Live|
Detik.comVersi JafmoNewsPositif16 Mei 2026 pukul 16.34

Prabowo Apresiasi Inovasi Polri dalam Pangan dan Energi

Presiden Prabowo Subianto mengaku senang bukan main melihat selalu ada inovasi saat diundang di acara Polri. Prabowo memuji kinerja Kapolri.

Prabowo Apresiasi Inovasi Polri dalam Pangan dan Energi

Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi yang ditampilkan Polri dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Tuban. Ia menilai rangkaian program tersebut menunjukkan kerja nyata yang membuatnya kagum dan gembira.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 16 Mei 2026. Ia memuji pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Polri karena dinilai paling bersih dan tertib dibanding yang pernah ia lihat. Prabowo juga menyebut dirinya sudah tiga kali diundang dalam panen raya jagung, dan pada setiap kesempatan selalu ada terobosan baru yang ditunjukkan Polri.

Menurut Prabowo, inovasi yang dipamerkan Polri bukan sekadar seremonial, melainkan bukti kemampuan institusi itu menghadirkan solusi. Salah satu yang paling menarik perhatiannya adalah pengolahan bongkol jagung menjadi briket arang. Ia menilai temuan tersebut penting di tengah situasi krisis energi dunia, karena bahan yang sebelumnya terbuang kini bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Prabowo menyebut inovasi semacam itu memberi rasa lega di tengah kekhawatiran global soal energi. Ia juga menegaskan bahwa Polri telah membuktikan kepada masyarakat kemampuan untuk berinovasi, sekaligus menjawab berbagai kritik yang selama ini kerap diarahkan kepada institusi kepolisian. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Sigit dan seluruh jajaran Polri atas kerja yang ditunjukkan.

Lebih jauh, pesan Prabowo memperlihatkan bahwa isu ketahanan pangan dan energi kini saling berkaitan dalam agenda pembangunan nasional. Pemanfaatan hasil samping pertanian seperti bongkol jagung menunjukkan arah kebijakan yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada efisiensi dan nilai tambah. Di sisi lain, apresiasi terhadap Polri menandakan dorongan agar institusi keamanan turut aktif mendukung program sosial dan ekonomi pemerintah.

Kehadiran SPPG, gudang ketahanan pangan, dan inovasi briket arang dari jagung juga mengisyaratkan upaya memperluas peran Polri di luar fungsi penegakan hukum. Jika berlanjut, model seperti ini dapat memperkuat citra institusi melalui manfaat langsung yang dirasakan masyarakat, terutama pada sektor pangan, gizi, dan energi alternatif.

Sudut pandang lain

Pernyataan Prabowo dapat dibaca sebagai sinyal bahwa program ketahanan pangan dan pemanfaatan limbah pertanian mulai ditempatkan sebagai bagian penting dari strategi nasional. Inovasi seperti briket dari bongkol jagung berpotensi memberi contoh pemanfaatan hasil samping yang bernilai ekonomi, terutama di tengah kekhawatiran atas krisis energi global.

Dari sisi kelembagaan, apresiasi terhadap Polri menunjukkan dorongan agar institusi keamanan tidak hanya identik dengan penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam program pelayanan publik. Namun, keberlanjutan manfaatnya akan sangat ditentukan oleh implementasi, konsistensi, dan kemampuan mengubah proyek percontohan menjadi program yang berdampak luas.

Lihat versi asli dari sumber

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 SPPG Polri di Tuban dilihat di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (16/5/2026). Mulanya, Prabowo memuji pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun Polri paling bersih dan tertib.

"Ini saya lihat Pak Listyo Sigit ini berhasil, gimana, aku mau, aku mau ngomong apa, ya kan? MBG aku lihat hebat, paling bersih, tertib. Ini bukan saya soal muji-muji lho. Aku pelit juga tuh kalau kasih penghargaan. Tapi saya ingin objektif," kata Prabowo.

Tak hanya itu, kata Prabowo, dirinya juga sudah tiga kali diundang panen raya jagung. Prabowo mengatakan Polri selalu bisa membuktikan dengan inovasi-inovasi yang membuatnya gembira.

"Habis itu, jagung. Dua kali ya, kau undang saya panen raya? Tiga kali? Udah tiga kali, ketiga ini. Habis itu ada ini, ada pameran stand-stand itu, ya kan? Dan ada selalu bukti inovasi, inovasi, inovasi, ya, gimana. Aku, saya gembira, bukan saya pura-pura," ujar Prabowo.

Di tengah krisis dunia saat ini, Prabowo justru juga merasa lega karena Polri bisa membuat inovasi yang luar biasa. Terbaru, Prabowo terkejut dengan inovasi Polri yang bisa membuat briket arang dari bongkol jagung.

"Saya lega, kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, 'Pak, tenang, kita bisa bikin briket arang dari bongkol jagung.' Waduh. Luar biasa," ungkap Prabowo.

"Tadinya bongkol itu dibuang, ya? Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa ini," imbuhnya.

Prabowo berterima kasih ke Kapolri Jenderal Sigit dan jajarannya. Polri, kata Prabowo, berhasil membuktikan ke rakyat dengan inovasi-inovasi itu.

"Terima kasih, Kapolri. Terima kasih, Polisi. Polisi RI kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu, bener nggak? Minta reformasi, reformasi ya kan? Tapi kalian sekarang buktikan," ujarnya.

(whn/dhn)

Dirangkum dari Detik.com · oleh https://www.facebook.com/detikcom

Berita terkait