Dexa Group Perluas Program Deteksi Dini Kesehatan
Produsen produk kesehatan Dexa Group terus memperluas akses masyarakat terhadap deteksi dini dan edukasi kesehatan melalui program Cek Segitiga dan Cek Kesehatan Gratis.
Dexa Group terus memperluas akses masyarakat terhadap deteksi dini dan edukasi kesehatan melalui program Cek Segitiga dan Cek Kesehatan Gratis. Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, inisiatif yang dijalankan lewat Dharma Dexa itu telah menjangkau lebih dari 12 ribu warga di berbagai kota di Indonesia.
Direktur Utama PT Dexa Medica, V Hery Sutanto, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan, sejalan dengan target pemerintah. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu membangun kebiasaan menjaga kesehatan sejak awal, salah satunya melalui pemeriksaan rutin yang dapat membantu mendeteksi risiko lebih cepat.
Hery menyampaikan, deteksi dini penting agar potensi gangguan kesehatan dapat diketahui sejak awal dan ditangani dengan lebih tepat. Karena itu, Dexa Group berencana memperluas jangkauan program agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses edukasi dan pemeriksaan kesehatan, terutama untuk mencegah risiko penyakit tidak menular sejak dini.
Komitmen tersebut, menurut Hery, juga sejalan dengan perjalanan Dexa Medica melalui OGB Merah, lini obat generik berlogo yang telah diproduksi sejak 1991. Selama lebih dari tiga dekade, produk itu diposisikan sebagai pilihan obat berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat luas. Melalui program Cek Kesehatan Gratis, komitmen perusahaan tidak hanya diwujudkan lewat produk, tetapi juga melalui edukasi kesehatan dan deteksi dini di lapangan.
Dalam kegiatan Cek Segitiga dan Cek Kesehatan Gratis di GOR Saparua, Bandung, pada Minggu (10/5/2026), Dexa Group bekerja sama dengan RS Santo Yusup untuk menyediakan pemeriksaan gratis bagi 602 warga. Dari jumlah tersebut, 67,8 persen peserta teridentifikasi memiliki potensi risiko kesehatan tinggi. Hasil pemeriksaan menunjukkan 44,9 persen peserta mengalami hipertensi, 37,2 persen memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 8,6 persen terindikasi diabetes. Temuan ini memperlihatkan masih perlunya pemeriksaan berkala karena sebagian peserta baru mengetahui adanya risiko kesehatan setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Sudut pandang lain
Program seperti ini menunjukkan bahwa pendekatan promotif dan preventif mulai mendapat ruang lebih besar dalam layanan kesehatan masyarakat. Jika diperluas secara konsisten, kegiatan semacam ini dapat membantu menekan beban penyakit tidak menular yang sering terdeteksi terlambat dan membutuhkan biaya pengobatan lebih besar.
Dari sisi industri farmasi, inisiatif tersebut juga memperkuat citra perusahaan sebagai mitra kesehatan publik, bukan hanya penyedia produk. Namun efektivitas jangka panjangnya akan sangat bergantung pada tindak lanjut setelah deteksi awal, termasuk edukasi, rujukan pemeriksaan lanjutan, dan perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Lihat versi asli dari sumber
Jakarta, VIVA – Produsen produk kesehatan Dexa Group terus memperluas akses masyarakat terhadap deteksi dini dan edukasi kesehatan melalui program Cek Segitiga dan Cek Kesehatan Gratis. Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, program inisiatif melalui Dharma Dexa ini telah menjangkau lebih dari 12 ribu warga di berbagai kota di Indonesia.
Direktur Utama PT Dexa Medica, V Hery Sutanto, mengatakan program Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari komitmen Dexa Group dalam mendukung pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan yang menjadi target pemerintah ..
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Program Cek Kesehatan Gratis ini telah memasuki tahun ketiga dan telah menjangkau lebih dari dua belas ribu masyarakat di berbagai kota. Kami ingin mendorong masyarakat agar semakin sadar bahwa menjaga kesehatan perlu dimulai dari langkah sederhana, salah satunya melalui pemeriksaan kesehatan rutin,” ujar Hery dikutip dari keterangannya, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurut Hery, deteksi dini perlu menjadi kebiasaan masyarakat agar potensi risiko kesehatan dapat diketahui lebih awal dan ditangani dengan lebih tepat.“Ke depan, kami ingin terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak masyarakat mendapatkan akses edukasi dan pemeriksaan kesehatan, khususnya untuk membantu mencegah risiko penyakit tidak menular sejak dini,” lanjutnya.
Komitmen memperluas akses kesehatan yang berkualitas juga telah menjadi bagian dari perjalanan Dexa Medica melalui OGB Merah, lini obat generik berlogo yang diproduksi sejak 1991. Selama lebih dari tiga dekade, OGB Merah hadir sebagai pilihan obat berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat luas. Melalui program Cek Kesehatan Gratis, komitmen tersebut diperluas dalam bentuk edukasi dan deteksi dini kesehatan masyarakat.
Pada pelaksanaan Cek Segitiga dan Cek Kesehatan Gratis di GOR Saparua, Bandung, Minggu (10/5/2026), Dexa Group bekerja sama dengan RS Santo Yusup menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 602 warga. Dari total peserta yang mengikuti pemeriksaan, sebanyak 67,8% teridentifikasi memiliki potensi risiko kesehatan tinggi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan 44,9% peserta terdeteksi mengalami hipertensi, 37,2% memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 8,6% terindikasi diabetes. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, terutama karena sebagian peserta tidak menyadari adanya potensi risiko kesehatan sebelum mengikuti kegiatan tersebut.
Berita terkait

Penderita Diabetes Perlu Batasi Konsumsi Buah Tinggi Gula
Penderita diabetes ternyata tidak hanya perlu membatasi makanan manis atau minuman bergula, tetapi juga harus memperhatikan konsumsi buah-buahan tertentu.

Menkes dorong label Nutri-Level jadi panduan pilih makanan sehat
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berpesan agar masyarakat memanfaatkan label Nutri-Level sebagai panduan untuk memilih makanan dan minuman yang ...
Pekan Sarapan Nasional 2026 Dorong Gizi Seimbang Pagi Hari
Pekan Sarapan Nasional (PESAN) 2026 yang dicanangkan pemerintah, kembali menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya memulai hari dengan asupan bergizi.

Hipertensi Kian Banyak Dialami Generasi Z
Hipertensi atau tekanan darah tinggi kini semakin banyak ditemukan pada kalangan muda, termasuk Generasi Z.
Empat Gejala Atrial Fibrilasi yang Kerap Diabaikan
Gangguan irama jantung atau atrial fibrilasi (AFib) menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ini sering tidak disadari.
Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya menargetkan Polri membangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.