Delapan Candi Bersejarah di Jawa Timur yang Layak Dikunjungi
Cari destinasi wisata sejarah? Ini 8 daftar candi di Jawa Timur lengkap dengan lokasi dan sejarah kerajaannya
/data/photo/2025/02/28/67c1d611903ad.jpg)
Jawa Timur menyimpan banyak peninggalan sejarah berupa candi yang berasal dari masa kerajaan-kerajaan besar, seperti Singasari, Kediri, Majapahit, hingga Kanjuruhan. Selain menjadi tujuan wisata edukatif, sejumlah candi di provinsi ini juga menawarkan arsitektur khas dan pemandangan yang menarik untuk dinikmati pengunjung.
Salah satu yang paling menonjol adalah Candi Penataran di Blitar, kompleks candi terbesar di Jawa Timur yang berada di lereng barat Gunung Kelud. Situs ini merupakan peninggalan lintas kerajaan dan dahulu dipakai sebagai tempat pemujaan untuk menangkal bahaya letusan gunung. Di Malang, Candi Singasari menjadi jejak Kerajaan Singasari dan dikenal sebagai tempat pendarmaan Raja Kertanegara, sementara Candi Jawi di Pasuruan berdiri di kaki Gunung Welirang dengan perpaduan unsur Hindu dan Buddha pada bangunannya.
Masih di wilayah Mojokerto, Candi Tikus di kompleks Trowulan memiliki bentuk menyerupai petirtaan atau kolam pemandian. Candi ini diyakini sebagai peninggalan Majapahit dan sempat ditemukan terkubur sebelum dipugar kembali. Tidak jauh dari sana, Candi Bajang Ratu berbentuk gapura besar yang diduga menjadi pintu masuk menuju bangunan suci untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara. Sementara itu, Candi Brahu yang juga berada di Trowulan termasuk salah satu candi tertua di kawasan tersebut, terbuat dari bata merah, dan diduga berfungsi sebagai tempat pembakaran jenazah raja-raja Majapahit atau bangunan suci Buddha.
Di Malang, Candi Badut dikenal sebagai candi tertua di Jawa Timur karena berasal dari masa Kerajaan Kanjuruhan sekitar tahun 760 Masehi. Candi ini berada di kawasan Tidar dan menunjukkan gaya bangunan transisi dari arsitektur Jawa Tengah menuju Jawa Timur. Candi Kidal juga menjadi peninggalan Singasari yang dibangun untuk menghormati Raja Anusapati, dengan relief Garudeya yang terkenal sebagai kisah pembebasan perbudakan.
Kedelapan candi tersebut dapat dikunjungi sebagai bagian dari perjalanan sejarah sekaligus wisata budaya. Waktu terbaik untuk datang adalah pagi atau sore hari agar tidak terlalu terik, sambil tetap menjaga kebersihan serta menghormati aturan di area situs karena seluruhnya merupakan warisan budaya yang bernilai tinggi.
Sudut pandang lain
Deretan candi di Jawa Timur menunjukkan bagaimana warisan arkeologi masih menjadi daya tarik wisata sekaligus sumber edukasi sejarah. Keberadaan situs-situs ini juga memperkuat identitas budaya daerah dan membuka peluang bagi pengembangan wisata berbasis pelestarian.
Di sisi lain, popularitas candi sebagai destinasi menuntut pengelolaan yang hati-hati agar aktivitas wisata tidak merusak struktur bangunan maupun lingkungan sekitarnya. Karena itu, keseimbangan antara akses publik, konservasi, dan penghormatan terhadap nilai sejarah menjadi kunci keberlanjutan situs-situs tersebut.
Lihat versi asli dari sumber
Jawa Timur memang nggak pernah habis kalau soal sejarah.
Sebagai bekas pusat kerajaan -kerajaan besar seperti Singasari hingga Majapahit, provinsi ini menyimpan banyak "harta karun" berupa candi yang estetik dan sarat makna.
Cocok banget buat kamu yang ingin jalan-jalan sambil belajar sejarah atau sekadar cari spot foto yang ikonik.
Menyadur informasi dari laman beberapa sumber, Jawa Timur memiliki deretan candi dengan arsitektur unik yang berbeda dari candi-candi di Jawa Tengah.
Penasaran candi mana saja yang wajib masuk bucket list kamu? Yuk, kita intip 8 wisata candi pilihan di Jawa Timur!
Berikut adalah rangkuman lokasi dan sejarah singkatnya:
1. Candi Penataran (Blitar)
Ini adalah kompleks candi termegah dan terluas di Jawa Timur. Berlokasi di lereng barat Gunung Kelud, candi ini merupakan peninggalan lintas kerajaan, mulai dari Kediri hingga Majapahit. Fungsinya dahulu adalah sebagai tempat pemujaan untuk menangkal bahaya dari Gunung Kelud.
2. Candi Singasari (Malang)
Terletak di Kecamatan Singosari, candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singasari. Uniknya, candi ini terlihat seolah belum selesai dibangun. Candi ini juga dikenal sebagai tempat pendarmaan Raja Kertanegara, raja terakhir Singasari.
3. Candi Jawi (Pasuruan)
Berlokasi di kaki Gunung Welirang, Candi Jawi punya pemandangan yang sangat indah. Dibangun pada abad ke-13, candi ini merupakan tempat pendarmaan Raja Kertanegara yang unik karena memadukan unsur Hindu dan Buddha dalam arsitekturnya.
4. Candi Tikus (Mojokerto)
Terletak di kompleks Trowulan, candi ini punya bentuk yang unik menyerupai petirtaan atau kolam pemandian. Diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Majapahit, candi ini ditemukan terkubur di bawah tanah sebelum akhirnya dipugar kembali.
5. Candi Bajang Ratu (Mojokerto)
Masih di Mojokerto, candi ini berbentuk gapura besar yang menjulang tinggi.
Bajang Ratu diyakini sebagai pintu masuk menuju bangunan suci untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara dari Majapahit. Arsitekturnya sangat megah untuk dijadikan latar foto.
6. Candi Badut (Malang)
Jangan tertawa karena namanya ya! Candi Badut adalah candi tertua di Jawa Timur yang berasal dari masa Kerajaan Kanjuruhan (sekitar tahun 760 Masehi).
Lokasinya berada di kawasan Tidar, Kota Malang, dan memiliki ciri khas gaya bangunan peralihan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.
7. Candi Kidal (Malang)
Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun sebagai penghormatan untuk Raja Anusapati.
Candi Kidal sangat terkenal dengan relief Garudeya yang menceritakan tentang pembebasan perbudakan—kisah yang sangat legendaris di Nusantara.
8. Candi Brahu (Mojokerto)
Candi Brahu adalah salah satu candi tertua di kompleks Trowulan. Terbuat dari bata merah, candi ini diyakini sebagai tempat pembakaran jenazah para raja Majapahit, meskipun beberapa penelitian menyebutkan fungsinya sebagai bangunan suci Buddha.
Jika ingin berkunjung, waktu terbaik adalah saat pagi hari atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik.
Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dan menghormati aturan di area situs sejarah karena tempat-tempat ini merupakan warisan budaya yang sangat berharga.
Siap untuk flashback ke masa kejayaan kerajaan masa lalu? Jangan lupa siapkan kamera dan alas kaki yang nyaman!
Berita terkait

Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih dan Serukan Mental Bangsa Kuat
Prabowo menegaskan Indonesia bukan bangsa yang lemah. Ia meresmikan 1.601 Koperasi Merah Putih dan menargetkan 30 ribu koperasi tahun ini.

Prabowo Resmikan Gudang Ketahanan Pangan dan SPPG Polri di Tuban
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 10 gudang ketahanan pangan, 116 SPPG, dan panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur.

Prabowo Resmikan Gudang Pangan dan SPPG Polri di Jatim
Presiden Prabowo meresmikan 10 gudang ketahanan pangan Polri dan 166 SPPG di Tuban. Ia apresiasi upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih
Ribuan Koperasi Desa Merah Putih di Jawa Tengah dan Jawa Timur telah siap beroperasi.
Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Kopdes Merah Putih
Prabowo menilai langkah tersebut menjadi pencapaian penting karena untuk pertama kalinya pemerintah mampu meresmikan ribuan koperasi yang telah siap beroperasi.
Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab atas Ketahanan Pangan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bakal bertanggung jawab jika ada masyarakat di Indonesia yang kelaparan. Ia pamer capaian program swasembada pangan yang cepat.