Pemerintah Prioritaskan 88 Daerah untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem
Presiden memberi perhatian khusus terhadap efektivitas penyaluran berbagai program perlindungan sosial, mulai dari Program Keluarga Harapan

Presiden Prabowo Subianto menetapkan 88 kabupaten dan kota sebagai wilayah prioritas dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem. Langkah ini dibarengi dengan instruksi kepada seluruh kementerian dan lembaga agar menyelaraskan penyaluran bantuan sosial menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) supaya bantuan lebih tepat sasaran.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa Presiden memberi perhatian khusus pada efektivitas berbagai program perlindungan sosial. Program yang dimaksud mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial tunai, dan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional. Menurut Muhaimin, penggunaan data tunggal menjadi kunci agar seluruh bantuan dan program pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Ia mengatakan, 88 daerah tersebut akan menjadi fokus koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Dengan penetapan wilayah prioritas itu, pemerintah berharap bantuan sosial, program pemberdayaan masyarakat, dan subsidi pemerintah dapat dijalankan secara lebih efektif di lapangan. Pemerintah juga menilai integrasi data akan membantu mengurangi tumpang tindih penerima manfaat serta memperbaiki akurasi distribusi bantuan.
Selain memperkuat basis data bansos, pemerintah turut mengarahkan subsidi energi agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Muhaimin menyebut target penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2026 berada dalam jangkauan jika sinergi antarkementerian dan lembaga terus diperkuat. Ia optimistis upaya tersebut dapat membawa angka kemiskinan ekstrem turun hingga 0 persen pada tahun itu.
Sudut pandang lain
Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya menargetkan penurunan angka kemiskinan, tetapi juga pembenahan tata kelola bantuan sosial. Penggunaan data terpadu berpotensi meningkatkan akurasi distribusi anggaran negara dan mengurangi kebocoran bantuan, terutama di daerah dengan tingkat kerentanan tinggi.
Namun, efektivitas program tetap bergantung pada kualitas pembaruan data, koordinasi antarlembaga, dan kemampuan pemerintah daerah menjangkau warga miskin ekstrem di lapangan. Jika implementasi DTSEN belum konsisten, target ambisius menuju nol persen pada 2026 bisa menghadapi hambatan administratif maupun teknis.
Lihat versi asli dari sumber
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan 88 kabupaten/kota dalam program percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem dengan menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga menyinkronkan penyaluran bantuan sosial (bansos) menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar lebih tepat sasaran.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa Presiden memberi perhatian khusus terhadap efektivitas penyaluran berbagai program perlindungan sosial, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial tunai, hingga bantuan iuran jaminan kesehatan nasional.
“Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga konsisten menggunakan data tunggal sosial ekonomi agar seluruh bantuan dan program pemerintah tepat sasaran. Sebanyak 88 kabupaten/kota juga menjadi prioritas percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem,” ujar Muhaimin.
Menurut dia, pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem turun menjadi 0% pada 2026. Karena itu, 88 daerah prioritas tersebut akan menjadi fokus koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar program bantuan, pemberdayaan masyarakat, hingga subsidi pemerintah lebih efektif.
Selain memperkuat integrasi data bansos, pemerintah juga akan mengarahkan subsidi energi agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Muhaimin optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai melalui sinergi antarkementerian dan lembaga serta penguatan program perlindungan sosial berbasis data yang akurat.
“Kita optimistis dan yakin kemiskinan ekstrem 2026 ini 0 persen,” katanya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved
Berita terkait

Puan Buka Masa Sidang DPR dengan Agenda Legislasi dan Pengawasan
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan memprioritaskan pembahasan empat RUU serta pengawasan terhadap 16 isu strategis yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Prabowo Minta Laporan Kinerja Muhaimin di Istana
Cak Imin akan menyampaikan hasil kerja selama di kabinet ke Prabowo.

Cak Imin Laporkan Perluasan UMKM dan SMK Go Global ke Prabowo
Cak Imin dipanggil Presiden Prabowo untuk melaporkan program strategis pemberdayaan masyarakat, termasuk pengentasan kemiskinan dan dukungan untuk UMKM.

Gus Ipul Minta Pesantren Madura Dukung Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak pengasuh pondok pesantren se-Madura Raya mendukung pemutakhiran data sosial dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Persija Jakarta Menang Comeback 3-1 atas Persik Kediri
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Super League 2025-2026.

Kapolri Paparkan Inovasi Polri untuk Dukung Pertanian
Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara,