Live|
Detik.comVersi JafmoNewsPositif12 Mei 2026 pukul 13.13

Polda Sumsel Gelar Bakti Religi Jelang Hari Bhayangkara

Polda Sumsel terus memperkuat komitmen menjaga keberagaman, toleransi, dan stabilitas sosial melalui pelaksanaan bakti religi untuk menyambut Hari Bhayangkara.

Polda Sumsel Gelar Bakti Religi Jelang Hari Bhayangkara

Polda Sumsel menggelar bakti religi dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sebagai upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Kegiatan ini dipusatkan di Klenteng Wie Teng Bio, Jalan Riau, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau, pada Selasa (12/6/2026).

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa bakti religi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pengabdian Polri yang memberi manfaat langsung bagi warga. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi wujud kehadiran polisi dalam merawat toleransi dan persatuan di Sumatera Selatan.

Sejak pukul 08.15 WIB, personel Polres Lubuk Linggau bersama warga melakukan kerja bakti membersihkan area rumah ibadah secara gotong royong. Kegiatan dipimpin Kanit Turjawali Sat Lantas Iptu Indrayatno selaku perwira pengendali dan melibatkan personel Regu III. Selama kegiatan berlangsung, petugas membersihkan halaman, lingkungan sekitar, hingga bagian dalam tempat ibadah.

Suasana kebersamaan dalam kegiatan itu mendapat apresiasi dari pengurus klenteng dan warga sekitar. Mereka menilai langkah tersebut mempererat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat lintas agama. Kehadiran polisi di tengah warga juga dipandang sebagai simbol bahwa Polri melindungi seluruh elemen bangsa tanpa membedakan latar belakang keyakinan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengatakan kegiatan sosial keagamaan akan terus digelar secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi. Menurut dia, pendekatan humanis dan tindakan preemtif menjadi bagian dari strategi cooling system untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di Sumatera Selatan.

Sudut pandang lain

Kegiatan bakti religi seperti ini tidak hanya berfungsi sebagai kerja sosial, tetapi juga menjadi instrumen komunikasi publik kepolisian untuk membangun kepercayaan masyarakat. Dalam situasi sosial yang majemuk, interaksi langsung melalui kegiatan lintas agama dapat membantu memperkuat persepsi Polri sebagai institusi yang inklusif.

Dari sisi keamanan, pendekatan berbasis kemanusiaan kerap dipakai sebagai langkah pencegahan dini untuk meredam potensi gesekan sosial. Jika dilakukan berkelanjutan, program semacam ini dapat mendukung stabilitas kamtibmas sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan yang harmonis.

Lihat versi asli dari sumber

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa kegiatan bakti religi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

"Kegiatan bakti sosial religi ini adalah wujud pengabdian terbaik kami bagi masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri memberikan manfaat nyata, terutama dalam merawat nilai-nilai toleransi dan persatuan di Sumatera Selatan," kata AKBP Adithia, Selasa (12/6/2026).

Kegiatan bakti religi digelar di berbagai wilayah hukum jajaran pada hari ini dan dipusatkan di Klenteng Wie Teng Bio yang berlokasi di Jalan Riau, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau. Sejak pukul 08.15 WIB, personel kepolisian dari Polres Lubuk Linggau bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan area rumah ibadah secara gotong royong.

Kanit Turjawali Sat Lantas Iptu Indrayatno selaku Perwira Pengendali (Padal), memimpin langsung kegiatan yang melibatkan personel Regu III. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat lintas agama ini menjadi simbol kuat bahwa Polri hadir sebagai pelindung seluruh elemen bangsa tanpa membedakan latar belakang keyakinan.

Selama pelaksanaan kegiatan, personel membersihkan halaman, lingkungan sekitar, hingga bagian dalam tempat ibadah. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, serta mendapat apresiasi positif dari pengurus klenteng dan warga sekitar yang menilai kegiatan tersebut mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Program bakti religi ini juga merupakan bagian dari strategi cooling system Polda Sumsel dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan, Polri berupaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan toleransi antarumat beragama.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menegaskan, kegiatan sosial keagamaan akan terus digelorakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi.

"Kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan melalui pendekatan humanis dan tindakan preemtif. Bakti religi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi pesan kuat bahwa Polri hadir untuk seluruh masyarakat dan seluruh keberagaman yang ada di Indonesia," tegas Kombes Nandang.

Polda Sumsel memastikan agenda serupa akan terus dilaksanakan secara masif di seluruh Polres jajaran guna memperkuat sinergitas, toleransi, serta stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan. (jbr/dhn)

Dirangkum dari Detik.com · oleh https://www.facebook.com/detikcom

Berita terkait