian, Kabag Kesra Rochyan Aglan, Kabag Prokopim Leni Yuliani, serta Kabag Humas Sekretariat DPRD Siti Komariah.

Ratu Zakiyah mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Kabupaten Serang terhadap warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Ia menyampaikan duka cita mendalam atas musibah banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga November 2025 tercatat 2.726 kejadian bencana hidrometeorologi di Indonesia. Banjir bandang yang melanda tiga provinsi tersebut dilaporkan menelan lebih dari 400 korban jiwa.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Serang dan seluruh masyarakat Kabupaten Serang, kami menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah ini. Kami turut merasakan kesedihan atas jatuhnya korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang terjadi," kata Ratu Zakiyah sesaat sebelum penyerahan bantuan.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Serang, kata Ratu Zakiyah, merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

"Kami hadir membawa amanah dan semangat persaudaraan dari masyarakat Kabupaten Serang. Kami ingin menyampaikan bahwa bapak dan ibu sekalian tidak sendiri. Kami terus mendoakan agar kondisi di wilayah ini segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala," katanya.

Ratu Zakiyah menjelaskan bantuan yang disalurkan berasal dari sinergi pemerintah daerah, BUMD, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, kepemudaan, hingga unsur mahasiswa di Kabupaten Serang.

Kontribusi terbesar berasal dari ASN Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Serang yang menghimpun dana Rp926.791.000 dari 29 instansi pemerintah daerah. Selain bantuan tunai, OPD juga menyalurkan bantuan logistik berupa pakaian layak pakai, alat salat, dan bahan makanan.

Sementara itu, 29 kecamatan di Kabupaten Serang turut mengumpulkan bantuan sebesar Rp124.132.000 yang dilengkapi sembako dan mi instan. Dukungan juga datang dari BUMD, yakni Perumda Tirta Albantani, BPR Serang, dan Bank bjb KCK Banten dengan total bantuan Rp70.800.000.

Selain itu, sejumlah organisasi kemasyarakatan dan keagamaan turut berpartisipasi aktif, di antaranya FKDT, PCNU, Muslimat NU, Lazis NU, BKPRMI, Badko TPQ, TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), KNPI, Himawar, serta Ikatan Mahasiswa Kramatwatu dengan total bantuan sebesar Rp68.384.000.

Ratu Zakiyah menegaskan bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan secara langsung melalui kunjungan silaturahmi maupun transfer ke rekening resmi pemerintah daerah yang berwenang.

Adapun wilayah sasaran penyaluran bantuan meliputi Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Tanah Datar, hingga Tapanuli Tengah.

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan menjadi penyemangat bahwa, masih banyak saudara sebangsa yang peduli dan siap membantu," ucapnya.

Dalam kesempatan itu Ratu Zakiyah mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang atas sambutan dan koordinasi yang baik selama proses penyaluran bantuan berlangsung.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang atas penerimaan yang hangat serta koordinasi yang sangat baik sehingga kegiatan penyaluran bantuan ini dapat berjalan lancar," tuturnya.

Ratu Zakiyah berharap, kondisi di wilayah terdampak baik di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara segera pulih dan masyarakat diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah.

"Kami optimistis, Insya Allah kondisi di wilayah ini dapat segera pulih dan denyut kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal seperti sediakala,"paparnya.

Dirangkum dari CNN Indonesia · oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia

Berita terkait