Live|
Antara NewsVersi JafmoNewsPositif10 Mei 2026 pukul 08.39

Indonesia Juara Umum SEA Esports Nations Cup 2026

Tim nasional esports Indonesia menjadi juara umum SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 setelah meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada ajang ...

Indonesia Juara Umum SEA Esports Nations Cup 2026

Tim nasional esports Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 setelah mengumpulkan tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Ajang regional tersebut rampung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada Sabtu malam, 9 Mei 2026.

Kepastian gelar juara umum diraih Indonesia lewat dominasi di beberapa nomor utama, yakni PUBG Mobile Solo, Teamfight Tactics, dan Crossfire: Legends. Selain itu, Indonesia juga menambah koleksi medali dari nomor PUBG Mobile Solo dengan raihan perak serta medali perunggu di nomor PUBG Mobile Duo. Pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, menyebut capaian itu membuat Indonesia unggul mutlak di klasemen akhir.

Medali pertama Indonesia datang dari nomor PUBG Mobile Solo melalui Alan Raynold Kumaseh yang meraih emas, sementara Fazriel Haikal Aditya mengamankan perak. Keduanya kemudian kembali menyumbang medali saat turun di nomor PUBG Mobile Duo dan membawa pulang perunggu. Di cabang Teamfight Tactics, Stefanus Aditya Witjaksono memastikan emas untuk Merah Putih setelah sempat finis ketujuh pada gim pertama, lalu bangkit pada pertandingan berikutnya hingga menutup laga sebagai juara.

Adit mengungkapkan persiapannya dilakukan melalui latihan rutin di mode ranked, bergabung dalam study group bersama pemain TFT dunia, serta mempelajari statistik dan video review pertandingan. Sementara itu, medali emas terakhir Indonesia disumbangkan tim Crossfire: Legends setelah menaklukkan Vietnam pada partai final yang berlangsung dramatis. Tim ini diperkuat Gede Bagus Panji Narajaya, Ibnu Qayyim Al Jauziah, Kautsar Faruqurrohman Ekatama, Muhammad Ilyas Alfarizi, Riddho Putra Muharam, dan Tubagus Mochammad Cipta, dengan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup.

Hasil akhir klasemen menempatkan Indonesia di posisi teratas, melampaui tuan rumah Vietnam yang berada di peringkat kedua dengan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. Thailand menyusul di posisi ketiga, diikuti Singapura dan Malaysia sebagai lima besar klasemen medali.

Sudut pandang lain

Kemenangan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama esports Asia Tenggara, terutama karena gelar juara diraih di ajang regional pertama yang diselenggarakan SEAEF. Dominasi di beberapa gim juga menunjukkan bahwa pembinaan esports nasional mulai menghasilkan talenta yang kompetitif lintas nomor.

Dari sisi yang lebih luas, capaian ini dapat memperkuat ekosistem esports dalam negeri, mulai dari minat sponsor, perhatian publik, hingga dorongan bagi pembinaan atlet muda. Di saat yang sama, hasil tersebut menaikkan standar bagi negara-negara pesaing di kawasan untuk meningkatkan persiapan menjelang turnamen berikutnya.

Lihat versi asli dari sumber

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional esports Indonesia menjadi juara umum SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 setelah meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada ajang yang selesai digelar di Ho Chi Minh, Vietnam, Sabtu malam (9/5). Timnas esports Indonesia meraih emas di nomor PUBG Mobile Solo, Teamfight Tactics, dan Crossfire: Legends. Tim Merah Putih juga membawa pulang medali perak nomor PUBG Mobile Solo, dan medali perunggu nomor PUBG Mobile Duo. “Dengan tiga medali emas, Indonesia mutlak menjadi juara umum SNC 2026," ujar pelatih kepala timnas esports Indonesia Richard Permana kepada ANTARA melalui pesan instan, Minggu. Medali pertama timnas esports Indonesia datang dari nomor PUBG Mobile Solo, dengan Alan Raynold Kumaseh dan Fazriel Haikal Aditya masing-masing meraih medali emas dan perak. Tak hanya berprestasi di nomor Solo, Alan dan Fazriel juga meraih medali perunggu saat turun berpasangan di nomor PUBG Mobile Duo. Wakil Indonesia untuk Teamfight Tactics, Stefanus Aditya Witjaksono, sukses memastikan medali emas untuk Merah Putih dalam turnamen regional pertama yang diselenggarakan oleh Southeast Asia Esports Federation (SEAEF) tersebut. Pria yang akrab disapa Adit itu mengawali laga dengan finis di posisi ketujuh pada gim pertama dan mengoleksi dua poin. Namun, ia bangkit untuk mengunci kemenangan. "Game 2 bersabar di early game menunggu power spike, close game banget tapi akhirnya bisa menang. Game 3 opener sangat bagus, menjaga momentum hingga bisa secure juara 1," kata Adit. "Persiapannya setiap hari latihan di ranked. Ikut study group dengan pemain TFT dunia, ada yang top placement di TFT worlds. Rajin belajar statistik dan vod review." Timnas Indonesia nomor Crossfire: Legends juga berhasil menyumbangkan medali emas setelah mengalahkan Vietnam pada laga final yang berlangsung dramatis. Nomor Crossfire: Legends diperkuat Gede Bagus Panji Narajaya, Ibnu Qayyim Al Jauziah, Kautsar Faruqurrohman Ekatama, Muhammad Ilyas Alfarizi, Riddho Putra Muharam, dan Tubagus Mochammad Cipta dengan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup. Hasil perolehan medali SEA ENC 2026 menunjukkan bahwa Indonesia bahkan mengalahkan tuan rumah Vietnam yang berada di peringkat kedua klasemen perolehan medali dengan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. Peringkat ketiga dihuni oleh Thailand dengan satu emas dan satu perak, disusul oleh Singapura dengan satu emas di posisi keempat, dan Malaysia menutup Top 5 dengan tiga perunggu. Selanjutnya posisi keenam hingga kesepuluh ditempati oleh Filipina, Kamboja, Timor-Leste, Brunei Darussalam, dan Laos. Myanmar menutup klasemen perolehan medali di urutan terakhir. Pewarta: Arindra Meodia Editor: Irwan Suhirwandi Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Dirangkum dari Antara News · oleh https://www.facebook.com/antaranewsdotcom

Berita terkait