Timnas Amerika Serikat Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Profil Timnas AS di Piala Dunia 2026: Pelatih Pochettino, skuad dan target USMNT sebagai tuan rumah. Siap cetak sejarah?

Timnas Amerika Serikat menatap Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar untuk mencatat sejarah baru saat menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Turnamen edisi ke-12 bagi AS itu hadir dengan format 48 tim, sehingga membuka peluang lebih luas sekaligus menghadirkan tantangan yang tidak ringan bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino.
Meski sepak bola belum menjadi olahraga paling populer di Amerika Serikat, perkembangan dalam dua dekade terakhir menunjukkan kemajuan yang konsisten. Di kawasan CONCACAF, AS kini tampil sebagai salah satu kekuatan utama dan ingin memanfaatkan status tuan rumah untuk melangkah sejauh mungkin di ajang paling bergengsi di level internasional tersebut.
Rekam jejak Amerika Serikat di Piala Dunia cukup panjang. Pencapaian terbaik mereka terjadi pada edisi 1930 ketika berhasil menembus semifinal, yang hingga kini masih menjadi hasil tertinggi mereka. Setelah itu, AS juga sempat mencuri perhatian pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang dengan mencapai perempat final usai menyingkirkan Portugal dan Meksiko. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka melaju hingga babak 16 besar sebelum disingkirkan Belanda.
Penunjukan Mauricio Pochettino pada September 2024 menandai keseriusan US Soccer Federation dalam membangun tim yang lebih kompetitif. Pelatih asal Argentina itu dikenal dengan pendekatan permainan menekan dan perhatian besar terhadap pengembangan pemain muda, dua hal yang diharapkan bisa memperkuat identitas permainan Amerika Serikat. Dengan pengalaman menangani sejumlah klub besar Eropa seperti Chelsea, Paris Saint-Germain, Tottenham Hotspur, Southampton, dan Espanyol, Pochettino kini memikul ekspektasi besar untuk membawa AS tampil berani di depan publik sendiri.
Harapan utama tertuju pada kemampuan Amerika Serikat memaksimalkan dukungan sebagai tuan rumah. Dengan komposisi pemain yang terus berkembang dan pelatih berpengalaman di kursi utama, Piala Dunia 2026 menjadi momentum penting bagi AS untuk membuktikan bahwa mereka siap naik kelas di panggung sepak bola dunia.
Sudut pandang lain
Dari sudut pandang olahraga nasional, Piala Dunia 2026 bisa menjadi titik penting bagi Amerika Serikat untuk memperkuat basis penggemar sepak bola dan mendorong pertumbuhan kompetisi domestik. Kesempatan tampil di hadapan publik sendiri biasanya memberi dorongan psikologis bagi tim sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat luas terhadap olahraga ini.
Secara lebih luas, kehadiran Mauricio Pochettino menunjukkan bahwa federasi menargetkan hasil jangka pendek dan pembangunan struktur permainan yang lebih modern. Jika pendekatan high-pressing dan pengembangan pemain muda berjalan efektif, AS berpotensi tidak hanya kompetitif di 2026, tetapi juga membangun fondasi yang lebih kuat untuk turnamen-turnamen berikutnya.
Lihat versi asli dari sumber
PROFIL Timnas Amerika Serikat Piala Dunia 2026 menjadi salah satu topik yang menarik untuk dibahas pencinta sepak bola dunia. Berstatus sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, AS datang dengan ambisi besar untuk mencetak sejarah baru di turnamen paling bergengsi tersebut.
Meskipun sepak bola di AS belum populer di negara tersebut, perkembangannya dalam dua dekade terakhir menunjukkan progres yang signifikan sehingga menjelma menjadi salah satu kekuatan dominan di kawasan CONCACAF.
Turnamen ini akan menjadi edisi ke-12 bagi Amerika Serikat sepanjang sejarah Piala Dunia. Menggunakan format baru yang melibatkan 48 tim, peluang sekaligus tantangan pun semakin besar bagi tim asuhan mantan pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino.
Amerika Serikat punya rekam jejak yang cukup panjang di pentas Piala Dunia. Pencapaian terbaik mereka terjadi pada Piala Dunia 1930, ketika AS berhasil menembus babak semifinal. Prestasi tersebut masih menjadi pencapaian tertinggi Timnas AS hingga saat ini.
Pada Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang, saat USMNT berhasil menembus babak perempat final setelah menyingkirkan Portugal dan Meksiko. Lalu meloncat ke Piala Dunia 2022 di Qatar, Amerika Serikat berhasil lolos hingga babak 16 besar. Mereka tampil cukup solid di fase grup sebelum akhirnya kalah dari Belanda.
Penunjukan Mauricio Pochettino sebagai pelatih Timnas AS pada September 2024 menjadi sinyal ambisi serius dari US Soccer Federation. Pelatih asal Argentina ini dikenal sebagai sosok yang mampu membangun tim dengan gaya permainan menekan (high-pressing) dan fokus pada pengembangan pemain muda.
Klub raksasa elite Eropa yang pernah ditangani antara lain: Chelsea, PSG, Tottenham Hotspur, Southampton, dan Espanyol. Harapan besar tentunya berada di pundak Pochettino, Amerika Serikat diharapkan bisa melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2026 dan berani bermain di hadapan publik sendiri.
© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved
Berita terkait
Marotta Ungkap Kunci Sukses Inter Milan di Era Cristian Chivu
Keberhasilan Inter Milan menundukkan Lazio 2-0 di final Coppa Italia 2026 tidak hanya menambah trofi ke-10 di lemari klub, tetapi juga mengukuhkan status mereka sebagai
Argentina Umumkan 55 Pemain Sementara untuk Piala Dunia 2026
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) resmi mengumumkan daftar sementara 55 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala Dunia 2026 pada Senin (11/5).
/data/photo/2026/05/03/69f67788e55ca.jpg)
Como 1907 Pastikan Tiket Eropa Musim Depan
Como 1907 memastikan diri tampil di kompetisi Eropa musim depan usai mengamankan posisi di enam besar klasemen Serie A 2025-2026.

Philadelphia Soccer 2026 Buka Pendaftaran Media dan Penggemar
Philadelphia Soccer 2026 adalah organisasi nirlaba 501c3 dan merupakan Komite Tuan Rumah Lokal yang bertugas merencanakan dan melaksanakan FIFA World ...

Persija Jakarta Menang Comeback 3-1 atas Persik Kediri
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Super League 2025-2026.

Kapolri Paparkan Inovasi Polri untuk Dukung Pertanian
Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Sigit menyebut, Korps Bhayangkara melahirkan inovasi pupuk Presisi berbasis batu bara,