Ananda Mikola Ditunjuk Pimpin MGPA Mandalika
Mandalika Grand Prix Association resmi menunjuk Ananda Mikola sebagai Direktur Utama baru. Penunjukan legenda balap nasional itu menjadi sinyal kuat bahwa pengelola Perta
Mandalika Grand Prix Association resmi menunjuk Ananda Mikola sebagai direktur utama baru. Penunjukan legenda balap nasional itu menjadi bagian dari upaya pengelola Pertamina Mandalika International Circuit untuk memperkuat posisi Mandalika sebagai pusat motorsport bertaraf dunia.
MGPA, yang berada di bawah InJourney Tourism Development Corporation atau ITDC, menilai Ananda sebagai sosok yang tepat karena memiliki pengalaman panjang di lintasan maupun di balik pengelolaan ajang balap. Ia dikenal bukan hanya sebagai mantan pembalap internasional, tetapi juga sebagai figur yang aktif dalam pengembangan industri otomotif dan olahraga bermotor di Indonesia.
Nama Ananda Mikola memang sudah lama lekat dengan dunia balap nasional. Putra legenda balap Tinton Suprapto itu mulai menekuni balap sejak 1993 di Grup N Indonesia. Ia kemudian meraih gelar juara beruntun pada 1994 dan 1995, lalu terus menanjak hingga menjadi juara Formula Asia saat masih berusia 16 tahun. Setelah itu, Ananda melanjutkan karier ke level internasional melalui Formula 3 Italia, Formula 3000 Italia dan Eropa, serta World Series Lights.
Puncak prestasinya di level internasional terjadi pada 2005 ketika ia membawa A1 Team Indonesia menjuarai Asia Formula 3. Setelah tidak lagi aktif turun di lintasan, Ananda tetap berada di lingkungan motorsport melalui sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjabat Direktur Sirkuit Sentul dan Ketua Organizing Committee Formula E Jakarta 2023, serta saat ini menjadi Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi PP Ikatan Motor Indonesia.
Dalam pernyataannya, Ananda menegaskan tekad untuk menjadikan Mandalika sebagai kebanggaan Indonesia di mata dunia. Ia juga ingin merangkul talenta lokal terbaik dan membantu membangun generasi pembalap masa depan. Di bawah pengelolaan MGPA, Mandalika selama ini menjadi tuan rumah MotoGP World Championship dan sejumlah ajang lain, seperti Asia Road Racing Championship, Porsche Sprint Challenge Indonesia, Mandalika Racing Series, dan Mandalika Festival of Speed.
Sudut pandang lain
Penunjukan Ananda Mikola dapat dibaca sebagai langkah strategis untuk menggabungkan reputasi atlet, pengalaman manajerial, dan jaringan di ekosistem balap. Kombinasi ini berpotensi membantu Mandalika memperkuat daya tariknya, baik sebagai sirkuit kompetisi internasional maupun sebagai pusat pembinaan talenta lokal.
Dari sisi industri, keberadaan figur yang memahami kebutuhan pembalap dan penyelenggara bisa mendorong konsistensi pengembangan event, peningkatan kualitas kompetisi, serta promosi yang lebih kuat. Jika dijalankan efektif, Mandalika berpeluang memperbesar pengaruhnya dalam peta motorsport Asia sekaligus memberi dampak lanjutan pada pariwisata dan ekonomi daerah.
Lihat versi asli dari sumber
VIVA – Mandalika Grand Prix Association resmi menunjuk Ananda Mikola sebagai Direktur Utama baru. Penunjukan legenda balap nasional itu menjadi sinyal kuat bahwa pengelola Pertamina Mandalika International Circuit ingin membawa Mandalika naik kelas sebagai pusat motorsport dunia.
MGPA , yang merupakan anak usaha InJourney Tourism Development Corporation atau ITDC, menilai Ananda sebagai figur tepat karena memiliki pengalaman lengkap, mulai dari pembalap internasional hingga penggerak industri otomotif nasional.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nama Ananda Mikola memang bukan sosok asing di dunia balap Indonesia. Putra dari legenda balap nasional Tinton Suprapto itu sudah akrab dengan dunia lintasan sejak kecil.
Karier balapnya dimulai pada 1993 di ajang Grup N Indonesia. Tak butuh waktu lama, Ananda langsung mencuri perhatian dengan merebut gelar juara berturut-turut pada 1994 dan 1995.
Prestasinya terus melesat. Saat masih berusia 16 tahun, Ananda sukses menjadi juara Formula Asia sebelum melanjutkan kiprah ke level internasional lewat ajang Formula 3 Italia, Formula 3000 Italia dan Eropa, hingga World Series Lights.
Puncak karier internasionalnya datang pada 2005 saat membawa A1 Team Indonesia menjuarai Asia Formula 3 dan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
Selepas aktif balapan, Ananda tetap berkecimpung di dunia motorsport lewat berbagai posisi strategis. Ia pernah menjadi Direktur Sirkuit Sentul dan Ketua Organizing Committee Formula E Jakarta 2023. Saat ini, Ananda juga menjabat Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi PP Ikatan Motor Indonesia.
Dalam perannya di IMI, Ananda aktif membina pembalap muda sekaligus mendorong Indonesia menjadi salah satu pusat motorsport Asia.
Menyambut jabatan barunya di MGPA, Ananda menegaskan tekad untuk membawa Mandalika menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Mandalika adalah aset bangsa yang luar biasa. Saya ingin merangkul talenta lokal terbaik, membangun generasi pembalap masa depan, dan membawa sorotan dunia ke Mandalika,” ujar Ananda.
Sebagai pengelola sirkuit internasional kebanggaan Indonesia, MGPA memang punya ambisi besar. Selain menjadi tuan rumah MotoGP World Championship, Mandalika juga rutin menggelar berbagai event bergengsi seperti Asia Road Racing Championship, Porsche Sprint Challenge Indonesia, Mandalika Racing Series, hingga Mandalika Festival of Speed.
Berita terkait
VKTR Umumkan Transisi Kepemimpinan usai Pengunduran Diri Dirut
VKTR resmi umumkan pengunduran diri Gilarsi Wahju Setijono dari posisi Direktur Utama. Transisi kepemimpinan disebut tak ganggu bisnis kendaraan listrik.
Mobil China Menguat, BYD Tembus Tiga Besar, Rupiah Jadi Sorotan
Kali ini perhatian tertuju pada dominasi merek mobil China di Indonesia, lonjakan posisi BYD di pasar otomotif, hingga dampak pelemahan rupiah terhadap industri kendaraan
/data/photo/2026/02/08/6988160f70fb0.jpg)
Hyundai Belum Naikkan Harga Mobil Meski BBM Menguat
Hyundai mengaku masih menahan harga mobil meski harga BBM dan nilai tukar rupiah sedang mengalami tekanan.

Alasan Motor MotoGP Tak Menggunakan Kaca Spion
Teka-teki tidak adanya kaca spion di MotoGP adalah justru demi alasan keselamatan itu sendiri. Kaca spion berpotensi patah dan pecah.
Megawati Kembali ke Liga Voli Korea, Veda Ega Tembus Lima Besar
Baca 5 berita bola terpopuler: Persija didenda Komdis PSSI Rp260 juta, hasil drawing Piala Asia 2027 Indonesia di grup neraka, hingga Persib bungkam Persija di Liga 1.
Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya menargetkan Polri membangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.