Korban tewas di Gaza dilaporkan mencapai 72.736 orang
Jumlah korban tewas akibat agresi Zionis Israel di Jalur Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 72.736 orang, dengan 172.535 lainnya terluka.
Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 dilaporkan telah mencapai 72.736 orang. Sumber medis setempat juga menyebutkan bahwa 172.535 orang lainnya mengalami luka-luka dalam periode yang sama.
Dalam 24 jam terakhir, rumah sakit yang masih beroperasi di seluruh Jalur Gaza menerima lima korban tewas dan 15 korban luka. Data ini menunjukkan bahwa situasi kemanusiaan di wilayah tersebut masih belum stabil, meski sebagian fasilitas kesehatan terus berupaya menangani korban yang terus berdatangan.
Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober 2025, jumlah warga Palestina yang dilaporkan tewas bertambah menjadi 850 orang. Pada periode yang sama, korban luka mencapai 2.433 orang. Selain itu, tim medis setempat menyatakan 770 jasad telah ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan.
Pihak medis juga mengungkapkan masih ada sejumlah korban yang diduga terjebak di bawah puing-puing maupun berada di jalan-jalan. Kondisi di lapangan disebut belum kondusif sehingga ambulans dan tim penyelamat belum dapat menjangkau seluruh lokasi secara maksimal.
Sudut pandang lain
Data korban yang terus bertambah menegaskan bahwa dampak konflik di Gaza tidak hanya berhenti pada fase serangan utama, tetapi juga berlanjut pada masa setelah gencatan senjata. Situasi ini menunjukkan tantangan besar dalam operasi penyelamatan, evakuasi, dan identifikasi jenazah di wilayah yang infrastrukturnya rusak berat.
Dari sudut pandang kemanusiaan, angka korban luka yang tinggi berpotensi memperburuk tekanan terhadap rumah sakit, ketersediaan obat, serta kapasitas tenaga medis. Kondisi ini juga dapat memengaruhi upaya pemulihan jangka panjang, termasuk pencarian korban hilang dan penanganan warga yang masih terdampak reruntuhan.
Lihat versi asli dari sumber
Gaza , VIVA – Jumlah korban tewas akibat agresi Zionis Israel di Jalur Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 72.736 orang, dengan 172.535 lainnya terluka, menurut sumber medis setempat.
Mereka melaporkan rumah sakit yang masih beroperasi di seluruh Jalur Gaza menerima lima korban tewas dan 15 korban luka dalam 24 jam terakhir.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jumlah keseluruhan warga Palestina yang tewas sejak diberlakukan gencatan senjata 11 Oktober 2025 telah mencapai 850, sementara korban luka bertambah menjadi 2.433 orang. Sebanyak 770 jasad juga telah ditemukan dari timbunan reruntuhan.
Menurut tim medis setempat, sejumlah korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan lantaran ambulans serta tim penyelamat masih belum dapat menjangkau mereka akibat kondisi di lapangan yang belum kondusif. (Ant)
Berita terkait
Sopir truk penyebab tabrakan beruntun di Padang jadi tersangka
Polres Kota Padang Sumatera Barat menetapkan sopir truk yang menyebabkan kecelakaan beruntun di Jalan Raya Padang Indarung pada Minggu 10 Mei sebagai tersangka.

Hizbullah Klaim Lancarkan 33 Serangan ke Israel di Lebanon Selatan
Serangan tersebut diklaim Hizbullah sebagai tanggapan atas pelanggaran berulang tentara Zionis atas gencartan senjata.

Pakar Nilai Perang AS-Iran Bisa Berlanjut Tanpa Intensitas Tinggi
AS dan Iran terjebak dalam ketegangan tanpa kesepakatan damai. Jika kesepakatan gagal, pakar menilai perang berlanjut meski tidak intens
/data/photo/2026/05/13/6a0441feee119.jpg)
Pemkot Bekasi bantu pendidikan anak pedagang tahu yang tewas
Pemkot Bekasi akan menanggung biaya pendidikan anak pedagang tahu yang tewas tertabrak mobil berstiker SPPG.

Alyssa Daguise Melahirkan Normal, Al Ghazali Sebut Proses Lancar
Al Ghazali mengungkap perjuangan sang istri, Alyssa Daguise, setelah melahirkan anak pertamanya secara normal.
Polda Metro Jaya Tindaklanjuti Laporan Dugaan Malapraktik Rumah Sakit S
Polda Metro Jaya mengaku sudah menerima laporan terhadap salah satu Rumah Sakit berinisial S. Laporannya terkait dugaan melakukan malapraktik terhadap seorang pasien.