Live|
OkezoneVersi JafmoNewsNetral14 Mei 2026 pukul 09.25

Persija Berpeluang Tampil di AFC Challenge League 2026-2027

Persija Jakarta berpeluang turun di AFC Challenge League 2026-2027 karena jatah Korea Utara berpotensi digeser ke Indonesia.

Persija Berpeluang Tampil di AFC Challenge League 2026-2027

Persija Jakarta berpeluang tampil di AFC Challenge League 2026-2027 meski hanya finis di posisi ketiga Super League 2025-2026. Peluang itu muncul setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menetapkan kuota awal yang memberi Indonesia dua slot untuk kompetisi antarklub Asia musim depan, dengan satu jalur untuk juara liga dan satu jalur lain untuk runner-up.

Dalam skema yang diumumkan, juara Super League 2025-2026 akan tampil di playoff AFC Champions League 2 2026-2027. Sementara itu, tim yang finis sebagai runner-up akan masuk playoff AFC Challenge League 2026-2027. Kondisi tersebut membuat Indonesia tetap punya kesempatan mengirim wakil ke dua kompetisi berbeda, tergantung hasil akhir liga domestik.

Kabar yang lebih menguntungkan datang dari kemungkinan tambahan satu slot untuk Indonesia. AFC disebut dapat memberikan kuota ekstra apabila ada klub yang gagal lolos verifikasi atau Korea Utara kembali tidak mengirimkan wakil ke ajang antarklub Asia musim depan. Sejak 2021, Korea Utara memang tidak mengirimkan tim juara liga mereka ke kompetisi Asia, menyusul situasi sejak pandemi Covid-19.

Indonesia dinilai memiliki peluang lebih besar memperoleh slot tersebut karena peringkat liga yang cukup baik, yakni berada di posisi 19 Asia. Jika skenario itu terjadi, Persija Jakarta akan ikut diuntungkan karena masih bisa menembus kompetisi Asia meski tidak finis dua besar. Namun, skuad Macan Kemayoran tetap perlu melakukan pembenahan agar siap bersaing bila benar tampil di kualifikasi atau playoff AFC Challenge League 2026-2027.

Sudut pandang lain

Dari sisi kompetisi domestik, kabar ini menambah nilai strategis posisi akhir Super League, karena tidak hanya menentukan gelar juara tetapi juga jalur tampil di level Asia. Bagi klub seperti Persija, peluang tambahan semacam ini bisa menjadi insentif untuk menjaga performa hingga akhir musim.

Di tingkat yang lebih luas, kemungkinan Indonesia mendapat slot ekstra menunjukkan pentingnya koefisien dan verifikasi klub dalam struktur kompetisi AFC. Artinya, kesiapan administratif dan stabilitas federasi sama pentingnya dengan hasil pertandingan di lapangan.

Lihat versi asli dari sumber

PERSIJA Jakarta berpotensi main di AFC Challenge League 2026-2027 , sekalipun hanya finis di posisi tiga Super League 2025-2026. Sesuai kuota yang diumumkan AFC, Indonesia awalnya hanya diberikan dua slot untuk tampil di kompetisi antarklub Asia musim depan.

Juara Super League 2025-2026 akan turun di playoff AFC Champions League 2 2026-2027. Sementara itu, tim yang finis runner-up di Super League 2025-2026 akan turun di playoff AFC Challenge League 2026-2027.

Namun, kabar baik menimpa Indonesia. AFC dikabarkan akan memberikan satu slot tambahan kepada Indonesia. Hal itu terjadi jika ada klub yang gagal lolos verifikasi, atau Korea Utara lagi-lagi tidak mengirimkan perwakilan ke kompetisi antarklub Asia musim depan.

Sejak 2021 Korea Utara tidak mengirimkan perwakilan ke kompetisi antarklub Asia. Korea Utara enggan mengirimkan tim juara di kompetisi mereka semenjak Covid-19 merebak.

Lantas, kenapa Super League yang condong dipilih ketimbang negara lain? Liga Indonesia memiliki keuntungan dari segi peringkat, yang mana saat ini menempati posisi 19 Asia.

Jika kabar di atas benar, Persija Jakarta jelas diuntungkan. Namun, skuad Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- harus berbenah jika benar turun di Kualifikasi/Playoff AFC Challenge League 2026-2027.

© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved

Dirangkum dari Okezone · oleh https://www.facebook.com/OkezoneCom

Berita terkait