Live|
Kompas.comVersi JafmoNewsNegatif11 Mei 2026 pukul 00.42

Emmanuel Petit Nilai Arsenal Bisa Jadi مقصد Mbappe

Belakangan, Real Madrid tengah dalam kondisi sulit, terutama selepas perkelahian antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde.

Emmanuel Petit Nilai Arsenal Bisa Jadi مقصد Mbappe

Emmanuel Petit menilai Arsenal berpeluang menjadi tujuan Kylian Mbappe apabila situasi di Real Madrid terus memburuk. Mantan pemain timnas Prancis itu melihat kekacauan internal di Madrid sebagai peluang bagi klub lain untuk mencoba mendekati penyerang asal Prancis tersebut.

Petit tidak menyinggung Aurelien Tchouameni atau Federico Valverde sebagai target yang layak bagi Arsenal, meski keduanya disebut terlibat pertikaian di tubuh Real Madrid. Sebaliknya, ia justru menyoroti Mbappe dan menyebut Arsenal, yang bermarkas di Stadion Emirates, bisa menjadi tempat yang ideal jika sang pemain merasa tidak nyaman di Santiago Bernabeu.

Menurut Petit, Mbappe tidak akan kesulitan beradaptasi di London maupun menyesuaikan diri dengan gaya permainan Arsenal asuhan Mikel Arteta. Ia bahkan menilai Mbappe akan cocok mengisi sisi kiri serangan Arsenal. Namun, Petit juga menekankan bahwa peluang Mbappe meninggalkan Madrid masih kecil selama sang pemain belum benar-benar merasa gagal di klub tersebut.

“Arsenal pasti menyukai Kylian Mbappe dan dia akan sangat cocok di sayap kiri mereka. Satu-satunya alasan saya pikir Mbappe akan tetap di Real Madrid adalah karena jika dia pergi tanpa memenangkan trofi, itu akan membuat kepindahannya menjadi kegagalan,” kata Petit. Ia menambahkan bahwa ego besar Mbappe bisa membuatnya bertahan untuk membuktikan dirinya di Madrid.

Petit juga menyinggung tekanan dari suporter Real Madrid yang belakangan mengkritik Mbappe. Menurutnya, petisi daring dari Madridista yang disebut mencapai 70 juta partisipasi bisa memengaruhi keputusan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, jika situasi dinilai semakin merugikan klub. Ia menyatakan, satu-satunya cara Mbappe pergi adalah bila Perez menyerah di bawah tekanan publik. Petit pun menilai, jika Arsenal mampu menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya, hal itu akan memberi dampak besar terhadap sejarah klub dan memperkuat posisi mereka di bursa transfer.

Sudut pandang lain

Dari sudut pandang transfer, pernyataan Petit menunjukkan bagaimana performa tim dan hubungan dengan suporter dapat memengaruhi masa depan pemain bintang, bahkan di klub sebesar Real Madrid. Tekanan publik sering kali menjadi faktor tambahan yang ikut membentuk keputusan manajemen, terutama ketika nilai komersial dan ekspektasi prestasi berada pada level sangat tinggi.

Bagi Arsenal, rumor semacam ini juga memperlihatkan naiknya daya tarik klub jika proyek Mikel Arteta terus berkembang. Meski masih bersifat spekulatif, pembahasan tentang Mbappe menandakan bahwa pencapaian besar seperti Liga Champions dapat mengubah persepsi klub di mata pemain elite dan memperluas peluang mereka di pasar transfer.

Lihat versi asli dari sumber

Eks pemain Timnas Perancis, Emmanuel Petit, berujar bahwa Arsenal bisa memanfaatkan kekacauan Real Madrid untuk mendatangkan Kylian Mbappe.

Belakangan, Real Madrid tengah dalam kondisi kacau, terutama selepas perkelahian antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde.

Emmanuel Petit menangkap peluang yang bisa dimanfaatkan tim lain, termasuk Arsenal , di tengah kekacauan Real Madrid belakangan ini.

Petit tak meminta eks timnya, Arsenal, mendekati Tchouameni atau Valverde, tetapi justru Kylian Mbappe .

Petit Sebut Arsenal Bisa Jadi Tujuan Sempurna untuk Mbappe

Dilansir dari Goal, Arsenal yang berkandang di Stadion Emirates bisa jadi tujuan yang sempurna untuk Mbappe jika pemain yang satu ini mulai tak nyaman di Real Madrid.

Menurut Petit, Mbappe tidak akan kesulitan untuk beradaptasi di London dan menyesuaikan dengan gaya main Arsenal asuhan Mikel Arteta.

"Arsenal pasti menyukai Kylian Mbappe dan dia akan sangat cocok di sayap kiri mereka. Satu-satunya alasan saya pikir Mbappe akan tetap di Real Madrid adalah karena jika dia pergi tanpa memenangkan trofi, itu akan membuat kepindahannya menjadi kegagalan," ujar Petit.

"Mbappe memiliki ego yang besar, jadi dia mungkin ingin tetap tinggal dan membuktikan sebaliknya."

"Saya cukup yakin tentang itu. Saya tidak melihat dia meninggalkan Madrid, mungkin klub terbesar di dunia, kecuali keputusan itu dibuat untuknya," imbuh Petit.

Real Madrid sendiri diisukan bakal melakukan bongkar total dalam skuadnya, terutama pada posisi lini tengah usai pertikaian Tchouameni dan Valverde.

Jika Tchouameni dan Valverde bertikai di dalam klub, Mbappe justru dikabarkan melakukan perang publik dengan Madridista, pendukung Real Madrid.

Petisi Madridista ke Mbappe Bisa Pengaruhi Florentino Perez

Meskipun Mbappe dikenal sebagai pemain dengan kualitas individu yang tinggi, Madridista justru tak segan memberikan kritik.

Terutama, ketika Mbappe dikabarkan terlihat berlibur saat masih menjalani pemulihan cedera yang kemudian membuat fans Real Madrid berang.

Bahkan, Madridista membuat petisi untuk memprotes Mbappe secara daring dan menghasilkan 70 juta partisipasi.

Menurut Petit, transfer Mbappe bisa terwujud jika kemudian Presiden Real Madrid, Florentino Perez memutuskan untuk mengurangi kerugian klub di tengah tekanan publik yang besar.

Sentimen negatif yang diberikan fan kepada Mbappe bisa saja menentukan keputusan dari Perez untuk melepas pemain bintang Real Madrid itu.

"Satu-satunya cara dia pergi adalah jika Florentino Perez menyerah di bawah tekanan," tambah Petit.

"Jutaan penggemar telah menandatangani petisi yang menyatakan mereka ingin dia meninggalkan klub. Itu bisa menjadi akhir bagi Mbappe karena Florentino Perez adalah orang yang politis.

"Jika Arsenal memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya, maka itu akan mengubah jalannya sejarah mereka dan mengirimkan pesan yang kuat di bursa transfer ," imbuh Petit.

Dirangkum dari Kompas.com · oleh Kompas Cyber Media

Berita terkait