Live|
Detik.comVersi JafmoNewsNetral12 Mei 2026 pukul 12.16

Kakorlantas Dorong Digitalisasi dan Profesionalisme Korlantas

Kakorlantas menekankan kepada seluruh personel Korlantas Polri pentingnya profesionalisme, digitalisasi, dan pelayanan humanis kepada masyarakat.

Kakorlantas Dorong Digitalisasi dan Profesionalisme Korlantas

Kakorlantas Polri Irjen Agus menekankan pentingnya penerjemahan kebijakan pimpinan ke dalam tindakan nyata di lapangan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Ia meminta seluruh personel mampu menguraikan setiap instruksi menjadi langkah operasional yang konkret, sejalan dengan target besar yang telah digariskan pimpinan Polri.

Dalam arahannya, Irjen Agus menyebut program Polantas Menyapa dan Melayani harus terus diperkuat di semua lini, mulai dari registrasi dan identifikasi, penegakan hukum, hingga keamanan dan keselamatan. Seluruh program itu, menurutnya, bermuara pada tujuan utama menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar. Pesan tersebut disampaikan dalam keterangannya pada Selasa (12/5/2026).

Ia juga menyoroti perlunya percepatan digitalisasi layanan dan transformasi sistem di lingkungan Korlantas Polri. Sejumlah program yang menjadi perhatian antara lain revitalisasi Indonesia Safety Driving Center, pengembangan konsep smart city, serta penguatan penegakan hukum berbasis teknologi. Irjen Agus menilai digitalisasi yang sudah berjalan di masing-masing satuan kerja perlu terus dimunculkan dan ditingkatkan.

Di sisi lain, Korlantas juga diminta memperkuat pendekatan humanis melalui kolaborasi dengan komunitas ojek online, kampus, sekolah, pondok pesantren, dan berbagai pemangku kepentingan lain lewat konsep lima pilar keselamatan. Irjen Agus turut mendorong penguatan peringatan Hari Keselamatan Lalu Lintas yang diperingati setiap September, termasuk optimalisasi kegiatan edukasi seperti safety riding untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Pada bidang penegakan hukum, ia meminta transformasi digital terus diperluas melalui penerapan ETLE, face recognition, dan sistem modern lain. Irjen Agus juga mendorong narasi pelayanan modern dan digitalisasi terus digaungkan dalam forum koordinasi lintas institusi. Di akhir arahannya, ia mengapresiasi personel patroli lalu lintas yang dinilai bekerja humanis dan mendapat respons positif dari masyarakat, sekaligus meminta potensi personel berprestasi itu dipantau dan dikelola dengan baik.

Sudut pandang lain

Arahan ini menunjukkan Korlantas tengah menyeimbangkan dua kebutuhan sekaligus: modernisasi layanan lewat teknologi dan penguatan pendekatan humanis di lapangan. Di tengah meningkatnya tuntutan publik atas pelayanan cepat dan transparan, digitalisasi seperti ETLE dan face recognition menjadi instrumen penting untuk mempercepat proses sekaligus memperkuat akuntabilitas.

Di saat yang sama, penekanan pada edukasi keselamatan dan kolaborasi dengan komunitas menunjukkan bahwa perubahan perilaku pengguna jalan tetap dianggap kunci utama. Artinya, keberhasilan Kamseltibcarlantas tidak hanya ditentukan oleh perangkat teknologi, tetapi juga oleh konsistensi pembinaan, komunikasi publik, dan kemampuan personel menjalankan tugas secara profesional.

Lihat versi asli dari sumber

Dalam arahannya kepada jajaran personel, Irjen Agus mengingatkan bahwa setiap kebijakan pimpinan harus dijabarkan secara konkret hingga tingkat pelaksana di lapangan. Menurutnya, seluruh personel harus mampu menerjemahkan setiap instruksi menjadi langkah nyata yang dirasakan masyarakat.

"Kaitannya dengan pencapaian Bapak Kapolri yang selalu saya pedomani untuk bisa menjabarkan 5 agenda besar. Kami yakin ketika satu perintah pimpinan, rekan-rekan bisa menjabarkan lebih dari 10 langkah," ujar Irjen Agus dalam keterangannya seperti dilihat, Selasa (12/5/2026).

Irjen Agus mengatakan, sesuai arahan Kapolri program 'Polantas Menyapa dan Melayani' harus terus diperkuat di seluruh subsektor, mulai dari bidang registrasi dan identifikasi (Regident), penegakan hukum (Gakkum), hingga keamanan dan keselamatan (Kamsel).

Menurutnya, seluruh program tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yakni menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar.

Irjen Agus juga meminta jajaran untuk terus mengembangkan digitalisasi layanan dan transformasi sistem di lingkungan Korlantas Polri. Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain revitalisasi Indonesia Safety Driving Center (ISDC), pengembangan konsep Smart City, hingga penguatan sistem penegakan hukum berbasis teknologi.

"Digitalisasi di Korlantas ini cukup bagus. Masing-masing satker sudah ada semuanya. Tinggal dimunculkan terus dan ditingkatkan," katanya.

Selain itu, Korlantas Polri juga terus memperkuat pendekatan humanis melalui kolaborasi bersama komunitas ojekonline, kampus, sekolah, pondok pesantren, hingga stakeholder lintas sektor melalui konsep lima pilar keselamatan.

Dalam arahannya, Irjen Agus turut meminta seluruh jajaran menggaungkan Hari Keselamatan Lalu Lintas yang diperingati setiap September. Ia berharap kegiatan edukasi seperti safety riding dapat kembali dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara.

Di bidang penegakan hukum, Irjen Agus mendorong transformasi digital melalui penerapan ETLE,face recognition, dan berbagai sistem modern lainnya. Ia juga meminta seluruh jajaran terus mengangkat narasi pelayanan modern dan digitalisasi dalam setiap koordinasi maupun forum lintas institusi.

Selain itu, Irjen Agus juga mengapresiasi personel patroli lalu lintas yang dinilai mampu menjalankan tugas secara humanis dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ia meminta potensi-potensi personel berprestasi tersebut terus dipantau dan dikelola dengan baik.

"Kalau ada personel yang punya potensi dan bekerja dengan baik, itu harus dikelola dan diapresiasi. Karena tidak semua orang bisa melakukan itu," pungkasnya. (idn/hri)

Dirangkum dari Detik.com · oleh https://www.facebook.com/detikcom

Berita terkait