Toni Kroos Nilai Real Madrid Alami Musim Memalukan
Kisah Malunya Toni Kroos, Tak Tahan Lihat Real Madrid Babak Belur di Musim 2025-2026

Toni Kroos melontarkan kritik tajam terhadap mantan klubnya, Real Madrid, setelah kekalahan 0-2 dari Barcelona pada El Clasico, Senin, 11 Mei 2026. Hasil itu sekaligus memastikan Los Blancos menutup musim untuk kedua kalinya secara beruntun tanpa meraih trofi besar. Dalam pandangan Kroos, kondisi tersebut tidak sejalan dengan standar yang selama ini melekat pada Real Madrid.
Pernyataan itu disampaikan Kroos melalui podcast miliknya, Einfach mal Luppen. Ia menegaskan bahwa dua musim tanpa gelar adalah sesuatu yang tidak dapat diterima bagi klub sebesar Madrid. Kroos menyebut situasi tersebut memalukan dan menilai citra diri Real Madrid justru menuntut pencapaian tinggi setiap musim. Menurut dia, kegagalan yang berlarut-larut ini memperlihatkan masalah yang lebih dalam di tubuh tim.
Kroos juga menyoroti atmosfer negatif yang menurutnya sudah berlangsung lama, baik di dalam maupun di luar klub. Sepanjang musim ini, Real Madrid memang kerap disorot karena persoalan internal, termasuk kebocoran informasi ke media. Situasi makin memburuk setelah muncul perselisihan fisik di ruang ganti antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, yang berujung cedera kepala bagi Valverde serta denda besar untuk kedua pemain.
Mantan gelandang Madrid itu mengaku sudah kehilangan keyakinan sejak sebelum pertandingan dimulai. Keyakinannya semakin runtuh ketika Marcus Rashford dan Ferran Torres membawa Barcelona unggul 2-0 di awal laga. Bagi Kroos, momen tersebut menjadi penegasan bahwa Madrid sedang berada dalam kondisi yang jauh dari ideal, baik secara mental maupun harmonisasi tim.
Sudut pandang lain
Dari sudut pandang yang lebih luas, kritik Kroos menunjukkan bahwa kegagalan Real Madrid musim ini tidak hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga soal stabilitas ruang ganti dan manajemen internal. Dalam klub sebesar Madrid, konflik antarpemain dan kebocoran informasi dapat memengaruhi kepercayaan publik sekaligus konsentrasi tim.
Secara olahraga, dua musim tanpa trofi besar akan menjadi tekanan tambahan bagi pelatih, pemain, dan manajemen untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Bagi klub dengan tradisi juara, kegagalan beruntun biasanya memicu perubahan strategi, perombakan skuad, atau penegasan ulang budaya kemenangan agar reputasi tetap terjaga.
Lihat versi asli dari sumber
LEGENDA Real Madrid , Toni Kroos, memberikan penilaian pedas terhadap mantan klubnya setelah hasil memalukan di El Clasico pada Senin 11 Mei 2026 kemarin. Apalagi kekalahan 0-2 dari Barcelona kemarin juga memastikan Los Blancos mengakhiri musim kedua berturut-turut tanpa trofi besar.
Kekecewaan mendalam diungkapkan Kroos melalui podcast miliknya, Einfach mal Luppen. Baginya, tim sekelas Madrid tak bisa juara selama dua musim beruntun merupakan hal yang sangat memalukan.
"Dua musim tanpa gelar itu tidak bisa diterima. Titik. Itulah citra diri Real Madrid yang sebenarnya, dan semua orang tahu itu," tegas Kroos, dikutip dari Goal International, Selasa (12/5/2026).
Kroos menyebut kegagalan musim ini adalah buah dari atmosfer negatif yang berkepanjangan di setiap level klub, baik internal maupun eksternal.
Borok internal Real Madrid memang menjadi sorotan sepanjang musim. Mulai dari kebocoran informasi ke media hingga puncaknya, perselisihan fisik di ruang ganti antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde.
Insiden baku hantam yang membuat Valverde mengalami cedera kepala dan kedua pemain didenda besar tersebut dianggap sebagai simbol titik terendah dari hancurnya keharmonisan tim musim ini.
Kondisi ini membuat Kroos mengaku sudah tidak yakin Madrid bisa menang sejak sebelum laga dimulai. Ketika gol cepat Marcus Rashford dan Ferran Torres membawa Barca unggul 2-0 di awal laga, harapan Kroos langsung sirna.
© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved
Berita terkait
/data/photo/2026/04/25/69ebdfc08d86e.jpg)
Arbeloa Minta Madrid Tunjukkan Kelayakan di Laga Lawan Oviedo
Alvaro Arbeloa mengincar kemenangan pada laga Real Madrid Vs Real Oviedo di Stadion Bernabeu, Jumat (15/5/2026) dini hari WIB.
Barcelona Pastikan Gelar LaLiga Usai Kalahkan Real Madrid
Barcelona resmi menasbihkan diri sebagai raja sepak bola Spanyol musim ini. Tim asuhan Hansi Flick berhasil mengunci gelar juara LaLiga setelah menumbangkan rival abadi m
/data/photo/2025/10/27/68fe96e632401.jpg)
Barcelona Jamu Real Madrid, Siaran Langsung di beIN Sport 1
Berikut ini adalah info penayangan laga Barcelona vs Real Madrid dalam laga bertaju El Clasico di pekan ke-35 Liga Spanyol.

Barcelona Bisa Pastikan Gelar saat Menjamu Real Madrid
Link live streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Liga Spanyol 2025-2026 sudah diketahui.
/data/photo/2022/11/18/63768fbfd6afb.jpg)
Real Madrid Sampaikan Duka untuk Hansi Flick Jelang El Clasico
Real Madrid menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya ayah pelatih Barcelona, Hansi Flick, beberapa jam sebelum kick-off El Clasico.
Arbeloa Bantah Real Madrid Sedang Krisis Gelar Domestik
kegagalan dan kesuksesan datang silih berganti. Hasil positif diharapkan bisa segera diraih jika melakukan hal dengan baik dan sesuai dengan yang disepakati.