Live|
Kompas.comVersi JafmoNewsNetral10 Mei 2026 pukul 15.01

Andi Harun Minta Suporter Jaga Kondusivitas di Stadion Segiri

Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta suporter menjaga situasi aman dan kondusif jelang laga Persija vs Persib di Stadion Segiri.

Andi Harun Minta Suporter Jaga Kondusivitas di Stadion Segiri

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengimbau seluruh pendukung sepak bola untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Pertandingan pekan ke-32 Super League 2025-2026 itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Andi Harun menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat persatuan, bukan memicu konflik antarsuporter. Ia meminta semua pihak menikmati pertandingan dengan baik, baik yang hadir langsung di stadion maupun yang menyaksikan dari rumah. Menurut dia, olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran penting dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Samarinda berharap laga tersebut berjalan aman, tertib, dan sportif. Andi Harun juga menilai pertandingan besar seperti ini dapat menjadi ruang positif untuk menunjukkan bahwa olahraga mampu menghadirkan kebersamaan serta memperkuat kohesi sosial di lingkungan masyarakat.

Awalnya, pertandingan Persija kontra Persib direncanakan berlangsung di Jakarta. Namun, laga dipindahkan ke Samarinda setelah penyelenggara dan manajemen Persija menghadapi kendala perizinan keamanan. Berdasarkan rekomendasi Mabes Polri dan hasil koordinasi dengan operator kompetisi, Stadion Segiri dipilih sebagai venue netral agar pertandingan tetap bisa digelar dengan penonton.

Dalam pelaksanaannya, pertandingan ini tetap menerapkan pengamanan ketat. Suporter Persib Bandung, termasuk Bobotoh dan Viking, tidak diperkenankan hadir langsung di stadion. Sementara itu, kuota penonton hanya dibuka untuk pendukung Persija Jakarta atau The Jakmania sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gesekan antarsuporter. Pemkot Samarinda berharap laga tersebut menjadi momentum positif bagi citra olahraga di Kalimantan Timur dan menunjukkan kedewasaan suporter dalam menjaga ketertiban.

Sudut pandang lain

Pemindahan laga ke Samarinda menunjukkan bagaimana faktor keamanan masih sangat menentukan penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Indonesia. Kebijakan venue netral dan pembatasan suporter tandang menjadi upaya praktis untuk menekan risiko bentrokan, meski sekaligus membatasi atmosfer stadion yang biasanya lebih hidup.

Dari sisi tata kelola olahraga, pernyataan Pemkot Samarinda menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan operator liga. Jika berhasil berjalan tertib, pertandingan ini bisa menjadi contoh bahwa pertandingan berisiko tinggi tetap dapat digelar dengan pengamanan yang disiplin dan partisipasi suporter yang lebih dewasa.

Lihat versi asli dari sumber

SAMARINDA, KOMPAS.com - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meminta seluruh pendukung sepak bola menjaga situasi tetap aman dan kondusif jelang pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung.

Laga pekan ke-32 Super League 2025-2026 Persija vs Persib dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB di Stadion Segiri , Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Andi Harun mengatakan pertandingan sepak bola semestinya menjadi ruang hiburan masyarakat serta memperkuat persatuan, bukan memunculkan konflik antarsuporter.

“Semua pihak harus menjaga kondusivitas dan menikmati pertandingan dengan baik, baik yang menonton langsung di stadion maupun dari rumah,” kata Andi Harun.

Ia menilai olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Pandawa Borniat/kompas.com Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meminta seluruh pendukung sepak bola menjaga situasi tetap aman dan kondusif menjelang pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Sepak Bola Harus Jadi Hiburan

Karena itu, Pemerintah Kota Samarinda berharap pertandingan berjalan aman, tertib, dan sportif.

“Sepak bola harus menjadi sarana hiburan sekaligus memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pertandingan Persija melawan Persib sebelumnya direncanakan berlangsung di Jakarta.

Namun, laga dipindahkan ke Samarinda setelah pihak penyelenggara dan manajemen Persija mengalami kendala terkait perizinan keamanan.

Berdasarkan rekomendasi Mabes Polri serta hasil koordinasi dengan operator kompetisi, Stadion Segiri dipilih sebagai venue netral, agar pertandingan tetap dapat digelar dengan kehadiran penonton.

Dalam pelaksanaannya, laga tersebut tetap menerapkan aturan pengamanan ketat.

Suporter Tim Tandang Tetap Tak Boleh Hadir

Suporter Persib Bandung, termasuk Bobotoh dan Viking, tidak diperkenankan hadir langsung di stadion.

Sementara itu, kuota penonton hanya dibuka bagi pendukung Persija Jakarta atau The Jakmania, guna mengantisipasi potensi gesekan antarsuporter.

Pemkot Samarinda berharap penyelenggaraan pertandingan besar ini dapat menjadi momentum positif bagi citra olahraga di Kalimantan Timur, sekaligus menunjukkan kedewasaan suporter dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Dirangkum dari Kompas.com · oleh Kompas Cyber Media

Berita terkait