Live|
VIVAVersi JafmoNewsNegatif10 Mei 2026 pukul 08.30

Persib Tanpa Ramon Tanque Saat Hadapi Persija

Bojan Hodak memastikan Ramon Tanque absen saat Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta akibat cedera jelang laga pekan ke-32 Super League 2025/2026.

Persib Tanpa Ramon Tanque Saat Hadapi Persija

Persib Bandung dipastikan kehilangan striker Ramon Tanque saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Pelatih Bojan Hodak menyebut sang penyerang masih merasakan sakit usai pertandingan sebelumnya, sehingga tim pelatih memilih tidak memaksanya tampil di laga yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10 Mei 2026.

Keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan agar kondisi Ramon tidak bertambah buruk. Dalam jumpa pers jelang pertandingan di Stadion Segiri pada Sabtu 9 Mei 2026, Hodak menegaskan bahwa seluruh pemain lain berada dalam kondisi siap. Ia menuturkan bahwa tim tidak ingin mengambil risiko dengan menurunkan pemain yang belum benar-benar fit.

Absennya Ramon menjadi pukulan bagi Persib yang sedang memburu hasil maksimal untuk menjaga posisi di papan atas klasemen. Duel melawan Persija juga memiliki nilai penting karena mempertemukan dua tim dengan rivalitas panjang dan tensi pertandingan yang kerap tinggi. Meski kehilangan salah satu opsi utama di lini depan, Hodak optimistis skuad Maung Bandung tetap bisa tampil kompetitif.

Pelatih asal Kroasia itu berharap para pemain lain mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ramon dan tetap fokus mengejar tiga poin. Ia menilai laga ini akan berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar untuk menang. Hodak juga menyebut Ramon diperkirakan sudah bisa kembali siap pada pertandingan berikutnya, sehingga Persib masih memiliki harapan untuk tampil lengkap di laga selanjutnya.

Sudut pandang lain

Dari sisi teknis, absennya penyerang utama menjelang laga besar bisa memengaruhi pola serangan dan efektivitas penyelesaian akhir Persib. Kondisi ini juga menguji kedalaman skuad serta kemampuan pelatih meracik strategi alternatif saat menghadapi lawan dengan tekanan tinggi.

Secara kompetitif, hasil pertandingan ini berpotensi berdampak pada persaingan papan atas klasemen. Dalam duel yang sarat gengsi, satu detail seperti kebugaran pemain dapat berpengaruh besar terhadap peluang meraih tiga poin dan menjaga momentum tim di sisa musim.

Lihat versi asli dari sumber

VIVA – Pelatih Bojan Hodak menyampaikan kabar buruk jelang laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Persib dipastikan tidak bisa diperkuat striker andalannya, Ramon Tanque , yang mengalami cedera sebelum pertandingan di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10 Mei 2026. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Bojan Hodak mengatakan Ramon Tanque masih merasakan sakit setelah pertandingan sebelumnya. Karena itu, tim pelatih memutuskan untuk tidak mengambil risiko dengan memaksakan sang pemain tampil melawan Persija. “Semua pemain fit kecuali Ramon. Dia merasa sakit setelah pertandingan terakhir, jadi kami tak ingin mengambil risiko,” ujar Hodak dalam jumpa pers jelang pertandingan di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu 9 Mei 2026. Absennya Ramon menjadi kerugian bagi Persib yang tengah memburu kemenangan penting dalam persaingan papan atas klasemen. Laga melawan Persija juga memiliki tensi tinggi mengingat rivalitas panjang kedua tim. Meski kehilangan salah satu penyerang andalannya, Hodak memastikan pemain lain dalam kondisi siap tampil. Ia berharap skuad Maung Bandung tetap mampu menunjukkan performa terbaik demi mengamankan tiga poin. “Pemain harus fit seratus persen, tetapi dia akan siap untuk pertandingan berikutnya. Selain dia, semua orang ada di sini dan mereka siap,” lanjut pelatih asal Kroasia tersebut. Persib datang ke Samarinda dengan misi mempertahankan posisi di papan atas klasemen sementara. Tambahan tiga poin dinilai sangat penting di sisa musim kompetisi. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Hodak sebelumnya juga menyebut duel Persib melawan Persija sebagai salah satu derby terbesar di Asia Tenggara. Menurutnya, pertandingan tersebut selalu berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar untuk meraih kemenangan. “Tidak ada yang ingin kalah dan saya memperkirakan pertandingan yang sengit. Namun, saya berharap pada akhirnya kami pulang dengan hasil positif,” kata Hodak.

Dirangkum dari VIVA · oleh Surya Aditiya

Berita terkait