Pegadaian Surabaya Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Warga
Pegadaian berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta memperkuat peran dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya menggelar Program Operasi Katarak Gratis Tahun 2026 di Langen Palikrama, Sidoarjo, pada 9–11 Mei 2026. Kegiatan sosial ini diselenggarakan bersama Klinik Pratama Pegadaian Permata Surabaya dan John Fawcett Foundation (JFF) sebagai upaya membantu masyarakat, terutama penderita katarak yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.
Dalam pelaksanaannya, program diawali dengan pemeriksaan awal atau screening terhadap 300 peserta. Dari jumlah tersebut, 125 orang dinyatakan memenuhi syarat dan kemudian menjalani operasi katarak gratis. Rangkaian layanan yang diberikan tidak hanya mencakup tindakan operasi, tetapi juga pemeriksaan awal dan kontrol pascaoperasi untuk memastikan proses pemulihan peserta berjalan dengan baik.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat. Menurut dia, program ini menjadi cara Pegadaian hadir bukan hanya sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga sebagai pihak yang memberi manfaat langsung bagi warga.
Pegadaian menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat sekaligus dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya pada aspek kehidupan sehat dan sejahtera. Perusahaan juga mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis, tim Klinik Pratama Pegadaian Permata Surabaya, JFF, serta semua pihak yang terlibat agar kegiatan berjalan lancar dan memberi manfaat nyata. Selain program sosial, Pegadaian menegaskan komitmennya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui layanan gadai, Tabungan Emas, KUR Syariah, dan layanan digital lewat aplikasi Tring! by Pegadaian.
Sudut pandang lain
Program operasi katarak gratis seperti ini menunjukkan peran korporasi dalam menjangkau kebutuhan kesehatan dasar masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi oleh layanan formal. Bagi warga berpenghasilan rendah, biaya dan akses pemeriksaan mata kerap menjadi hambatan utama, sehingga kegiatan semacam ini dapat memberi dampak langsung pada kualitas hidup dan produktivitas.
Dari sudut pandang tanggung jawab sosial perusahaan, kegiatan ini juga memperkuat citra Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga pada kontribusi sosial. Jika program serupa dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau wilayah lain, manfaatnya berpotensi lebih luas, terutama dalam menekan angka gangguan penglihatan yang bisa dicegah melalui penanganan medis tepat waktu.
Lihat versi asli dari sumber
INFO NASIONAL — PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Program Operasi Katarak Gratis Tahun 2026 yang dilaksanakan di Langen Palikrama, Sidoarjo, pada 9–11 Mei 2026.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan dengan menggandeng Klinik Pratama Pegadaian Permata Surabaya dan John Fawcett Foundation (JFF) dalam memberikan layanan kesehatan mata bagi masyarakat, khususnya penderita katarak yang membutuhkan penanganan medis namun memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 300 orang mengikuti proses screening atau pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebanyak 125 orang dinyatakan memenuhi syarat dan menjalani tindakan operasi katarak gratis. Program ini meliputi rangkaian pemeriksaan awal, tindakan operasi, hingga kontrol pascaoperasi guna memastikan proses pemulihan peserta berjalan dengan baik.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pegadaian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bagian dari dukungan perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan sosial tersebut.
Ia menegaskan, kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kualitas hidup masyarakat. Melalui program ini, Pegadaian ingin hadir tidak hanya sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga sebagai perusahaan yang memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang,” ungkap Ahmad Zaenudin.
Pegadaian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis, tim Klinik Pratama Pegadaian Permata Surabaya, John Fawcett Foundation (JFF), serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain menghadirkan berbagai program sosial, Pegadaian juga terus berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat melalui layanan keuangan yang mudah diakses, seperti layanan gadai, Tabungan Emas, KUR Syariah, hingga layanan digital melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta memperkuat peran perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Indonesia. (*)
Berita terkait

Bau Sungai Thames Memicu Reformasi Sanitasi London
Kota London, Inggris pernah dilanda bau busuk kotoran manusia. Baunya bahkan sampai ke Gedung Parlemen.

Mengenal Malaria Knowlesi dan Pola Penularannya
Gejala dan pola penularan Monkey Malaria.
WHO: Tidak Ada Kematian Baru dalam Wabah Hantavirus Kapal Pesiar
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak ada laporan kematian baru akibat wabah hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar sejak dilaporkan pada 2 Mei 2026.

Video Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Jadi Sorotan
Seorang anggota DPRD Jember, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah terekam bermain gim dan merokok saat rapat berlangsung. Video tersebut kemudian viral di media sosial.

Dinkes Bali Perketat Pengawasan Hantavirus di Pintu Masuk
Dinkes Bali memastikan belum ada kasus hantavirus di Pulau Dewata. Pengawasan diperkuat untuk mencegah virus tersebut di Bali.

Satu Warga Kulon Progo Suspek Virus Hanta Dipastikan Negatif
Dinkes Kulon Progo mengatakan warga suspek virus Hanta sudah diuji lab dan hasilnya negatif.