Live|
Kompas.comVersi JafmoNewsNegatif10 Mei 2026 pukul 22.12

Persija Kalah dari Persib, Souza Nilai Timnya Lebih Dominan

Mauricio Souza menilai Persija seharusnya bisa menang atas Persib. Ia mengklaim statistik Macan Kemayoran dominan.

Persija Kalah dari Persib, Souza Nilai Timnya Lebih Dominan

Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 1-2 pada laga pekan ke-32 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Meski kalah, pelatih Persija Mauricio Souza menilai anak asuhnya tampil lebih baik dan lebih dominan sepanjang pertandingan.

Persija sempat memimpin lebih dulu lewat gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-19. Namun, Persib mampu membalikkan keadaan melalui dua gol Adam Alis pada menit ke-28 dan ke-37. Hasil tersebut membuat Persija gagal membawa pulang poin dari laga yang sempat mereka kendalikan pada awal pertandingan.

Setelah pertandingan, Souza mengatakan statistik memperlihatkan Persija lebih banyak menekan dan menciptakan peluang. Ia menyebut timnya membukukan 19 peluang, sedangkan Persib hanya tujuh. Menurut pelatih asal Brasil itu, para pemain sudah menjalankan strategi sesuai rencana dan mampu menguasai permainan di sejumlah fase, tetapi hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.

Souza juga menyoroti kesalahan pada momen-momen krusial yang menurutnya menjadi penyebab utama kekalahan. Ia menilai Persija kehilangan fokus pada situasi penting sehingga Persib bisa memanfaatkan peluang dan mencetak gol balasan. Souza menegaskan bahwa timnya tidak sekadar ingin unggul dalam statistik, melainkan juga dalam hasil pertandingan.

Pernyataan sang pelatih turut diperkuat gelandang Persija, Fabio Calonego. Ia menilai efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda dalam duel tersebut. Menurut Calonego, tim yang tampil lebih baik tidak selalu keluar sebagai pemenang jika tidak mampu memaksimalkan peluang yang ada.

Kekalahan ini sekaligus menutup peluang Persija dalam perebutan gelar juara musim ini. Meski begitu, Macan Kemayoran tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 65 poin. Di sisi lain, kemenangan ini membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen Super League 2025-2026.

Sudut pandang lain

Dari sudut pandang kompetisi, hasil ini menunjukkan pentingnya efisiensi dalam sepak bola modern. Tim yang lebih banyak menguasai bola atau menciptakan peluang belum tentu menang jika gagal memaksimalkan momen penentu, sementara lawan yang lebih efektif bisa meraih hasil akhir yang lebih baik.

Secara klasemen, kekalahan Persija bukan hanya kehilangan tiga poin, tetapi juga berdampak pada target musim secara keseluruhan karena peluang juara tertutup. Bagi Persib, kemenangan atas pesaing kuat seperti Persija mempertegas posisi mereka di jalur perebutan gelar hingga akhir musim.

Lihat versi asli dari sumber

Persija Jakarta harus mengakui kemenangan Persib Bandung dengan skor 1-2 dalam laga pekan ke-32 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Meski kalah, pelatih Persija , Mauricio Souza , menilai timnya tampil lebih baik dibanding lawan.

Persija sempat unggul lebih dulu lewat gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-19.

Namun, Persib berhasil membalikkan keadaan melalui dua gol Adam Alis pada menit ke-28 dan 37.

Mauricio Souza Soroti Statistik Persija vs Persib

Usai pertandingan, Mauricio Souza menyebut Persija tampil dominan sepanjang laga.

Ia menilai statistik pertandingan menunjukkan Macan Kemayoran lebih banyak menciptakan peluang dibanding Persib.

“Permainan kami hari ini sebenarnya lebih baik daripada Persib. Statistik menunjukkan kami lebih dominan."

"Kami menciptakan 19 peluang, sementara Persib hanya tujuh. Seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Souza seusai laga.

Pelatih asal Brasil tersebut mengatakan para pemain Persija sudah menjalankan strategi sesuai rencana.

Ia juga menilai timnya mampu mengontrol permainan dalam beberapa fase pertandingan.

Meski demikian, hasil akhir tetap membuat Persija gagal mengamankan poin dari laga penting tersebut.

Kesalahan Krusial Jadi Sorotan

Mauricio Souza menilai beberapa kesalahan dalam situasi penting menjadi penyebab utama kekalahan Persija.

Menurut dia, timnya kehilangan fokus pada momen-momen tertentu hingga Persib mampu mencetak gol balasan.

“Kami melakukan kesalahan pada momen yang seharusnya tidak boleh terjadi."

"Kami tidak ingin hanya menang dalam statistik, tetapi angka-angka itu menunjukkan kerja keras kami,” lanjut Mauricio.

Kekalahan dari Persib sekaligus menutup peluang Persija dalam perebutan gelar juara Super League musim ini.

Fabio Calonego Bicara Soal Penyelesaian Akhir

Pernyataan Mauricio Souza juga didukung gelandang Persija, Fabio Calonego.

Fabio menilai efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor pembeda dalam pertandingan melawan Persib.

“Tim yang bermain lebih baik tidak selalu menang. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak cukup efektif dalam penyelesaian akhir. Itulah penyebab kekalahan kami hari ini,” kata Fabio.

Hasil pertandingan membuat Persija tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 65 poin.

Sementara Persib semakin kokoh di puncak klasemen Super League 2025-2026.

Dirangkum dari Kompas.com · oleh Kompas Cyber Media

Berita terkait