TVS Siapkan Skuter Maxi Listrik M1-S untuk Indonesia
Pabrikan asal India itu mulai memperlihatkan tanda-tanda bakal menghadirkan skuter maxi listrik M1-S untuk konsumen Tanah Air. Motor listrik tersebut sudah muncul.
TVS Motor memberi sinyal bakal menghadirkan skuter maxi listrik M1-S untuk pasar Indonesia. Model tersebut sudah muncul di situs resmi TVS Motor Indonesia dengan status segera hadir, menandakan pabrikan asal India itu mulai serius masuk ke segmen motor listrik premium di Tanah Air.
M1-S sebelumnya dikenal sebagai produk dari startup asal Singapura, ION Mobility. Setelah menjalin kerja sama strategis dengan TVS Motor, pengembangan skuter itu kini berada di bawah dukungan salah satu produsen roda dua terbesar di India. Kehadirannya diperkirakan akan menambah pilihan di pasar motor listrik yang terus berkembang di Indonesia.
Dari sisi desain, TVS M1-S tampil dengan karakter maxi scooter berukuran besar, garis bodi tajam, dan posisi berkendara yang dibuat nyaman untuk penggunaan harian. Bagian depan mengusung tampilan futuristis dengan lampu berdesain agresif, sementara bodinya dibuat aerodinamis. Jok yang lebar juga dirancang agar pengendara dan penumpang tetap nyaman saat dipakai untuk perjalanan jarak menengah.
Selain mengandalkan desain, motor listrik ini menawarkan performa yang terbilang tinggi di kelasnya. TVS M1-S memakai motor penggerak tipe mid-drive dengan tenaga puncak 12,5 kW dan kecepatan maksimal sekitar 105 kilometer per jam. TVS mengklaim torsi roda belakangnya mencapai 254 Nm, yang membuat akselerasinya terasa instan khas kendaraan listrik. Dengan spesifikasi tersebut, performanya disebut setara motor bensin 150cc hingga 160cc yang populer di segmen skuter premium.
Untuk mendukung mobilitas harian, M1-S dibekali baterai yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian daya. Proses pengisian juga disebut cukup cepat karena dapat terisi penuh dalam waktu kurang dari tiga jam. Dari sisi kepraktisan, skuter ini memiliki bagasi yang diklaim cukup besar untuk menyimpan helm full face, sehingga mendukung kebutuhan pengguna skuter modern.
Sudut pandang lain
Kehadiran TVS M1-S menunjukkan bahwa pasar motor listrik Indonesia mulai bergerak ke arah segmen yang lebih beragam, tidak hanya model kompak untuk mobilitas perkotaan tetapi juga maxi scooter yang menawarkan performa dan kenyamanan. Jika benar meluncur resmi, model ini berpotensi memperluas pilihan konsumen yang selama ini mencari kendaraan listrik dengan karakter lebih premium.
Di sisi lain, keberhasilan model seperti M1-S akan sangat bergantung pada harga jual, jaringan layanan purnajual, dan kesiapan infrastruktur pengisian daya. Tanpa dukungan tiga faktor tersebut, produk dengan spesifikasi tinggi tetap bisa kesulitan bersaing di pasar yang masih sensitif terhadap biaya kepemilikan.
Lihat versi asli dari sumber
Jakarta, VIVA – Pasar motor listrik di Indonesia diperkirakan bakal semakin ramai dengan kehadiran model baru dari TVS Motor. Pabrikan asal India itu mulai memperlihatkan tanda-tanda bakal menghadirkan skuter maxi listrik M1-S untuk konsumen Tanah Air.
Motor listrik tersebut sudah muncul di situs resmi TVS Motor Indonesia , yang dari pantauan VIVA Otomotif Minggu 10 Mei 2026 statusnya segera hadir. Kehadiran model itu menjadi sinyal bahwa TVS mulai serius bermain di segmen motor listrik premium yang saat ini mulai berkembang di Indonesia.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
TVS M1-S sebelumnya dikenal sebagai produk dari startup asal Singapura, ION Mobility. Setelah menjalin kerja sama strategis dengan TVS Motor, pengembangan motor tersebut kini berada di bawah dukungan salah satu produsen roda dua terbesar di India.
Dari sisi desain, TVS M1-S tampil berbeda dibanding mayoritas motor listrik yang saat ini dijual di Indonesia. Bentuk bodinya mengusung gaya maxi scooter dengan dimensi besar, garis tajam, serta posisi berkendara yang dibuat nyaman untuk penggunaan harian.
Bagian depan motor terlihat futuristis dengan lampu berdesain agresif dan bodi aerodinamis. Sementara area jok dibuat cukup lebar untuk menunjang kenyamanan pengendara maupun penumpang saat digunakan berkendara jarak menengah.
Tidak hanya mengandalkan tampilan modern, TVS M1-S juga menawarkan performa yang cukup tinggi di kelas motor listrik. Skuter ini menggunakan motor penggerak tipe mid-drive dengan tenaga puncak mencapai 12,5 kW dan kecepatan maksimal sekitar 105 kilometer per jam.
TVS mengklaim torsi roda belakang motor listrik tersebut mencapai 254 Nm sehingga mampu memberikan akselerasi instan khas kendaraan listrik. Dengan spesifikasi itu, performa M1-S disebut setara motor bensin 150cc hingga 160cc yang saat ini populer di pasar skuter premium.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Untuk menunjang mobilitas harian, TVS M1-S dibekali baterai yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian daya. Proses pengisian baterainya juga cukup cepat karena diklaim dapat terisi penuh dalam waktu kurang dari tiga jam.
Motor listrik ini juga menawarkan sisi praktis yang menjadi kebutuhan pengguna skuter modern saat ini. Bagasinya disebut cukup besar untuk menyimpan helm full face sehingga membuatnya lebih fungsional untuk aktivitas sehari-hari.
Berita terkait
Lima Mobil Listrik dengan Rasio Harga dan Jarak Tempuh Menarik
Persaingan mobil listrik di Indonesia kini semakin menarik karena produsen tidak hanya berlomba menghadirkan teknologi baru, tetapi juga efisiensi daya jelajah. Salah sat
Penjualan Honda di Indonesia Tertekan pada Awal 2026
Nama Honda dulu identik dengan salah satu merek mobil paling kuat di Indonesia. Namun kondisi pasar otomotif nasional saat ini mulai berubah dan posisi Honda terlihat.
Mobil China Menguat, BYD Tembus Tiga Besar, Rupiah Jadi Sorotan
Kali ini perhatian tertuju pada dominasi merek mobil China di Indonesia, lonjakan posisi BYD di pasar otomotif, hingga dampak pelemahan rupiah terhadap industri kendaraan
Merek Mobil Korea Masih Berjuang di Pasar Indonesia
Persaingan industri otomotif nasional sepanjang 2026 semakin ramai dengan hadirnya berbagai merek baru. Namun di tengah dominasi Jepang dan agresivitas mobil China.
/data/photo/2023/09/02/64f32d377e132.jpg)
Cara Memperlambat Degradasi Baterai Mobil Listrik
Degradasi baterai mobil listrik ternyata bisa diperlambat dengan pola charging dan penggunaan yang tepat.
VKTR Umumkan Transisi Kepemimpinan usai Pengunduran Diri Dirut
VKTR resmi umumkan pengunduran diri Gilarsi Wahju Setijono dari posisi Direktur Utama. Transisi kepemimpinan disebut tak ganggu bisnis kendaraan listrik.