Live|
Detik.comVersi JafmoNewsPositif14 Mei 2026 pukul 07.14

Pemprov DKI Targetkan LRT Kelapa Gading-Manggarai 27 Menit

Proyek LRT Velodrome ke Stasiun Manggarai dikebut, menargetkan perjalanan hanya 27 menit. Diharapkan beroperasi penuh Agustus 2026

Pemprov DKI Targetkan LRT Kelapa Gading-Manggarai 27 Menit

Pengerjaan LRT Velodrome menuju Stasiun Manggarai terus dipercepat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jalur ini ditargetkan memangkas waktu tempuh dari Kelapa Gading ke Manggarai menjadi sekitar 26–27 menit, jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan dengan kendaraan pribadi pada jam sibuk.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengatakan proyek tersebut memiliki peran strategis karena akan menjadi tulang punggung integrasi transportasi di koridor timur hingga pusat Jakarta. Rute itu menghubungkan Velodrome di Rawamangun langsung ke Manggarai, yang akan berfungsi sebagai simpul besar transportasi atau super hub bagi KRL, kereta jarak jauh, TransJakarta, dan moda lain.

Menurut Chico, setelah beroperasi penuh, LRT tersebut diproyeksikan mampu melayani hingga 80.000 penumpang per hari secara bertahap. Kehadiran jalur ini juga diharapkan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di ruas Pramuka, Pemuda, Matraman, dan kawasan sekitar Manggarai, sekaligus memperkuat konektivitas antarmoda di Jakarta. Ia mengakui pembangunan sempat memicu kemacetan sementara, namun manfaat jangka panjangnya dinilai jauh lebih besar untuk mengurai kepadatan lalu lintas ibu kota.

LRT Jakarta Fase 1B diketahui telah memasuki tahap uji coba atau testing and commissioning pada 29–30 April 2026. Pengujian dilakukan di lintasan sepanjang 3,6 kilometer dari Velodrome hingga Pasar Pramuka sebagai bagian dari persiapan operasional. Tahap ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh sistem berjalan aman dan optimal, mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, hingga integrasi operasional sebelum dibuka untuk masyarakat.

Dengan progres pembangunan yang sudah melampaui 90 persen, proyek yang digarap Waskita Karya itu semakin dekat menuju operasional penuh. Gubernur DKI Jakarta Pramono berharap seluruh proses pengujian selesai tepat waktu sehingga layanan LRT menuju Stasiun Manggarai dapat diresmikan dan mulai beroperasi penuh pada Agustus 2026.

Sudut pandang lain

Jika target waktu tempuh dan kapasitas penumpang tercapai, proyek ini berpotensi memperkuat pergeseran warga dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Dampaknya bukan hanya pada pengurangan kemacetan, tetapi juga pada efisiensi mobilitas harian di kawasan timur dan pusat Jakarta.

Di sisi lain, fase uji coba dan penyelesaian infrastruktur biasanya menjadi penentu apakah jadwal operasional dapat dipenuhi. Karena proyek ini terhubung ke simpul transportasi besar di Manggarai, keberhasilan integrasi antarmoda akan sangat menentukan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat setelah resmi dibuka.

Lihat versi asli dari sumber

Pengerjaan proyek LRT Velodrome menuju Stasiun Manggarai tengah dikebut. Pemprov DKI Jakarta menargetkan dari Kelapa Gading ke Manggarai bisa ditempuh hanya 27 menit.

"Perjalanan dari Kelapa Gading ke Manggarai hanya sekitar 26-27 menit, jauh lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi di jam sibuk," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, proyek LRT Velodrome ke Stasiun Manggarai ini sangat penting dan strategis. Jalur ini, terangnya, menjadi backbone integrasi transportasi di koridor timur-pusat Jakarta.

"Menghubungkan Velodrome (Rawamangun) langsung ke Manggarai sebagai super hub (KRL, Kereta Jarak Jauh, TransJakarta, dan lainya). Proyeksi penumpang setelah beroperasi penuh mencapai hingga 80.000 orang per hari, secara bertahap," katanya.

Menurutnya proyek LRT ini bisa mengurangi volume kendaraan pribadi di ruas Pramuka, Pemuda, Matraman, dan sekitar Manggarai, serta memperkuat sistem antarmoda secara keseluruhan.

"Meski pembangunan menyebabkan kemacetan sementara, manfaat jangka panjangnya sangat besar dalam mengurai kemacetan Jakarta," ucap Chico.

LRT Velodrome-Manggarai Dikebut

LRT Jakarta Fase 1B diketahui memasuki tahap uji coba atau testing and commissioning pada 29-30 April 2026. Pengujian dilakukan di lintasan sepanjang 3,6 kilometer dari Velodrome hingga Pasar Pramuka sebagai bagian dari persiapan menuju operasional.

Tahap ini menjadi proses krusial untuk memastikan seluruh sistem berjalan optimal dan aman, mulai dari jalur, persinyalan kelistrikan, hingga integrasi operasional sebelum nantinya digunakan oleh masyarakat.

Dengan progres pembangunan yang telah melampaui 90 persen, proyek yang digarap oleh Waskita Karya ini semakin mendekati tahap beroperasi dan diharapkan mampu mengangkut puluhan ribu penumpang per hari, sekaligus meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono berharap setelah seluruh proses pengujian rampung, layanan LRT menuju Stasiun Manggarai dapat diresmikan dan beroperasi penuh sesuai target pada Agustus 2026.

"Harapan saya, nanti Agustus begitu diresmikan akan beroperasi sepenuhnya," tutur Pramono.

Dirangkum dari Detik.com · oleh https://www.facebook.com/detikcom

Berita terkait