Live|
OkezoneVersi JafmoNewsNegatif14 Mei 2026 pukul 08.31

Karen Hertatum Ungkap Campur Tangan Mertua Picu Retaknya Rumah Tangga

Karen Hertatum akhirnya mengungkap pemicu keretakan rumah tangganya dengan Dede Sunandar.

Karen Hertatum Ungkap Campur Tangan Mertua Picu Retaknya Rumah Tangga

Karen Hertatum mengungkap alasan di balik retaknya rumah tangganya dengan Dede Sunandar. Ia menyebut bukan hanya emosi sang suami yang kerap memicu kekerasan dalam rumah tangga, tetapi juga campur tangan ibu mertua yang dianggap terlalu sering ikut mengatur kehidupan mereka.

Karen menjelaskan, persoalan itu semakin terasa ketika ia tinggal di rumah orang tua Dede. Menurutnya, masalah kecil yang seharusnya bisa diselesaikan secara sederhana justru membesar karena adanya intervensi dari sang mertua. Salah satu contoh yang ia ceritakan adalah urusan cucian pakaian, yang membuatnya merasa diperlakukan berbeda.

Ia mengaku sudah memisahkan baju kotor miliknya, anaknya, dan suaminya, namun ibu mertua justru mengambil pakaian anak-anak untuk dipisahkan tersendiri, sementara baju miliknya dicuci secara terpisah. Bagi Karen, perlakuan itu menjadi salah satu pemicu ketegangan di rumah tangga yang dijalaninya saat tinggal bersama keluarga suami.

Selain soal campur tangan keluarga, Karen juga menuturkan bahwa Dede sulit mengendalikan emosi. Ia menyebut persoalan sepele, termasuk salah paham, kerap berujung pada amarah yang berakhir dengan tindakan kekerasan. Dalam pandangannya, kondisi tersebut membuat hubungan mereka semakin sulit dipertahankan.

Pernyataan Karen itu memperlihatkan bahwa konflik rumah tangga tidak hanya dipicu persoalan antara pasangan, tetapi juga oleh tekanan dari lingkungan keluarga besar. Situasi seperti ini kerap memperumit relasi suami istri, terutama ketika pasangan tinggal satu rumah dengan orang tua dan batas peran masing-masing tidak berjalan jelas.

Sudut pandang lain

Kasus ini menggambarkan bagaimana konflik domestik dapat membesar ketika relasi pasangan bercampur dengan campur tangan keluarga besar. Dalam banyak rumah tangga, persoalan sehari-hari yang tampak sepele bisa memicu pertengkaran jika tidak ada batas yang tegas soal peran, privasi, dan pengambilan keputusan.

Dari sudut pandang sosial, pengakuan Karen juga menyoroti pentingnya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga melalui pengelolaan emosi dan dukungan lingkungan keluarga. Ketika konflik dibiarkan berulang, dampaknya tidak hanya dirasakan pasangan, tetapi juga anak dan stabilitas keluarga secara keseluruhan.

Lihat versi asli dari sumber

JAKARTA - Karen Hertatum akhirnya mengungkap pemicu keretakan rumah tangganya dengan Dede Sunandar. Selain faktor emosi sang suami yang disebut berujung pada KDRT, Karen juga mengungkapkan kehadiran ibu mertua yang dianggap terlalu ikut campur menjadi salah satu penyebab dirinya memilih angkat kaki.

Ia menyebut masalah sepele kerap menjadi besar saat mereka tinggal di rumah orang tua Dede. Salah satunya yakni urusan pembagian cucian baju yang membuatnya merasa dibedakan.

"Ibunya itu selalu ikut campur. Saat aku pindah ker rumah ibunya itu, masalah yang bikin aku jadi berantem sama dia itu, seperti aku udah misahin baju-baju kotor aku, anak aku, dan suami. Tapi ibunya malah ambil baju anaknya sama anak-anak aku, dan baju aku dipisahin sendiri, dicuci sendiri," ucap Karen.

Masalah tersebut sering kali memicu emosi Dede yang berujung pada tindakan kekerasan. Karen merasa sang suami tidak bisa mengendalikan diri.

"Hal-hal masalah sepele pun kadang suka memicu dia gitu. Kadang kayak masalah salah paham atau apa gitu pasti ujungnya emosi, terjadilah (KDRT)," katanya.

© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved

Dirangkum dari Okezone · oleh https://www.facebook.com/OkezoneCom

Berita terkait