Pemerintah Laporkan Progres Pembangunan Huntara dan Huntap di Sumatera
Pemerintah menyampaikan perkembangan terkait progres pemulihan pascabencana di Sumatera. Salah satunya progres terkait pembangunan hunian sementara huntara dan hunian tetap huntap .

Pemerintah melaporkan perkembangan pemulihan pascabencana di Sumatera, khususnya pada pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak. Data terbaru disampaikan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, M. Qodari, berdasarkan catatan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PRR) per 12 Mei 2026.
Untuk hunian sementara atau huntara, dari target 20.338 unit, sebanyak 19.312 unit telah rampung dibangun. Qodari menyampaikan laporan itu pada Rabu, 13 Mei 2026, sebagai bagian dari pembaruan penanganan pascabencana yang terus dipantau pemerintah.
Selain huntara, pemerintah juga melaporkan progres pembangunan hunian tetap atau huntap di tiga provinsi. Total komitmen pembangunan mencapai 39.335 unit yang berasal dari berbagai pihak. Sejumlah lembaga dan mitra yang terlibat dalam pembangunan tersebut meliputi BNPB, Kementerian PKP, Kadin, Polri, Baznas, Yayasan Buddha Tzu Chi, Kemenko Polkam, dan Danantara.
Hingga 12 Mei 2026, sebanyak 357 unit huntap telah selesai dibangun. Di sisi lain, 996 unit masih dalam tahap pengerjaan, sementara 37.983 unit lainnya masih berada pada fase perencanaan dan akan terus diproses. Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan hunian menjadi bagian penting dari pemulihan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana di Sumatera.
Progres ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana masih berlangsung dan membutuhkan koordinasi lintas lembaga agar kebutuhan dasar warga dapat dipenuhi secara bertahap. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan hunian sementara tersedia lebih cepat, sembari mempercepat realisasi hunian tetap agar para penyintas dapat kembali menempati rumah yang layak.
Sudut pandang lain
Dari sudut pandang kebijakan publik, capaian pembangunan huntara yang hampir menyentuh target menunjukkan koordinasi penanganan darurat berjalan relatif baik. Namun, lambatnya realisasi huntap dibanding total komitmen menandakan tantangan pemulihan jangka panjang masih besar, terutama pada aspek perencanaan, pendanaan, dan kesiapan lahan.
Bagi warga terdampak, perbedaan antara huntara dan huntap penting karena menyangkut kepastian tempat tinggal setelah fase tanggap darurat berakhir. Karena itu, keberhasilan pemulihan tidak hanya diukur dari jumlah unit yang selesai, tetapi juga dari kecepatan transisi menuju hunian permanen yang aman dan layak.
Lihat versi asli dari sumber
JAKARTA - Pemerintah menyampaikan perkembangan terkait progres pemulihan pascabencana di Sumatera. Salah satunya progres terkait pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).
Progres pembangunan ini dilaporkan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, M. Qodari, saat menyampaikan data Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana atau Satgas PRR per 12 Mei 2026.
"Hunian sementara atau huntara berdasarkan data Satgas PRR per 12 Mei 2026, dari total target 20.338 unit, sebanyak 19.312 telah selesai dibangun," kata Qodari, Rabu (13/5/2026).
Tak hanya itu, Qodari juga melaporkan terkait pembangunan huntap di tiga provinsi, di mana dari total komitmen akan dibangun 39.335 unit yang bersumber dari berbagai pihak. Pihak-pihak yang terlibat antara lain BNPB, Kementerian PKP, Kadin, Polri, Baznas, Yayasan Buddha Tzu Chi, Kemenko Polkam, dan Danantara.
"Per 12 Mei 2026 sebanyak 357 unit telah selesai dibangun dan 996 unit sedang dalam progres. Sebanyak 37.983 masih dalam tahap perencanaan dan akan terus berproses," ujarnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved
Berita terkait

Andre Rosiade Tinjau Pembangunan Jalan Malalak di Sumbar
Waka Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau pembangunan jalan di Malalak pascabencana banjir. Ia pastikan pemulihan infrastruktur berjalan sesuai rencana.
Transaksi UMKM di Tiga Provinsi Sumatera Naik 77 Persen
Jubir Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Amran mengatakan, hingga 8 Mei 2026 lalu, kenaikan transaksi UMKM di e-commerce capai 13.209.182 transaksi.

Persija Jakarta Menang Comeback 3-1 atas Persik Kediri
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Super League 2025-2026.

Kapolri Paparkan Inovasi Polri untuk Dukung Pertanian
Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara,

Prabowo Apresiasi Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan
Ia menilai, kepemimpinan yang baik akan menghasilkan organisasi yang baik.

Leo/Daniel Melaju ke Final Thailand Open 2026
Leo Rolly Carnando Daniel Marthin berhasil melaju ke final Thailand Open 2026 Super 500.