Polisi Siaga Hadapi Lonjakan Arus Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Kepala Korps Lalu Lintas Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho memastikan jajaran Korlantas Polri siap mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Hari Kenaikan Yesus Kristus.

Korlantas Polri menyiapkan pengamanan lalu lintas untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Hari Kenaikan Yesus Kristus. Jajaran polisi lalu lintas akan disiagakan di lapangan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus kendaraan pada periode libur panjang tersebut.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan seluruh personel lalu lintas akan hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menyampaikan langkah itu dilakukan sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar kehadiran polisi di tengah masyarakat benar-benar dirasakan dengan pelayanan yang tulus dan sigap.
Menurut Agus, penguatan pengawasan dilakukan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi rawan kepadatan. Kehadiran personel di lokasi-lokasi tersebut ditujukan untuk membantu mengurai potensi kemacetan serta menjaga arus kendaraan tetap bergerak selama masa libur.
Dengan pengaturan dan pelayanan di lapangan, Korlantas Polri berharap perjalanan masyarakat selama long weekend dapat berlangsung lebih tertib dan aman. Upaya ini juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan aparat menghadapi lonjakan mobilitas yang biasanya terjadi pada momen libur nasional.
Sudut pandang lain
Langkah Korlantas menunjukkan bahwa libur panjang kerap diikuti peningkatan volume kendaraan yang dapat memicu kemacetan di jalur-jalur utama. Karena itu, kehadiran personel di titik rawan menjadi penting untuk mencegah penumpukan arus dan mengurangi risiko gangguan keselamatan.
Dari sisi pelayanan publik, pengamanan lalu lintas pada masa libur juga mencerminkan upaya negara menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata dan kunjungan keluarga. Jika koordinasi di lapangan berjalan efektif, beban perjalanan dapat lebih terkendali dan potensi gangguan perjalanan bisa ditekan.
Lihat versi asli dari sumber
JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho memastikan jajaran Korlantas Polri siap mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Agus menyebut seluruh personel lalu lintas akan hadir memberikan pelayanan terbaik demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas.
“Sesuai arahan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kami hadir di tengah masyarakat untuk melayani dengan penuh keikhlasan,” kata Agus, Kamis (14/5/2026).
Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama periode libur panjang, Korlantas Polri juga mengoptimalkan pelayanan di lapangan melalui kehadiran personel pada sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas.
© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved
Berita terkait
/data/photo/2026/05/14/6a05b4e2dcf24.jpeg)
118.599 Kendaraan Melintas di JTTS Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Sebanyak 118.599 kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) selama libur panjang akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus pada 13 Mei 2026.
/data/photo/2026/05/04/69f809a03a478.jpeg)
38.676 Kendaraan Keluar Jakarta Lewat GT Cikampek Utama
Jumlah tersebut meningkat 42,92 persen dibandingkan volume lalu lintas normal sebanyak 27.061 kendaraan pada periode yang sama.

Fitur Mobil untuk Hadapi Macet dan Tanjakan saat Long Weekend
Pada momen long weekend, kemacetan acap kali terjadi. Itu karena umumnya masyarakat memanfaatkan waktu akhir pekan yang lebih panjang untuk pergi berlibur.

Arief Rohman Lantik 191 Pejabat Blora
Bupati Blora, Arief Rohman, melantik 191 pejabat untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan pelayanan publik.

Sejumlah Ruas Jalan dan Tol Jakarta Padat Saat Long Weekend
Kepadatan lalu lintas di Jakarta meningkat malam ini akibat long weekend. Beberapa titik padat termasuk Underpass Tomang dan Tol Janger.
/data/photo/2026/05/12/6a02bdab5b2f0.jpg)
WFH ASN Tiap Jumat Dinilai Berisiko Picu Kecemburuan Sosial
Kebijakan WFH bagi ASN yang diterapkan pemerintah untuk menghemat bahan bakar, dianggap malah menimbulkan ketimpangan sosial.