Live|
VIVAVersi JafmoNewsNetral16 Mei 2026 pukul 15.35

Trump Sebut China Berpotensi Beli Hingga 750 Pesawat Boeing

Presiden AS Donald Trump telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke China. Dalam kunjungan tersebut, Trump mengumumkan bahwa China menyetujui pembelian 200 pesawat Boeing.

Trump Sebut China Berpotensi Beli Hingga 750 Pesawat Boeing

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan China telah menyetujui pembelian sekitar 200 pesawat Boeing, dengan kemungkinan jumlah itu bertambah hingga 750 unit jika kerja sama berjalan lancar. Pernyataan tersebut disampaikan Trump setelah kunjungan kerjanya ke China selesai pada 15 Mei 2026.

Dalam keterangannya kepada Fox News, Trump menyebut dirinya telah berbicara dengan Boeing dan General Electric terkait kerja sama tersebut. Ia juga mengatakan bahwa mesin General Electric akan digunakan dalam proyek itu. Menurut Trump, bila perusahaan-perusahaan terkait mampu menunjukkan kinerja yang baik, maka peluang pembelian bisa meluas sampai 750 pesawat.

Kunjungan kenegaraan Trump ke China berlangsung pada 13-15 Mei, dan selama lawatan itu ia bertemu dengan Presiden China Xi Jinping. Pertemuan kedua pemimpin dibahas sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral di tengah dinamika hubungan dua negara dengan pengaruh ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Xi Jinping mengatakan dirinya dan Trump sepakat membangun hubungan China-Amerika Serikat yang stabil, strategis, konstruktif, dan berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa hubungan yang sehat antara kedua negara diharapkan dapat membawa lebih banyak perdamaian, kemakmuran, dan kemajuan bagi dunia. Pernyataan itu disampaikan Xi saat jamuan makan malam di Balai Besar Rakyat, Beijing, pada Kamis.

Sudut pandang lain

Pernyataan Trump mengenai potensi pembelian ratusan pesawat Boeing menunjukkan bahwa kerja sama dagang masih menjadi salah satu instrumen penting dalam hubungan Washington-Beijing. Jika terealisasi, transaksi ini tidak hanya berdampak pada industri penerbangan, tetapi juga pada rantai pasok manufaktur dan mesin pesawat di Amerika Serikat.

Di sisi lain, angka 750 unit masih bersifat potensi dan sangat bergantung pada kelanjutan hubungan politik serta negosiasi bisnis antara pihak-pihak terkait. Karena itu, pernyataan tersebut juga dapat dibaca sebagai sinyal diplomasi ekonomi, yakni upaya menampilkan kemajuan konkret dari pertemuan tingkat tinggi kedua negara.

Lihat versi asli dari sumber

Jakarta, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke China . Dalam kunjungan tersebut, Trump mengumumkan bahwa China menyetujui pembelian sekitar 200 unit pesawat Boeing .

Namun, kata dia, dengan potensi tambahan hingga 750 unit pesawat jika kerja sama berjalan dengan baik.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mengatakan ini kepada Boeing dan General Electric, kami akan menggunakan mesin General Electric, yang sangat bagus. Jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik, kita bisa mencapai 750 unit," kata Trump kepada media Fox News, dikutip Sabtu, 16 Mei 2026.

Sebagaimana diwartakan, Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke China pada 13-15 Mei, di mana dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping .

Presiden China Xi Jinping menyebut mitranya, Donald Trump, sepakat untuk membangun hubungan China dan AS yang stabil dan strategis serta berkelanjutan.

"Presiden Trump dan saya juga sepakat untuk membangun hubungan China-AS yang konstruktif dan memiliki stabilitas strategis, mendorong perkembangan hubungan China-AS yang stabil, sehat, dan berkelanjutan; serta membawa lebih banyak perdamaian, kemakmuran, dan kemajuan bagi dunia," kata Presiden Xi saat jamuan makan malam di Balai Besar Rakyat, Beijing, Kamis. (Ant)

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Dirangkum dari VIVA · oleh Yeni Lestari

Berita terkait