Sepak Bola Kian Jadi Gaya Hidup dan Ruang Komunitas
Olahraga kini bukan lagi sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran. Bagi banyak masyarakat Indonesia, olahraga sudah berubah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Olahraga kini tidak lagi dipandang semata sebagai sarana menjaga kebugaran, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Temuan survei Populix 2025 menunjukkan 94 persen masyarakat Indonesia rutin berolahraga setidaknya sekali dalam sepekan, menandakan minat terhadap aktivitas fisik terus menguat di berbagai kalangan.
Sejumlah cabang olahraga seperti lari, padel, gym, dan sepak bola ikut mengalami pertumbuhan pesat. Di tengah tren itu, olahraga juga semakin sering menjadi ruang untuk membangun komunitas, memperluas relasi, dan menjadi tempat berkumpul bagi banyak orang. Kondisi tersebut mendorong berbagai pelaku usaha untuk ikut hadir dan mendukung ekosistem olahraga yang berkembang.
Salah satunya dilakukan Se’Indonesia, brand kuliner lokal yang aktif terlibat dalam berbagai aktivitas dan komunitas olahraga, mulai dari basket, combat sport, futsal, padel, hingga sepak bola nasional. Perusahaan ini menilai sepak bola masih menjadi cabang yang paling diminati masyarakat Indonesia. Berdasarkan laporan Country Cassette, Indonesia bahkan menempati peringkat ketiga sebagai negara dengan penggemar sepak bola terbesar di dunia.
CEO dan Founder Se’Indonesia, Rinaldi Dharma Utama, mengatakan sepak bola memiliki daya tarik kuat untuk menyatukan masyarakat. Menurut dia, dalam beberapa tahun terakhir olahraga telah berkembang jauh melampaui kompetisi dan menjadi bagian dari identitas serta budaya masyarakat Indonesia. Ia menyebut sepak bola sebagai ruang yang mampu mempertemukan banyak orang dan menghadirkan semangat kebersamaan.
Selain mendukung aktivitas olahraga, Se’Indonesia juga menyesuaikan produknya dengan kebutuhan gaya hidup aktif. Menu seperti se’i sapi dan se’i ayam disebut kaya protein sehingga cocok bagi pecinta olahraga. Rinaldi menambahkan, nilai-nilai dalam olahraga seperti disiplin, konsistensi, dan semangat berkembang sejalan dengan perjalanan bisnis perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap dua klub besar Indonesia, Persija Jakarta dan Persib Bandung, termasuk dalam kegiatan nonton bareng yang menarik antusiasme suporter.
Sudut pandang lain
Fenomena olahraga sebagai gaya hidup membuka peluang baru bagi industri kuliner, fesyen, hingga acara komunitas. Brand yang mampu mengaitkan produk dengan aktivitas fisik berpotensi membangun kedekatan emosional yang lebih kuat dengan konsumen, terutama generasi muda yang aktif di media sosial dan ruang komunitas.
Di sisi lain, popularitas sepak bola sebagai perekat sosial juga memperlihatkan bahwa olahraga memiliki nilai ekonomi dan budaya yang besar. Dukungan terhadap klub serta kegiatan nobar dapat memperluas basis penggemar, tetapi pada saat yang sama menuntut pengelolaan komunitas yang aman, inklusif, dan berkelanjutan agar antusiasme suporter tetap positif.
Lihat versi asli dari sumber
VIVA – Olahraga kini bukan lagi sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran. Bagi banyak masyarakat Indonesia, olahraga sudah berubah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Tren itu terlihat dari hasil survei Populix 2025 yang menyebut 94 persen masyarakat Indonesia rutin berolahraga setidaknya sekali dalam seminggu. Fenomena tersebut menunjukkan gaya hidup aktif semakin digemari di berbagai kalangan.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Cabang olahraga seperti lari, padel, gym, hingga sepak bola terus mengalami perkembangan pesat. Menariknya, olahraga kini juga menjadi wadah membangun komunitas, relasi, hingga ruang berkumpul bagi banyak orang.
Melihat tren tersebut, Se’Indonesia ikut memperkuat eksistensinya di dunia olahraga. Brand kuliner lokal itu aktif mendukung berbagai aktivitas dan komunitas olahraga, mulai dari basket, combat sport, futsal, padel, hingga sepak bola nasional.
Di antara berbagai cabang olahraga yang berkembang, sepak bola disebut masih menjadi primadona masyarakat Indonesia. Berdasarkan laporan Country Cassette, Indonesia bahkan masuk peringkat ketiga negara dengan penggemar sepak bola terbesar di dunia.
Hal itu membuat sepak bola dianggap bukan hanya hiburan, melainkan sudah menjadi bagian dari identitas dan budaya masyarakat Indonesia lintas generasi.
CEO dan Founder Se’Indonesia, Rinaldi Dharma Utama, menilai sepak bola memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat.
“Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga berkembang jauh melampaui kompetisi. Sepak bola sudah menjadi bagian dari identitas dan budaya masyarakat Indonesia. Kami melihat sepak bola sebagai ruang yang mampu menyatukan banyak orang dan membawa semangat kebersamaan,” ujar Rinaldi.
Tak hanya mendukung aktivitas olahraga, Se’Indonesia juga mencoba menghadirkan menu yang relevan dengan gaya hidup aktif masyarakat. Menu seperti se’i sapi dan se’i ayam disebut kaya protein dan cocok menjadi pilihan makanan bagi pecinta olahraga.
Menurut Rinaldi, filosofi olahraga juga sejalan dengan perjalanan bisnis yang mereka bangun.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Di balik setiap pertandingan ada proses panjang, disiplin, konsistensi, dan semangat untuk terus berkembang. Sebagai brand lokal, kami ingin membawa semangat yang sama,” lanjutnya.
Komitmen itu kemudian diwujudkan lewat dukungan terhadap dua klub besar Indonesia, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Berita terkait
/data/photo/2026/01/11/69638eb340a3c.jpeg)
Andi Harun Minta Suporter Jaga Kondusivitas di Stadion Segiri
Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta suporter menjaga situasi aman dan kondusif jelang laga Persija vs Persib di Stadion Segiri.

PSSI Siapkan Balasan atas Aduan The Jakmania
PSSI berjanji akan membalas surat aduan The Jakmania terhadap Marc Klok.
Mauricio Souza Kecewa Persija Takluk dari Persib
Pelatih Persija Mauricio Souza kecewa usai Macan Kemayoran kalah 1-2 dari Persib Bandung. Ia menilai Persija sebenarnya tampil jauh lebih unggul ketimbang Persib
/data/photo/2026/04/10/69d910746fd04.jpg)
Persija Kalah dari Persib, Souza Nilai Timnya Lebih Dominan
Mauricio Souza menilai Persija seharusnya bisa menang atas Persib. Ia mengklaim statistik Macan Kemayoran dominan.
Adam Alis Antar Persib Kalahkan Persija 2-1
Adam Alis jadi pahlawan saat Persib Bandung menumbangkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-32 Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10
Persib Kalahkan Persija, Farhan Yakin Target Hattrick Juara
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Persib Bandung menumbangkan rival abadi mereka, Persija Jakarta, 2-1