Kapolsek Baguala Raih Emas dan Dua Perak di Malaysia
Kapolsek Baguala Iptu Esterlina Titiheryu meraih satu emas dan dua perak di kejuaraan binaraga NPC Malaysia 2026.

Kapolsek Baguala Polda Maluku, Iptu Esterlina Titiheryu, berhasil mencatat prestasi di ajang binaraga NPC Regional TNT Global Classic Malaysia 2026. Ia membawa pulang tiga medali sekaligus, yakni emas pada kategori Women's Physique serta dua perak dari kategori Women's Figure dan Women's Wellness.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Menurut dia, prestasi Esterlina menunjukkan bahwa sumber daya manusia Polri tidak hanya unggul dalam menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga mampu bersaing di level internasional melalui disiplin dan pola hidup sehat.
Dedi menilai seorang kapolsek idealnya tidak hanya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya, tetapi juga menjadi teladan dalam kedisiplinan, kebugaran, dan pencapaian pribadi. Ia menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulis pada Kamis (14/5) seraya menegaskan bahwa keberhasilan Esterlina memperlihatkan kualitas personel Polri yang mampu mengemban tugas negara sekaligus berprestasi di luar ranah kedinasan.
Ia menjelaskan, Komite Olahraga Polri (KOP) terus didorong sebagai wadah pembinaan olahraga di lingkungan Korps Bhayangkara. Pembinaan tersebut disebut penting untuk mengembangkan potensi anggota, memperkuat budaya hidup sehat, dan melahirkan atlet yang dapat mengharumkan nama institusi maupun bangsa di ajang nasional dan internasional.
Dedi berharap prestasi Esterlina menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri agar terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kesehatan, dan mengembangkan bakat olahraga secara sportif serta berkelanjutan. Polri, katanya, akan tetap memberi dukungan bagi anggota yang memiliki potensi dan prestasi di bidang olahraga.
Sudut pandang lain
Prestasi anggota Polri di ajang olahraga internasional dapat dibaca sebagai bagian dari upaya institusi membangun citra personel yang disiplin, sehat, dan berdaya saing. Dalam konteks organisasi besar seperti Polri, keberhasilan semacam ini sering menjadi contoh konkret pembinaan non-tugas yang berdampak pada motivasi internal.
Di sisi lain, pencapaian ini juga menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi ruang pengembangan bakat bagi aparatur negara, sekaligus sarana memperluas reputasi institusi di luar fungsi utama penegakan hukum. Jika pembinaan dilakukan konsisten, prestasi individual berpotensi mendorong lahirnya lebih banyak atlet dari lingkungan Polri.
Lihat versi asli dari sumber
Kapolsek Baguala Polda Maluku, Iptu Esterlina Titiheryu, meraih tiga medali dalam kejuaraan binaraga NPC Regional TNT Global Classic Malaysia 2026.
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Esterlina berhasil membawa pulang medali emas pada kategori Women's Physique, serta dua medali perak dari kategori Women's Figure dan Women's Wellness.
Dedi mengapresiasi capaian Esterlina di ajang internasional tersebut. Menurut dia, prestasi itu menjadi bukti kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul, disiplin, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seorang kapolsek tidak hanya dituntut mampu menjaga stabilitas kamtibmas di wilayahnya, tetapi juga harus menjadi teladan dalam disiplin, semangat hidup sehat, dan prestasi," kata Dedi dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5).
Mantan Asisten Kapolri Bidang SDM itu menegaskan Komite Olahraga Polri (KOP) terus mendorong pembinaan olahraga di lingkungan Korps Bhayangkara. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan kualitas personel dan budaya hidup sehat.
"Apa yang diraih Iptu Esterlina membuktikan bahwa personel Polri mampu menjalankan tugas negara sekaligus berprestasi di tingkat internasional," ujarnya.
Ia menjelaskan KOP dibentuk sebagai wadah pengembangan potensi dan bakat olahraga anggota Polri. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik institusi dan bangsa.
Dedi berharap keberhasilan Esterlina dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kesehatan dan kebugaran, serta menghadirkan semangat pengabdian melalui karya dan prestasi.
Ia menambahkan KOP akan terus memberikan dukungan dan ruang pengembangan bagi personel yang memiliki potensi di bidang olahraga secara sportif, profesional, dan berkelanjutan.
"Kehadiran KOP menjadi bagian penting dalam membangun SDM Polri yang sehat, disiplin, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama institusi maupun bangsa di tingkat nasional dan internasional," tuturnya.
"Polri akan terus memberikan dukungan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi olahraga. Pembinaan harus dilakukan secara sportif, profesional, dan berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet-atlet Polri yang membanggakan," lanjut Dedi.
Berita terkait

Lindswell Kwok Tolak Jadi PNS Meski Raih Emas Asian Games
Berikut 2 Atlet Indonesia yang Menolak Jadi PNS.
Rio Ferdinand Ungkap Retaknya Harmoni Timnas Inggris Era 2000-an
Generasi emas Timnas Inggris era 2000-an kembali menjadi sorotan. Di balik deretan bintang besar seperti Wayne Rooney, Frank Lampard, hingga Michael Owen, ternyata ada hu

Indonesia Juara Umum SEA Esports Nations Cup 2026
Tim nasional esports Indonesia menjadi juara umum SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 setelah meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada ajang ...

FOTO: Langkah dan Pesan Damai 57 Biksu Lintas Negara Menyisir Jawa
57 biksu dari Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia berjalan lebih dari 600 kilometer dari Bali menuju Borobudur.

FOTO: Melihat Museum Marsinah di Nganjuk
Jejak Marsinah kini diabadikan di museum yang menampilkan perjalanan hidup serta kiprahnya sebagai aktivis buruh. Marsinah bergelar Pahlawan Nasional.

Polisi Diduga Intimidasi Empat Wartawan Saat Demo di Aceh
Jurnalis mengalami intimidasi saat meliput demo penolakan Pergub JKA di Aceh. KKJ mengutuk kekerasan terhadap pers dan mendesak penegakan hukum.