Pesawat Frontier Airlines Tabrak Penyusup di Landasan Denver
Insiden ini menyebabkan mesin pesawat terbakar dan terhenti di landasan pacu.

Penerbangan Frontier Airlines dari Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat, dibatalkan setelah pesawat menabrak seorang pria tak dikenal di landasan pacu saat proses lepas landas. Insiden yang terjadi pada Jumat malam, 8 Mei 2026, itu berujung fatal karena pria tersebut tewas di lokasi kejadian.
Menurut keterangan pejabat setempat, pria itu diduga menerobos area landasan dengan melompati pagar pembatas sekitar dua menit sebelum tertabrak pesawat. Rekaman dari lokasi menunjukkan adanya kerusakan pada bilah mesin, yang mengarah pada dugaan bahwa tubuh penyusup ikut tersedot ke dalam turbin. Pilot kemudian melaporkan kepada menara kontrol bahwa pesawat berhenti di landasan setelah menabrak seseorang dan terjadi kebakaran mesin. Ia juga menyebut ada orang yang berjalan melintasi landasan pacu.
Pengawas lalu lintas udara segera menutup landasan setelah menerima laporan tabrakan tersebut. Dalam komunikasi radio yang terekam, petugas ATC menyatakan menemukan bagian tubuh dan benda yang diduga merupakan korban jiwa di area landasan. Petugas pertolongan pertama juga mengonfirmasi kepada pengendali bahwa tampaknya ada sisa-sisa jenazah di lokasi kejadian.
Tabrakan itu memicu kebakaran mesin dan membuat kabin Airbus A321 dipenuhi asap. Penumpang kemudian dievakuasi melalui seluncuran darurat. Dari 224 orang di dalam pesawat, 12 penumpang mengalami luka ringan, dan lima di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sejumlah penumpang sempat merekam momen sesaat setelah benturan dan proses evakuasi yang berlangsung panik.
Salah satu saksi mata yang diwawancarai KUSA-TV mengatakan pesawat sempat terangkat sedikit dari tanah selama sepersekian detik sebelum kembali menghantam landasan dengan keras. Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, mengonfirmasi insiden itu dan mengingatkan publik lewat unggahan di media sosial X bahwa tidak seorang pun boleh memasuki area bandara tanpa izin.
Sudut pandang lain
Insiden ini menyoroti kembali pentingnya keamanan perimeter bandara dan pengawasan akses ke area terbatas, terutama di landasan pacu yang berisiko tinggi. Meski kejadian seperti ini tergolong langka, dampaknya bisa sangat besar karena bukan hanya mengancam nyawa penyusup, tetapi juga keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Dari sisi operasional, tabrakan semacam ini dapat memicu penutupan landasan, pembatalan penerbangan, serta pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap pesawat dan bandara. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa koordinasi cepat antara pilot, pengendali lalu lintas udara, dan tim darurat menjadi kunci untuk mencegah korban tambahan setelah insiden terjadi.
Lihat versi asli dari sumber
JAKARTA – Penerbangan Frontier Airlines dari Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat (AS), terpaksa dibatalkan setelah pesawat tersebut menabrak dan menewaskan seorang pria tak dikenal di landasan pacu saat lepas landas, kata pejabat setempat.
Sebagaimana diwartakan RT , orang tersebut menerobos masuk ke landasan pacu dan tertabrak pesawat hanya dua menit setelah melompati pagar pembatas pada Jumat (8/5/2026) malam. Video dari lokasi kejadian menunjukkan kerusakan pada bilah mesin, yang mengindikasikan bahwa penyusup tersebut tersedot ke dalam turbin.
“Kami berhenti di landasan pacu,” lapor pilot kepada menara kontrol. “Kami baru saja menabrak seseorang. Ada kebakaran mesin… Seseorang sedang berjalan melintasi landasan pacu.”
Seorang petugas pengontrol lalu lintas udara (ATC) terdengar memperingatkan rekan-rekannya bahwa landasan pacu ditutup setelah kejadian tersebut. “Saya menemukan bagian tubuh di landasan pacu… Saya menemukan sesuatu yang tampaknya adalah korban jiwa di landasan pacu,” ujarnya. Salah satu petugas pertolongan pertama juga mengonfirmasi kepada pengontrol bahwa “tampaknya ada sisa-sisa jenazah di landasan pacu.”
Tabrakan tersebut mengakibatkan kebakaran mesin dan memaksa evakuasi penumpang melalui seluncuran darurat (emergency slide) karena asap memenuhi kabin pesawat Airbus A321 tersebut. Sebanyak 12 dari 224 penumpang di dalamnya mengalami luka ringan, dengan lima di antaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Para penumpang sempat merekam momen sesaat setelah tabrakan dan proses evakuasi yang mencekam. Salah satu saksi mengatakan kepada KUSA-TV bahwa pesawat sempat terangkat sedikit dari tanah selama sepersekian detik, tetapi mendarat kembali dengan keras setelah menabrak sesuatu.
Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, mengonfirmasi insiden tersebut dan memberikan peringatan melalui unggahan di media sosial X pada hari Sabtu. “Tidak seorang pun boleh memasuki area bandara tanpa izin,” tegasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved
Berita terkait

Persija Jakarta Menang Comeback 3-1 atas Persik Kediri
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Super League 2025-2026.

Kapolri Paparkan Inovasi Polri untuk Dukung Pertanian
Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara,

Prabowo Apresiasi Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan
Ia menilai, kepemimpinan yang baik akan menghasilkan organisasi yang baik.

Leo/Daniel Melaju ke Final Thailand Open 2026
Leo Rolly Carnando Daniel Marthin berhasil melaju ke final Thailand Open 2026 Super 500.

Palestina Desak Dunia Akui Nakba Sebagai Pembersihan Etnis
Palestina memperingati 78 tahun terjadinya Nakba pada 15 Mei.

Lansia Disarankan Tetap Aktif untuk Jaga Kualitas Hidup
Ini Cara Lansia Tetap Aktif di Usia Senja