Bus Tayo dan Si Benteng Gratis untuk Pelajar Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang pastikan Bus Tayo dan Si Benteng tetap gratis bagi pelajar.
/data/photo/2025/09/17/68cab1b73a443.jpg)
Pemerintah Kota Tangerang memastikan layanan Bus Tayo dan angkot Si Benteng tetap gratis bagi pelajar di wilayahnya. Program ini ditujukan untuk mendukung mobilitas siswa sekaligus meringankan biaya transportasi menuju sekolah.
Direktur PT TNG, Muhamad Rijal, mengatakan kebijakan tersebut masih berlaku dan akan terus dijalankan sebagai salah satu program utama Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang Maryono. Ia menyampaikan hal itu dalam keterangan resmi pada Minggu, 10 Mei 2026.
Layanan gratis ini berlaku untuk seluruh pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat di Kota Tangerang. Syaratnya, pelajar harus mengenakan seragam sekolah saat menggunakan angkutan tersebut. Rijal juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembayaran secara nontunai ketika menaiki Bus Tayo dan Si Benteng, serta tidak memberikan pembayaran tunai kepada sopir.
Program ini hanya beroperasi pada hari Senin hingga Jumat, mengikuti jam operasional angkutan kota, terutama pada waktu keberangkatan dan kepulangan sekolah. Pelayanan gratis dibagi ke dalam tiga rentang waktu, yakni pagi pukul 05.00 WIB sampai 07.30 WIB, siang pukul 12.00 WIB sampai 15.00 WIB, dan sore pukul 16.30 WIB sampai 18.00 WIB.
Selain membantu mengurangi beban biaya transportasi keluarga, keberadaan layanan ini juga diharapkan dapat menekan kemacetan dan mendorong kebiasaan menggunakan transportasi umum sejak dini di kalangan pelajar. Dengan pola penggunaan yang lebih teratur, program ini sekaligus memperkuat peran angkutan kota sebagai moda harian yang ramah bagi siswa di Tangerang.
Sudut pandang lain
Kebijakan transportasi gratis bagi pelajar tidak hanya berdampak pada penghematan biaya rumah tangga, tetapi juga dapat menjadi instrumen pengendalian lalu lintas pada jam sibuk sekolah. Jika dimanfaatkan luas, program semacam ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi untuk antar-jemput siswa.
Di sisi lain, keberhasilan program akan sangat bergantung pada kedisiplinan pengguna, ketersediaan armada, dan penerapan sistem pembayaran nontunai yang konsisten. Tanpa pengawasan yang baik, manfaat sosial yang ditargetkan bisa berkurang, terutama pada jam keberangkatan dan kepulangan sekolah yang paling padat.
Lihat versi asli dari sumber
TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang memastikan program angkutan umum Bus Tayo dan angkot Si Benteng gratis untuk pelajar di Kota Tangerang.
Program ini menjadi salah satu upaya mendukung mobilitas pelajar sekaligus membantu meringankan beban biaya transportasi menuju sekolah.
“Program Bus Tayo dan Si Benteng gratis untuk pelajar masih dan akan terus berlaku, sebagai salah satu program utama Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono,” kata Direktur PT TNG Muhamad Rijal dikutip dari keterangan resmi, Minggu (10/5/2026).
Rijal juga mengatakan, masyarakat diimbau untuk melakukan pembayaran nontunai saat menggunakan Bus Tayo dan Si Benteng.
Tidak melakukan pembayaran secara tunai kepada para sopir.
Ia menjelaskan, layanan transportasi gratis tersebut berlaku bagi seluruh pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat di Kota Tangerang dengan syarat menggunakan seragam sekolah saat menaiki angkutan.
Program ini beroperasi setiap Senin hingga Jumat mengikuti jam operasional angkutan kota, khususnya pada waktu keberangkatan dan kepulangan sekolah.
“Adapun jam operasional layanan gratis dibagi dalam tiga waktu, yakni pagi hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 07.30 WIB, siang pukul 12.00 WIB sampai 15.00 WIB, serta sore hari pukul 16.30 WIB hingga 18.00 WIB,” papar Rijal.
Selain membantu mengurangi biaya transportasi bagi keluarga, menurut Rijal keberadaan Bus Tayo dan Si Benteng juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta mendorong penggunaan transportasi umum di kalangan pelajar sejak dini.
Berita terkait

Polisi Siaga Hadapi Lonjakan Arus Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Kepala Korps Lalu Lintas Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho memastikan jajaran Korlantas Polri siap mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Hari Kenaikan Yesus Kristus.

Fitur Mobil untuk Hadapi Macet dan Tanjakan saat Long Weekend
Pada momen long weekend, kemacetan acap kali terjadi. Itu karena umumnya masyarakat memanfaatkan waktu akhir pekan yang lebih panjang untuk pergi berlibur.

Sejumlah Ruas Jalan dan Tol Jakarta Padat Saat Long Weekend
Kepadatan lalu lintas di Jakarta meningkat malam ini akibat long weekend. Beberapa titik padat termasuk Underpass Tomang dan Tol Janger.

Pemko Padang Pastikan Tidak Ada Anak Terhambat Sekolah
Pemko Padang bergerak cepat membantu dua siswa MAS agar tetap mendapatkan akses pendidikan layak tanpa terkendala biaya sekolah.

Rencana Jalan Alternatif Koto Baru Ditargetkan Mulai 2027
Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade, tinjau pembangunan jalan alternatif 1,3 km di Koto Baru untuk atasi kemacetan. Proyek siap eksekusi 2027.
/data/photo/2026/05/16/6a07bbc770af1.jpg)
Polri Targetkan 28 Gudang Pangan Selesai Juni 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebut Polri akan memiliki 28 gudang ketahanan pangan untuk mendukung stabilitas pasokan pangan nasional.