Damkar Jakbar Tangani Kebakaran Gudang Selama 15 Jam
Proses pemadaman kebakaran gudang di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) masih berlangsung. Pemadam kebakaran (damkar) masih menyisir sisa titik api.

Petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat masih menangani kebakaran yang melanda sejumlah gudang di kawasan Tegal Alur, Kalideres, hingga Selasa (12/5/2026) siang. Api memang sudah padam sejak dini hari, tetapi proses pendinginan masih terus dilakukan agar tidak muncul kembali titik api dari material yang terbakar di dalam gudang.
Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, menjelaskan bahwa sisa kebakaran masih berupa asap dan bagian dalam bangunan belum sepenuhnya terpantau. Menurut dia, kondisi seperti itu berisiko memunculkan api kembali bila pendinginan tidak dilakukan secara menyeluruh. Karena itu, petugas terus menyemprotkan air sekaligus mengurai material di dalam gudang.
Kebakaran terjadi di Jalan Kamal Raya, Pergudangan Miami Blok B 1 RT 01 RW 01, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Proses pemadaman dimulai sejak Senin (11/5) pukul 20.21 WIB. Api sempat membesar sebelum akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB, lalu dilanjutkan dengan penanganan sisa bara dan pendinginan lokasi. Hingga Selasa siang, operasi pemadaman telah berlangsung lebih dari 15 jam.
Sebanyak 24 unit mobil damkar dan 120 personel dikerahkan ke lokasi untuk menangani kebakaran yang diperkirakan melanda area seluas sekitar 1.000 meter persegi. Empat gudang dilaporkan terbakar, yakni gudang plastik, kardus, freon, dan karpet. Hingga saat ini, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada mesin produksi di gudang freon.
Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, saat api masih menyala pada malam kejadian, beberapa ledakan sempat terdengar. Berdasarkan keterangan saksi, ledakan dari gudang freon terdengar sekitar pukul 20.00 WIB saat ada aktivitas lembur, kemudian asap terlihat muncul dari sisi gudang dekat WC sebelum api membesar dan dilaporkan ke pos pemadam terdekat.
Sudut pandang lain
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kebakaran di kawasan pergudangan tidak hanya berdampak pada kerugian aset, tetapi juga menyita sumber daya besar dari petugas penanggulangan bencana. Lama waktu pendinginan menjadi penting karena bahan yang tersimpan di gudang, seperti plastik, kardus, dan karpet, mudah menyimpan panas dan memicu api susulan.
Dari sisi keselamatan industri, dugaan korsleting pada mesin produksi kembali menegaskan perlunya pemeriksaan instalasi listrik dan prosedur kerja lembur yang ketat. Pada kawasan padat gudang, pencegahan dini menjadi faktor krusial agar kebakaran tidak merembet ke unit penyimpanan lain.
Lihat versi asli dari sumber
"Tersisa asap aja, belum tahu di bawahnya. Biasanya kalau kita tinggal jadi api lagi. Makanya lama untuk proses pendinginan," kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Achmad Saiful Kahfi, Selasa (12/5/2026).
Gudang-gudang yang terbakar itu berlokasi di Jalan Kamal Raya Pergudangan Miami Blok B 1 RT 01 RW 01 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakbar. Proses pemadaman sudah dilakukan sejak Senin (11/5) pukul 20.21 WIB semalam.
Api menyala besar hingga baru dapat padam pukul 02.00 WIB. Operasi pemadaman dilanjutkan proses pendinginan.
Petugas damkar terus menyemprotkan air ke sisa titik api dan mengurai material di dalam gudang untuk memastikan api seluruhnya padam. Sejak dimulai hingga siang ini, proses pemadaman yang dilakukan damkar telah berjalan lebih dari 15 jam.
Sebanyak 24 unit mobil dam 120 personel damkar dikerahkan ke lokasi kebakara yang luas area terdampaknya sekitar 1.000 meter persegi ini. Dilaporkan ada 4 gudang yang terbakar, yaitu gudang plastik, kardus, freon, dan karpet.
"Dugaan sementara (kebakaran disebabkan) korsleting listrik pada mesin produksi gudang freon," katanya.
Tidak ada korban dalam kebakaran ini. Ledakan sempat beberapa kali terjadi saat api masih menyala semalam.
"Menurut kesaksian saksi, ketika lembur pada pukul 20.00 WIB suara ledakan dari gudang freon terdengar 5 kali. Saksi juga melihat ada asap dari gudang freon lokasi dari samping gudang freon dekat WC, api pun semakin membesar dan saksi melapor ke pos pemadam terdekat," katanya. (jbr/dhn)
Berita terkait

Pembangunan Flyover Latumenten Dimulai, Ada Rekayasa Lalu Lintas
Pemerintah Provinsi Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan Flyover Latumenten, Jakarta Barat Jakbar rampung tahun ini. Untuk mendukung kelancaran pembangunan flyover tersebut, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.

Sejumlah Ruas Jalan dan Tol Jakarta Padat Saat Long Weekend
Kepadatan lalu lintas di Jakarta meningkat malam ini akibat long weekend. Beberapa titik padat termasuk Underpass Tomang dan Tol Janger.

Polisi Tangkap Satu Pelaku Begal di Pinggir Tol Kebon Jeruk
Polda Metro Jaya menangkap satu pelaku begal berinisial T 25 yang beraksi di pinggir Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sementara tiga pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang DPO masih diburu.
Pramono Anung Dukung Penindakan Markas Judi Online di Hayam Wuruk
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal penggerebekan markas judi online (judol) jaringan internasional di Gedung Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Dudung Sidak Dua Dapur MBG di Jakarta Barat
Dudung menegaskan sertifikasi dan proses verifikasi dapur MBG tidak boleh berhenti pada aspek administrasi.

Ratusan WNA Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Diproses di Indonesia
Bareskrim Polri memastikan ratusan warga negara asing (WNA) dalam sindikat judi online (judol) internasional di Hayam Wuruk akan disidang di Indonesia.