Live|
VIVAVersi JafmoNewsNetral10 Mei 2026 pukul 22.30

Capcom Tambahkan Mode Roguelike Baru untuk Resident Evil Requiem

Capcom rilis mode Leon baru di Resident Evil Requiem. Namun fans kecewa karena bukan mode Mercenaries yang sudah lama dinantikan komunitas gamer. Berikut detailnya.

Capcom Tambahkan Mode Roguelike Baru untuk Resident Evil Requiem

Capcom resmi menghadirkan mode tambahan baru untuk Resident Evil Requiem melalui pembaruan terbaru. Alih-alih merilis mode Mercenaries yang selama ini dinantikan pemain, perusahaan justru memperkenalkan mode roguelike berjudul “Leon Must Die Forever” yang langsung tersedia secara gratis setelah update dipasang.

Mode ini dapat diakses setelah pemain menuntaskan cerita utama. Di dalamnya, pemain kembali mengendalikan Leon S. Kennedy untuk menghadapi gelombang musuh yang jauh lebih agresif dibandingkan kampanye utama. Capcom menerapkan mekanisme roguelike dengan jalur permainan acak, pilihan enhancer yang berbeda di setiap percobaan, serta tingkat kesulitan yang meningkat secara bertahap. Mode ini juga dilengkapi timer dan pertarungan intens yang membuat sebagian pemain mengingatnya pada Mercenaries, meski formulanya tetap berbeda dari mode klasik yang populer di seri Resident Evil.

Sebelum pembaruan dirilis, komunitas sudah lama berharap Capcom menghidupkan kembali Mercenaries di Resident Evil Requiem. Ekspektasi itu menguat setelah muncul datamine yang menemukan file musik misterius di dalam gim dan diduga berkaitan dengan mode tersebut. Karena itu, banyak pemain sempat memperkirakan update Mei 2026 akan menjadi momen kembalinya mode favorit itu, terutama karena Mercenaries sudah menjadi tradisi di beberapa gim Resident Evil modern seperti Resident Evil 4 Remake dan Resident Evil Village.

Setelah pembaruan tersedia, respons pemain pun terbelah. Sebagian penggemar merasa kecewa karena mode baru ini dinilai lebih mendekati survival berbasis roguelike ketimbang aksi arcade ala Mercenaries. Di Reddit, ada pengguna yang menyebut mode tersebut hanya memanfaatkan area campaign utama dengan perubahan terbatas. Namun, tidak sedikit pula pemain yang menyambutnya positif karena tingkat kesulitannya dianggap brutal, sistem upgrade acaknya menarik, dan daya main ulangnya tinggi karena setiap percobaan terasa berbeda.

Capcom tampaknya memang menempatkan Leon sebagai pusat pengalaman aksi di Resident Evil Requiem. Dalam gim utama, karakter Leon dibuat lebih agresif dan berorientasi action, sedangkan Grace Ashcroft tetap diarahkan pada nuansa survival horror yang lebih klasik.

Sudut pandang lain

Kehadiran mode baru ini menunjukkan Capcom masih mencari keseimbangan antara ekspektasi penggemar lama dan arah desain permainan yang ingin mereka bangun. Di satu sisi, komunitas menilai Mercenaries sebagai fitur ikonik yang memperpanjang umur permainan, tetapi di sisi lain Capcom memilih menawarkan format baru yang lebih eksperimental.

Dari sudut pandang industri gim, langkah ini bisa dibaca sebagai upaya menjaga minat pemain melalui konten pascarilis gratis yang menonjolkan replayability. Jika respons positif terhadap tantangan dan variasi acak terus bertahan, mode ini berpotensi menjadi nilai tambah penting meski tidak memenuhi harapan sebagian basis penggemar.

Lihat versi asli dari sumber

VIVA – Capcom akhirnya merilis mode tambahan baru untuk Resident Evil Requiem . Namun alih-alih menghadirkan mode Mercenaries yang sudah lama diminta komunitas, perusahaan justru memperkenalkan mode roguelike baru bernama “ Leon Must Die Forever”.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mode ini langsung tersedia gratis melalui update terbaru Resident Evil Requiem dan bisa dimainkan setelah pemain menyelesaikan cerita utama.

Dalam mode baru tersebut, pemain akan kembali mengendalikan Leon S. Kennedy menghadapi gelombang musuh yang jauh lebih agresif dibanding campaign utama. Capcom menghadirkan sistem ala roguelike dengan jalur permainan acak, kemampuan enhancer berbeda di setiap run, hingga tingkat kesulitan bertahap yang terus meningkat.

Mode “Leon Must Die Forever” juga dibekali sistem timer dan pertarungan intens yang mengingatkan sebagian pemain pada Mercenaries. Namun banyak penggemar merasa mode ini tetap berbeda jauh dari formula klasik yang selama ini menjadi favorit seri Resident Evil.

Sebelumnya, komunitas memang sudah lama berharap Capcom membawa kembali Mercenaries ke Resident Evil Requiem. Harapan itu semakin besar setelah muncul datamine yang menemukan file musik misterius di dalam game dan diyakini terkait mode tersebut.

Banyak pemain awalnya menduga update Mei 2026 akan menjadi momen kembalinya Mercenaries, apalagi mode itu sudah menjadi tradisi dalam banyak game Resident Evil modern seperti Resident Evil 4 Remake dan Resident Evil Village.

Namun setelah update dirilis, sebagian fans justru merasa kecewa karena mode baru ini lebih mirip tantangan survival berbasis roguelike dibanding arcade action ala Mercenaries. Di Reddit, sejumlah pemain menyebut “Leon Must Die Forever” terasa seperti kesempatan yang terlewat karena hanya memakai area campaign utama dengan sedikit variasi baru.

Meski begitu, tidak sedikit juga pemain yang menikmati mode baru tersebut. Beberapa pengguna Reddit memuji tingkat kesulitannya yang brutal, sistem upgrade acak, serta replayability tinggi yang membuat permainan terasa berbeda di setiap percobaan.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capcom sendiri tampaknya memang ingin menjadikan Leon sebagai pusat gameplay aksi di Resident Evil Requiem. Dalam game utama, gameplay Leon dibuat jauh lebih agresif dan action-heavy dibanding karakter Grace Ashcroft yang lebih fokus pada elemen survival horror klasik.

Dirangkum dari VIVA · oleh Muhammad Thoifur

Berita terkait